Sejarah Warna

2 min read

Sejarah Warna – Telah dikenal dengan manusia yaitu untuk mencerahkan pada suatu gambar, dan sebagai hal baru. Yukk.. Ikuti penjelasan nya dibawah sebagai berikut.

Pengertian Warna

Baca Juga : Sejarah Jaringan Komputer

Warna

Warna merupakan spektrum spesifik yang terkandung dalam cahaya sempurna (putih). Identitas warna ditentukan oleh panjang gelombang cahaya. Misalnya, warna biru mempunyai panjang gelombang 460 nanometer.

Panjang gelombang warna yang masih bisa dideteksi oleh mata manusia adalah antara 780 dan 380 nanometer.

Dalam perangkat optik, warna dapat berarti sebagai penafsiran campuran tiga warna dasar cahaya melalui biru, merah, hijau, dikombinasikan pada komposisi tersebut. Contohnya jika Anda mencampur 0% hijau, 100% merah, dan 100% biru, warna magenta diinterpretasikan.

Sejarah Warna

Sejarah-Warna

Warna dapat dikenal pada manusia menurut sejarah yang telah ada sejak ditemukan pada lukisan yang berwarna-warni di dinding gua pada Zaman Batu.

Tidak ada yang tahu dari mana warna itu berasal, karena warna itu ada jauh sebelum manusia ada. Merupakan sebuah lukisan pertama yang ditemukan oleh para ilmuwan di dinding gua Altamira daerah Spanyol timur, yakni sebuah lukisan bison merah. Di Indonesia, lukisan semacam itu dapat ditemukan di daerah Sulawesi Selatan, Maros, di gua Leang-Leang. Gambar tersebut menunjukkan sepotong telapak tangan dan babi hutan. Baca Juga : Jenis Warna

Diperkirakan bahwa pada waktu itu, warna digunakan untuk simbol visi mereka, sehingga semua aspek kehidupan mereka diolesi dengan warna yang berbeda seperti perisai, topeng, dan bahkan asosiasi mereka sendiri dengan cat. Warna-warna ini sangat akrab dengan kehidupan primitif seperti putih, merah, hitam, dan kuning.

Baca Juga :  Pengertian Motherboard

Pewarna yang ditemukan secara acak dari tanaman, kulit kayu, buah atau daun, yang ditumpuk dengan lancar dan kemudian dicampur dengan lemak hewani, mereka membawa keturunan mereka dari generasi ke generasi.

Sampai saat itu, proses bahan baku warna dari bahan kimia dengan teknologi sempurna dapat menghasilkan sebuah warna dengan kualitas yang terbaik. Perkembangan material warna yang semakin beragam, disesuaikan dengan kebutuhan peminat dan fungsinya untuk lebih memenuhi selera.

Sejarah Penemu Warna

  • Tahun 1660 Menurut Sir Issac Newton
    Eksperimen dengan prisma kaca membuktikan bahwa cahaya putih terdiri dari beberapa warna (spektrum warna).
  • Tahun 1731 Menurut J.C. Le Blon
    Bahwa telah menemukan warna utama yaitu kuning, merah dan biru sebagai warna utama.
  • Tahun 1790 Menurut Hermann Von Helmholtz dan James Clerk Maxwell
    Berdasarkan warna pada sinar matahari dan berdasarkan hukum fisik.
  • Tahun 1810 Menurut Johann Wolfgang von Goethe
    Klasifikasi warna dalam dua warna primer, kuning (dalam hal kecerahan) dan biru (dalam gelap).
  • Tahun 1824 Menurut Michel Eguene Chevreul
    Direktur utama perusahaan permadani di Perancis mengembangkan teori merah, kuning, biru.
  • Tahun 1831 Menurut Sir David Brewster
    Teori ini menyederhanakan warna alami dalam empat kelompok warna yakni warna sekunder, warna primer, tersier, dan netral.
  • Tahun 1879 Menurut Ogden Rood
    Mengembangkan teori roda warna berdasarkan merah, hijau, biru dan putih di tengah.
  • Tahun 1898 Menurut Albert H. Munsel
    Mulai tahun 1898 dengan penggunaan sistem dan diterbitkan pada tahun 1965 dalam notasi warna. Menggunakan potongan warna yang diusulkan oleh fisikawan dalam bentuk lingkaran warna tiga dimensi (hue, crhoma, value).
  • Tahun 1900 Menurut Helbert E. Ives
    Mengungkapkan campuran warna merah
    (magenta + cyan), biru (magenta + pirus), pewarna dan pigmen untuk membuat roda warna dengan warna primer magenta kuning, cyan.
  • Tahun 1934 Menurut Farber Biren
    Seorang ilmuwan Amerika membuat sebuah percobaan sendiri dengan membuat diagram berdasarkan warna tradisional (kuning, merah, biru). Bentuk lingkaran warna, yang tengahnya tidak di tengah. Karena menurutnya, warna panas lebih dominan daripada warna dingin.
Baca Juga :  Sistem Operasi DOS

Jenis – Jenis Warna

1. Warna Primer

Warna primer merupakan warna dasar. Warna primer adalah merah, kuning dan hijau. Dalam penelitian tersebut, terdapat 3 warna primer yaitu:

  • Merah (seperti darah)
  • Biru (seperti langit atau laut)
  • Kuning telur (seperti telur kuningan)

Campuran dua warna primer menciptakan sebuah warna sekunder. Sedangkan campuran sekunder dan primer dapat menghasilkan sebuah warna tersier.

Baca Juga : Pengertian Corel Draw

2. Warna Sekunder

Warna sekunder merupakan warna yang dibuat dari campuran dalam dua warna primer dalam sebuah ruang warna rasio 1:1.

Warna RGB

  • Merah + Hijau = Kuning
  • Merah + Biru = Magenta
  • Hijau + Biru = Cyan

Warna RYB

  • Biru + Kuning = Hijau
  • Kuning + Merah = Oranye atau Oranye
  • Biru + Merah = Ungu

3. Warna Tersier

Warna tersier merupakan warna yang dapat dihasilkan dari campuran sebuah warna primer dan sekunder dalam ruang warna.

Pengelompokan Warna

  • Warna Netral
    Merupakan sebuah warna yang tidak mempunyai kemurnian warna atau bukan warna primer atau sekunder.
  • Warna Dingin
    Merupakan sekelompok warna dalam setengah lingkaran di roda warna dari hijau ke ungu.
  • Warna Panas
    Merupakan sekelompok warna dalam serangkaian setengah lingkaran dalam roda warna dari merah ke kuning.
  • Warna Kontras
    Merupakan sebuah warna yang saling mengesankan. Warna kontras dapat diperoleh dari warna counter, yang terdiri dari warna primer dan warna sekunder.

Demikian artikel yang dapat kami sampaikan yaitu mengenai Sejarah Warna. Semoga artikel ini dapat membantu Anda.

Pengertian Motherboard

Ika Evitasari
2 min read

Sistem Operasi DOS

Ika Evitasari
2 min read

Jenis Warna

Ika Evitasari
2 min read
SELAMAT DATANG
Selamat Membaca Artikel yang Kami Bagikan, Semoga Dapat Membantu, Kritik dan Saran Silahkan Hubungi Kami [email protected]