Fungsi Dinding Sel

2 min read

Fungsi Dinding sel merupakan lapisan kaku dan kuat yang mengelilingi beberapa jenis sel. Dinding sel ialah fitur karakteristik sel tanaman, jamur, alga, bakteri, dan beberapa archaea.

Dinding sel terletak di luar membran sel. Fungsi utama dari dinding sel adalah untuk memberikan kekakuan, kekuatan, dukungan struktural, perlindungan terhadap stres mekanik dan infeksi. Dinding sel juga membantu dalam difusi gas masuk dan keluar dari sel.

Komposisi pada dinding sel bermacam-macam untuk tiap spesies dan tergantung pada tahap pengembangan organisme. Protozoa dan hewan tidak memiliki dinding sel.

Apa itu Dinding Sel?

Fungsi Dinding Sel

Dinding sel merupakan suatu lapisan kaku yang mengelilingi beberapa jenis sel. Daerah ini terletak di luar membran sel yang berfungsi untuk memberikan kekakuan, kekuatan, perlindungan terhadap stres mekanik dan infeksi. Dan juga menyediakan sel dengan plastisitas terbatas yang mencegah sel tidak pecah karena tekanan tugor. Pada dinding sel yang dilapisi kutin akan mencegah kehilangan air dan juga akan membantu dalam proses komunikasi sel-sel.

Baca Juga : apa itu fisiologi?

Dinding sel ialah suatu fitur karakteristik sel tanaman, jamur, bakteri, banyak ganggang dan beberapa archaea. Protozoa dan hewan tidak memiliki dinding sel.

Fungsi Dinding Sel

Di bawah ini adalah fungsi dinding sel:

  1. Memberikan struktur dan bentuk sel yang pasti.
  2. Memberikan dukungan struktural.
  3. Perlindungan terhadap infeksi dan stres mekanik.
  4. Memisahkan bagian dalam sel dari lingkungan luar.
  5. Dinding sel memungkinkan untuk transportasi informasi dan zat dari bagian dalam sel ke eksterior.
  6. Juga membantu dalam regulasi osmotik.
  7. Mencegah kehilangan air.
  8. Kegiatan biokimia  dan fisiologis dari dinding sel dapat membantu dalam komunikasi sel-sel.
  9. Dinding sel mampu mencegah sel agar tidak pecah karena tekanan pada tugor.
  10. Membantu agar difusi gas keluar dan masuk dari sel.
  11. Juga memberikan perlindungan mekanik dari serangga dan patogen.
Baca Juga :  Simbiosis Komensalisme

Struktur

Komposisi dinding sel bervariasi pada tiap spesies. Dalam dinding sel bakteri terdiri dari peptidoglikan. Dinding sel Arkean terbuat dari glikoprotein dan polisakarida. Dalam jamur dinding sel terbuat dari glukosamin dan kitin. Dalam alga terdiri dari glikoprotein dan polisakarida. Dinding sel tanaman terutama terdiri dari glikoprotein, selulosa, hemiselulosa, lignin dan pektin.

Baca Juga: Fungsi Epidermis pada akar

Dinding Sel Tumbuhan

Kehadiran dinding sel merupakan suatu perbedaan utama antara sel hewan dan sel tumbuhan.

Dinding sel yang ada pada tanaman akan melakukan fungsi yang sangat penting seperti membantu sel mengalami tekanan tugor agar dapat mempertahankan tekanan isi sel, menyediakan kekuatan tarik, bentuk, dan juga memberikan perlindungan.

Dinding sel tanaman terutama terdiri dari selulosa. selulosa adalah makro-molekul yang paling melimpah di Bumi.

Dinding sel tanaman tersusun dari tiga lapisan: dinding lamella tengah, sel primer, dan dinding sel sekunder.

Lamella tengah merupakan lapisan pertama yang terbentuk selama terjadinya pembelahan sel. Lapisan ini kaya akan pektin. Ini merupakan lapisan yang terluar, bergabung bersama sel-sel tanaman yang saling berdekatan dan memegang mereka bersama-sama.

Dinding sel primer akan dibentuk setelah terjadinya lamella tengah. Dinding sel primer terdiri dari senyawa pektin, hemiselulosa dan glikoprotein. Lapisan ini terdiri dari kerangka selulosa mikro-fibril, dalam matriks gel. Dinding sel primer merupakan lapisan fleksibel tipis dan lapisan yang dapat diperluas.

Dinding sel sekunder ialah lapisan tebal yang terbentuk pada bagian dalam dinding sel primer. Dinding sel sekunder sangat kaku dan memberikan kekuatan. Dinding sel sekunder terdiri dari hemiselulosa, selulosa, dan lignin.

Dalam dinding sel tumbuh karbohidrat adalah selulosa, hemiselulosa dan pektin serta lignin, protein dan enzim.

Baca Juga :  Tipe - Tipe Hujan

Baca Juga: Jenis-Jenis Majas

Bagian luar dari dinding sel utama epidermis tumbuhan pada umumnya akan membentuk sebuah penghalang permeabilitas dan dikenal juga sebagai kutikula tanaman.

Dinding sel sekunder mengandung selulosa, xylan dan lignin.

Pada dinding sel tanaman juga mengandung enzim seperti esterase, hidrolase, peroksidase, transglycolases dan juga mengandung protein struktural serta kristal silika.

Sekianlah pembahasan yang dapat kami bagikan pada artikel kali ini, semoga bermanfaat.

Kalimat Majemuk

Ika Evitasari
2 min read

Pengertian Ilmu Sosial

Ika Evitasari
2 min read

Pengertian Fisiologi

Ika Evitasari
2 min read