Jaring-Jaring Makanan

3 min read

Jaring-Jaring Makanan banyak yang memiliki kesalah pahaman tentang jaring makanan dan rantai makanan. Karena keduanya hampir sama, tetapi sebenarnya terhubung. Apa yang membedakan rantai makanan dan jaringan makanan.

Apa itu Jaring-Jaring Makanan?

Jaring makanan adalah proses mentransfer energi dari satu organisme ke organisme lain. Dalam rantai makanan adalah urutan yang disebut trofik. Sementara jaring makanan merupakan kombinasi dari beberapa proses rantai makanan, siklus atau prosesnya saling berhubungan.

Dapat disimpulkan bahwa rantai makanan adalah bagian dari proses jaring makanan atau proses makan dalam skala yang lebih kecil. Dan jaring makanan adalah proses atau kumpulan rantai makanan yang berbeda dengan skala yang lebih luas dan lebih besar dan sebuah cangkir.

Jaring-Jaring Makanan

Baca Juga : Ikan Koi

Jaring makanan juga disebut sebagai sistem sumber daya. Tentu saja, makhluk hidup pasti akan makan lebih dari variasi atau jenis makanan.

Misalnya, tupai memakan sereal, kacang-kacangan dan buah-buahan. Kemudian tupai dimakan oleh rakun atau rubah. Rubah juga bisa makan belalang dan tikus dan sebagainya. Sebagian besar makhluk hidup adalah bagian dari beberapa proses dalam rantai makanan.

Jaring makanan ditemukan di banyak ekosistem, salah satunya di sawah, salah satu habitat tempat makhluk hidup hidup. Berbagai jenis makhluk hidup yang hidup di sana perlu membuat jaring makanan sehingga mereka dapat terus menjalani kehidupan mereka

Fungsi Jaring-Jaring Makanan

Berdasarkan pengertian di atas dan penjelasan di atas memiliki jaring makanan beberapa fungsi. Berikut ini beberapa fitur jaring makanan, yaitu: Jaring makanan memiliki fungsi penyederhanaan dalam memahami hubungan antar spesies.

Baca Juga :  Pengertian Hewan dan Berbagai Jenisnya

Jaring makanan ekosistem memiliki fungsi dan kegunaan untuk menggambarkan interaksi spesies langsung, sehingga hubungan antara spesies yang merupakan spesies transisi, spesies basal, dan spesies dengan konten predator tinggi dapat dengan mudah dibedakan.

Jaring makanan juga memiliki fungsi memeriksa kontrol top-down atau bottom-up dalam struktur atau formulir komunitas.

Contoh jaring makanan sederhana berdasarkan ekosistem padi adalah rumput, kangkung, genjer, ulay, belalang, kupu-kupu, beras, siput, katak, tikus, cacing, ular, burung pipit, dan sebagainya. Baca Juga : Jaringan Darah

Jenis – Jenis Jaring Makanan

Jaring makanan adalah kumpulan berbagai proses rantai makanan yang tersusun dan saling berhubungan. Jaring makanan muncul dan diciptakan oleh makhluk hidup yang mengonsumsi lebih dari satu jenis atau variasi makanan, atau oleh makhluk hidup yang dikonsumsi oleh makhluk hidup lainnya.

Jaring makanan tidak hanya ada di suatu ekosistem, tetapi juga di berbagai ekosistem. Berikut adalah beberapa jaring makanan dari ekosistem yang berbeda seperti sawah, laut, hutan, kebun, danau, sungai dan tanah.

1. Jaring Jaring Makanan Di Laut

Jaring makanan ditemukan tidak hanya di ekosistem padi, tetapi juga di laut. Jaring makanan di laut berbeda dari jaring makanan di sawah, karena makhluk hidup yang hidup di dalamnya berbeda.

Setiap makhluk hidup pasti akan membuat jaring makanan untuk memperpanjang dan mempertahankan kelangsungan hidupnya. Berikut adalah contoh jaring makanan laut :

Ganggang laut dikenal sebagai organisme autotrofik atau penghasil makanan itu sendiri atau bahkan sebagai penghasil kepiting yang dapat dimakan yang merupakan konsumen. Selain itu, kepiting dimakan oleh cumi-cumi yang juga konsumen. Kemudian cumi dimakan oleh anjing laut dan penguin gajah, juga disebut sebagai konsumen. Kemudian anjing laut dimakan oleh ikan paus. Penguin dimakan oleh paus dan macan tutul yang juga konsumen.

