Pengertian Kalimat

2 min read

Pengertian Kalimat – Pada pembahasan kali ini, akan menjelaskan mengenai kalimat. Apakah yang dimaksud dengan kalimat? Yuukk.. Simak selengkapnya sebagai berikut.

Pengertian Kalimat

Pengertian-Kalimat

Kalimat merupakan sebuah unit sintaksis yang terdiri dari komponen dasar. Biasanya ini adalah kalimat yang dilengkapi dengan kata sambung dan intonasi akhir.

Frasa dapat memainkan peran yang sangat penting dalam komunikasi karena kalimat dapat mengajukan pertanyaan, atau mengekspresikan rasa emosi manusia.

Baca Juga : Kalimat Tunggal

Kalimat pada umumnya terdiri dari serangkaian kata yang diatur sesuai dengan aturan yang berlaku. Setiap kata dipesan sesuai dengan aturan yang berlaku. Setiap kata berisi kelas atau kategori kata dan memiliki fungsi dalam kalimat. Urutan frasa dan bagian ucapan yang digunakan dalam kalimat menentukan jenis kalimat yang dihasilkan.

Ciri – Ciri Kalimat

Kalimat tersebut mempunyai ciri-ciri diantaranya adalah:

  • Mempunyai satuan bahasa dengan morfem dan fonem.
  • Fonem merupakan suatu bunyi dalam bahasa yang membedakan makna dalam suatu kata, sedangkan morfem ialah bentuk bahasa yang mengandung makna dalam suatu kata.
  • Dapat berdiri sendiri, bahkan jika itu tidak menyelesaikan kalimat lengkap.
  • Memiliki pola intonasi akhir.
  • Kehadiran huruf besar dan tanda baca dalam kalimat.

Unsur-Unsur Kalimat

Setiap dalam kalimat mempunyai unsur yakni konstitutif. Kombinasi dari unsur-unsur kalimat dapat menghasilkan sebuah kalimat yang mengandung makna. Salah satu unsur tersebut ialah dari kalimat adalah SPOK:

  • Subbek atau Subjek (S)
  • Predikat (P)
  • Obyek atau Objek (O)
  • Pelengkap
  • Keterangan (K)

1. Subjek atau Subyek (S)

Dalam pola kalimat bahasa Indonesia, subjek biasanya mendahului predikat, terkecuali kalimat tipe inversi. Subjek biasanya kata benda.

Baca Juga :  Perjanjian Renville

Berikut adalah contoh dari kalimat subjek:

  • Peserta audisi adalah ratusan orang.
  • Ika datang dari Jawa.
  • Yellow Claw adalah penyanyi terkenal.
  • Pak Agus akan pergi ke Inggris.

2. Predikat (P)

Predikat ialah unsur utama dari sebuah kalimat di sebelah subjek yang mewakili esensi dari kalimat tersebut. Isi predikat dapat berupa kata-kata, seperti kata sifat, kata kerja, atau numerik, nominal, dan preposisi.

Selain itu, predikat dapat menjadi frasa, seperti frasa verbal, frasa kata benda, frasa kata sifat, frasa angka (angka).

Perhatikan beberapa contoh kalimat berikut:

  • Qiqah sedang belajar di ruang guru.
  • Ibu memasak bayam dan memasak ayam goreng.
  • Aldi sedang membaca Al-Qura’an.

3. Objek (O)

Objek bukan elemen yang dibutuhkan dalam kalimat. Keberadaannya pada umumnya merupakan predikat yang dikategorikan sebagai kata kerja transitif (kalimat aktif transitif) dan memiliki setidaknya tiga unsur utama yakni subjek, predikat, dan objek.

Objek dalam kalimat aktif menjadi subjek jika kalimatnya pasif. Objek dalam kalimat pasif adalah subjek ketika kalimat itu dibuat menjadi kalimat aktif. Objek umumnya dikategorikan sebagai kata benda.

Berikut ini adalah contoh sebuah objek dalam kalimat:

  • Kakak bermain botol.
  • Alina membeli sepatu.
  • Kelinci makan wortel.

4. Pelengkap

Komplemen dan objek mempunyai kesamaan. Kesamaan dari dua unsur dalam kalimat ini sangat penting, karena melengkapi makna predikat kata kerja, menempati posisi belakang predikat dan tidak mendahului preposisi. Perbedaannya yakni yang terletak pada sebuah kalimat pasif.

Pelengkap tidak tunduk pada kalimat pasif. Jika set aktif berisi objek dan tambahan, objek adalah subjek kalimat pasif, bukan pelengkap.

Contoh kalimat pelengkap diantaranya adalah:

  • Aldy selalu ingin bersikap baik.
  • Kaki Ajis tersandung kayu.
  • Mahkota dihiasi dengan berlian.
Baca Juga :  Administrasi Text

5. Keterangan

Keterangan adalah unsur yang terdapat pada kalimat yang berisi lebih banyak informasi tentang informasi dalam kalimat. Memberika sebuah informasi tentang waktu, tempat, metode, tujuan dan sebab. Informasi ini bisa dalam bentuk kata, klausa atau frasa.

Keterangan dalam bentuk frasa dapat ditandai oleh preposisi, contohnya di, dari, ke, dalam, oleh, tentang, pada, kepada, terhadap, dan untuk. Deskripsi dalam bentuk klausa dilabeli dengan kata sambung. Misalnya karena, begitu, kapan, jika dan sehingga.

Demikian artikel yang dapat kami ringkas yaitu mengenai Pengertian kalimat. Semoga dapat bermanfaat.

Fauna Australis

Pak Guru
3 min read

Ular Sendok

Pak Guru
3 min read

Cara Membuat Akta Kelahiran

Pak Guru
2 min read