Cara Menanam Daun Bawang

2 min read

Cara Menanam Daun Bawang – Budidaya daun bawang di pot atau kantong plastik tidak berbeda jauh dari budidaya luar ruangan. Benih-benih dan pupuk yang diperlukan relatif sama. Ada berbagai jenis media tanam yang memerlukan penanganan khusus.

Bawang daun merupakan sayuran yang umum digunakan sebagai bumbu atau rempah-rempah makanan. Bentuk daun berbentuk lonjong, berongga seperti pipa. ujungnya meruncing, sementara dasar putih.

Tahapan dalam Menanam Daun Bawang

Seperti telah disebutkan, ada dua jenis daun bawang, yaitu bawang daun atau daun bawang dan Allium Porum Leek. Saat ini, semacam daun bawang goreng tumbuh di Indonesia sering. Cara Menanam Daun Bawang

Bawang berdua bisa generatif dari diperbanyak secara vegetatif. propagasi generatif adalah perbanyakan bibit tanaman dengan biji atau biji. Selama perbanyakan vegetatif adalah perbanyakan tanaman dengan memecah bibit dari keluarga utama. Perbanyakan benih generatif dilakukan dengan biji atau benih ditabur pertama. Baca Juga : Cara Menanam Bawang Merah

Siapkan Terlebih Dahulu Bahan Sebelum Menabur Benih

Cara Menanam Daun Bawang

Penaburan dilakukan sebagai berikut:

  • Jika pembibitan berbentuk bidang sendiri, bagilah biji bawang dalam alur bidang tersebut sedalam 100mm. Jarak antara alur bidang adalah 15 cm.
  • Jika pembibitan memiliki wadah pembibitan atau polybag, tempatkan biji bawang di setiap wadah dengan 3 biji. Tanam hanya 15 cm.
  • Tutupi pembibitan dengan karung goni basah atau daun pisang. Setelah berkecambah, buka tutupnya.
  • Bilas setiap hari di pagi dan sore hari. Tambahkan urea, , atau pupuk cair organik. Pupuk urea harus dilarutkan dalam air. Kemudian tuangkan media semai.
  • Jika Anda menggunakan pupuk organik cair, encerkan sebelum menyemprot.Bibit berumur 60 hari atau tinggi 20 cm dapat dibawa ke lokasi untuk ekspansi.
  • Perbanyakan benih vegetatif dapat dilakukan pada tanaman umbi yang berumur lebih dari 60 hari.
  • Penampilan tanaman yang akan diambil harus memiliki banyak benjolan, terlihat segar dan bebas dari hama dan penyakit. Metode penagihan adalah sebagai berikut:
  • Potong tanaman bawang dan akarnya. Jangan menarik di jalan untuk menurunkan, tetapi angkat dengan tangan atau dengan Kored.
  • Bersihkan dengan tangan Anda di akarnya. Buang daun dan akar yang layu atau ketinggalan jaman.
  • Pecahkan tanaman tersebut menjadi beberapa bibit. Tutupi daun untuk mengurangi penguapan.
  • Pemangkasan membentuk sekitar sepertiga dari permukaan. Ini juga akan merangsang pertumbuhan tunas baru. Bibit daun bawang dapat ditanam langsung.
  • Jika bibit tidak segera ditanam, sebaiknya jangan disimpan di tempat teduh dan lembab selama lebih dari 1 minggu.
Baca Juga :  Ikan Kakap

Proses Penanaman Daun Bawang

Untuk menanam bawang perai organik, bibit ditanam langsung. Sedangkan untuk spesies non-organik, benih dapat direndam terlebih dahulu dalam larutan fungisida sebelum ditanam. Perendaman berlangsung dalam dosis rendah 30-50% dari dosis yang dianjurkan selama 10-15 menit. Fungsinya untuk mencegah serangan jamur pada akarnya. Baca Juga : Cara Menanam Kacang Panjang

Buat lubang tanam di pot atau tas yang sudah disiapkan. Di lubang tanam sekitar 10 cm. Masukkan bibit tanaman, wadah untuk tanaman. Posisi tanaman tegak. Kemudian tutup dengan media tanaman sampai kuat di pegangan. Tuang bijinya agar lembab.

Waktu yang tepat untuk menanam di pagi hari adalah tanggal sore. Jika matahari tidak terlalu panas, suhu udara angi tidak terlalu kencang. Tempatkan pot atau polybag di tempat di mana matahari bersinar sepenuhnya.

Proses Pemberian Pupuk dan Air

Penyiraman pada awal pertumbuhan harus dilakukan setiap hari. Pada tanaman, tanah atau media tanam tidak boleh terlalu lembab atau berlumpur, airnya diam, karena dapat menyebabkan busuk akar.

Selain itu, pengairan dapat dilakukan setiap tiga hari atau tergantung pada kondisi cuaca dan kondisi media tanam. Waktu penyiraman terbaik adalah di pagi hari jam 7:00 pagi atau sore hari setelah jam 5:00 sore.

Jika Anda ingin menanam bawang perai organik, gunakan kompos atau pupuk saat tanaman di usia 1 bulan masing-masing tangan untuk setiap wadah dan ulangi di bulan berikut nya. Baca Juga : Cara Menanam Bawang Putih

Untuk budidaya daun bawang anorganik, pupuk urea dapat diberikan pada minggu ke tiga dan minggu keenam Jumlah pupuk sekitar 10 gram per galon. Pupuk harus dilarutkan dalam air dan kemudian dituangkan ke media tanam.

Baca Juga :  Cara Menanam Kentang

Jika perlu, pupuk organik daun atau cair juga dapat ditambahkan. Pupuk disemprotkan secara merata pada daun atau masuk ke tanah. Aplikasi pupukan dapat dilakukan setiap 10 hari sekali.

Masa Memanen

Daun bawang bisa dipanen pada usia 6 minggu dari awal penanaman, beberapa ciri daun bawang yang siap untuk di petik adalah sebagian besar batang mulai banyak dan ada beberapa daunnya yang mulai menguning.

Sebab itu panen harus segera dilakukan dan waktu yang baik adalaha saat pagi atau sore hari. Namun, tidak perlu menunggu untuk penggunaan sehari-hari sampai tanaman bawang siap dipanen. Banyak tanaman daun bawang yang sudah dapat diambil kapan saja.

Demikianlah pembahasan kali ini yang dapat kami bagikan, semoga dapat bermanfaat.

Cara Menanam Buah Naga

Pak Guru
1 min read

Selada Keriting

Pak Guru
6 min read

Ikan Kakap

Pak Guru
3 min read