Iklim Oldeman

2 min read

Iklim Oldeman – Tergolong pada sebuah kalsifikasi yang baru di Indonesia dan masih mengundang diskusi yang mengenai suatu kriteria atau batasan yang akan digunakan.

Didalam artikel ini, akan menjelaskan tentang pengertian, manfaat, klasifikasi iklim yang akan dibahas secara ringkas dan jelas sebagai berikut.

Apa itu Iklim Oldeman?

Iklim Oldeman merupakan sebuah hasil klasifikasi yang berdasarkan berbagai kriteria, yang ada pada bulan-bulan. Yakni bulan kering atau bulan basah, atau di bulan akan turun hujan yang sangat berkurang secara keseluruhan.

Iklim-Oldeman

Oldeman menciptakan sebuah sistem klasifikasi baru yang mendukung pertanian dengan irigasi air hujan. Yakni dapat menyusun dan mengklasifikasikan jenis iklim yang ada pada negara Indonesia dan sesuai dengan kriteria bulan kering dan bulan hujan secara total.

Baca Juga : Klasifikasi Hutan

Kriteria untuk menghitung dalam suatu curah bulan lembab (BL), bulan basah (BB), dan bulan kering (BK) dengan mempertimbangkan curah hujan, hujan efektif dan kebutuhan air tumbuhan.

Konsep

  • Konsep Bulan Basah (BB)
    Merupakan bulan dengan curah hujan yang mempunyai rata-rata lebih dari 200 mm di atas permukaan laut.
  • Konsep Bulan Kering (BK)
    Merupakan bulan dengan curah hujan yang memiliki suatu rata-rata yang kurang dari 100 mm dari permukaan kawah.
  • Konsep Bulan Lembab (BL)
    Merupakan bulan dengan curah hujan yang memiliki sebuah rata-rata 100-200 mm dari permukaan tanah.

Klasifikasian Iklim Oldeman

Iklim-Oldeman-1

Kriteria yang terkandung dalam suatu klasifikasi tersebut berdasarkan pada perhitungan dengan pembatasan sebagai kebutuhan tumbuhan, hingga iklim ini dapat digunakan pada bulan-bulan tertentu, berdasarkan sebutan zona agroklimatik.

Baca Juga :  Pengertian Efektif

Kategori iklim tersebut akan menentukan iklim berdasarkan jumlah bulan kering (BK), bulan lembab dan bulan kering.

1. Tipe Utama Iklim Oldeman

  • Iklim Tipe A
    Jika terdapat lebih dari 9 bulan hujan basah secara berturut-turut.
  • Iklim Tipe B
    Jika terdapat 7 – 9 bulan basah secara berturut-turut.
  • Iklim Tipe C
    Jika terdapat 5 – 6 bulan basah secara berturut-turut.
  • Iklim Tipe D
    Jika terdapat 3 – 4 bulan basah secara berturut-turut.
  • Iklim Tipe E
    Jika terdapat < 3 bulan basah secara berturut-turut.

2. Zona Oldeman

  • Zona A1, A2
    Cocok untuk budidaya padi berkelanjutan, akan tetapi produksi rendah karena kepadatan dari sebuah energi matahari yang sepanjang tahun.
  • Zona B1
    Menurut rencana awam untuk musim tanam yang baik terdapat pada musim kemarau.
  • Zona B2
    Dapat diolah setahun sekali dengan berbagai varitaus mur pendek.
  • Zona C1
    Dapat budidaya padi dua pada kali setahun.
  • Zona C2, C3, C4
    Budidaya tanaman harus hati-hati karena jatuh selama musim kemarau.
  • Zona D1
    Tidak sesuai umur saat dipanen dengan benar.
  • Zona D2, D3, D4
    Tergantung pada stabilitas irigasi, dapat menanam palawija dapat ditanam.
  • Zona E
    Wilayah ini sangat gersang dan kering karena tidak hujan.

Baca Juga : Pengertian Ilmu Sosial

3. Sub Tipe

  • Sub Tipe 1 = kuantitas bulanan kering < atau sama dengan 1.
  • Sub Tipe 2 = 2-3 kali terjadi bulan kering.
  • Sub Tipe 3 = 4 hingga 6 kali terjadi bulan kering.
  • Sub Tipe 4 = sudah> 6 kali terjadi bulan kering.

Spesies yang termasuk dalam kategori tersebut kemudian dapat di klasifikasikan dalam iklim tersebut berdasarkan penentuan bulan kering dan bulan kering pada zona panjang berdasarkan bulan kering berturut-turut.

Dari beberapa zona kriteria ini, dapat mengklasifikasikan dalam bentuk jenis-jenis klimatologinya pada area tertentu, terdapat curah hujan yang cukup dan dapat digunakan sebagai area pertanian untuk menghasilkan produk dalam jumlah besar.

Baca Juga :  Budaya Demokrasi

Manfaat Iklim Oldeman

Manfaat dari iklim tersebut ialah sebagai berikut:

  • Kehidupan pada suatu manusia lebih senang hidup, karena tidak terlalu panas.
  • Dapat melakukan kegiatan di bidang pertanian dan perikanan.
  • Cocok untuk tanaman meliputi pala, karet, kelapa sawit, dan cengkeh.
  • Dapat mempengaruhi dalam sebuah produksi yaitu seorang pertanian.
  • Tinggal di daerah dengan iklim yang baik, karena mempunyai suatu udara yang menyenangkan.
  • Dapat menangani banyak bisnis transportasi, karena cuaca sangat penting bagi manusia.
  • Pengaruh pada perbedaan dalam pakaian, perumahan, makanan, kebutuhan, dan kegiatan hidup.

Demikian artikel yang dapat kami ringkas untuk Anda yaitu mengenai metode dari Iklim Oldeman dapat lebih modern karena menghitung unsur radiasi matahari yang berkaitan dengan kebutuhan air tanaman. Semoga bermanfaat, membantu Anda.

Hutang Jangka Pendek

Pak Guru
6 min read

Pengertian Aset Tetap

Pak Guru
5 min read

Administrasi Text

Ika Evitasari
2 min read
SELAMAT DATANG
Selamat Membaca Artikel yang Kami Bagikan, Semoga Dapat Membantu, Kritik dan Saran Silahkan Hubungi Kami [email protected]