Baca Juga :  Fungsi kloroplas

Kemudian fitoplankton, yang juga merupakan organisme yang mampu menghasilkan makanannya sendiri, dapat dimakan oleh udang kecil dan juga zooplankton. Zooplankton adalah bakteri dan hewan yang memakan sampah atau bangkai, biasanya di daerah gelap.

Kemudian zooplankton dimakan oleh ikan. Udang kecil dimakan oleh paus biru dan ikan. Kemudian ikan dimakan oleh burung camar dan anjing laut macan tutul. Dan burung camar dimakan oleh anjing laut tutul. Baca Juga : Jaringan Pada Hewan

2. Jaring – Jaring Makan Dalam Hutan

Selain ekosistem padi dan laut, ekosistem pangan juga terjadi pada ekosistem hutan. Sama seperti di ekosistem lain jaring makanan ada di jaring makanan hutan.

Hanya makhluk hidup yang hidup di dalamnya yang berbeda. Di hutan ada juga banyak makhluk predator seperti singa, serigala atau harimau.

Sehingga makhluk seperti kelinci dan kambing mudah terancam keberadaannya.

Berikut ini adalah contoh jaring makanan di hutan

Tumbuhan atau pohon yang bertindak sebagai penghasil dimakan oleh tikur, kelinci dan kambing. Biasanya, konsumen tingkat pertama adalah hewan herbivora, tetapi juga mungkin mereka adalah omnivora.

Kemudian tikus dimakan oleh burung hantu dan kucing hutan. Kelinci dimakan oleh kucing hutan dan serigala.

Kambing dimakan oleh serigala. Kemudian burung hantu dimakan oleh kucing hutan dan ular. Kucing hutan dimakan oleh singa dan serigala. Serigala dimakan oleh singa.

Kemudian ular dimakan oleh elang dan kucing hutan. Dan elang dimakan singa. Dan ketika singa mati, dimakan oleh bakteri yang membusuk. Baca Juga : Jaringan Kolenkim

3. Jaring – Jaring Makanan Di Darat

Jaring makanan tentu juga ditemukan di darat. Jaring makanan berbasis darat kemungkinan besar adalah pelaku makhluk darat seperti manusia, tanaman darat dan bahkan hewan di darat.

Baca Juga :  Jaringan Dasar

Karena itu, kali ini kami membahas pengertian jaring makanan dan fungsinya serta contoh jaring makanan dari ekosistem yang berbeda. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

4. Jaring – Jaring Makanan Di Sungai

Selain itu, ada juga jaring makanan di sungai. Sama seperti jaring makanan yang ditemukan di danau dan laut, jaring makanan yang ditemukan di sungai lebih kecil dari danau dan laut karena ada beberapa ekosistem, tidak sebanyak di laut dan di danau.

5. Jaring – Jaring Makanan Di Danau

Jaring makanan juga ditemukan di ekosistem danau. Hampir seperti jaring makanan di laut, tetapi hanya makhluk sebanyak yang ada di laut. Semua harus didahului oleh tanaman autotrof yang mampu menghasilkan makanan mereka sendiri, dan kemudian dimakan oleh konsumen lain yang tinggal di danau.

6. Jaring-Jaring Makanan Di Sawah

Jaring makanan ditemukan di banyak ekosistem, salah satunya di sawah, salah satu habitat tempat makhluk hidup hidup. Berbagai jenis makhluk hidup yang hidup di sana perlu membuat jaring makanan untuk menopang kehidupan mereka. Berikut adalah contoh jaring makanan di sawah.

Padi dan pohon diproduksi oleh tikus, belalang, dan ulat. Kemudian tikus dimakan oleh ular dan elang. Belalang dimakan oleh katak dan ayam. Ulat dimakan oleh katak dan ayam. Baca Juga : Jaringan Peer To Peer

Kemudian ayam dimakan oleh ular dan elang. Katak dimakan oleh ular dan elang. Elang juga bisa makan ular. Ketika ular dan elang mati, mereka dipecah oleh penguraian bakteri.

Sampai Sini dulu pembahasan mengenai Jaring-Jaring Makanan semoga bermanfaat dan bisa di pahami dan kalian dapat mengunjungi website filehippo.co.id untuk mencari artikel lainnya terimaksih ya

Fungsi Dinding Sel

Pak Guru
2 min read

Pengertian Fisiologi

Ika Evitasari
2 min read

Ular Tikus

Pak Guru
3 min read