Troubleshooting Jaringan

2 min read

Apakah yang dimaksud dengan troubleshooting jaringan dan apa saja pembahasan nya? Nah, di dalam artikel ini akan membahas apa yang dimaksud dengan troubles hooting jaringan dan penjelasan nya. Yuk simak bersama.

Daftar Isi :

Troubleshooting Jaringan

Troubleshooting Jaringan – ialah proses sistematis yang menyelesaikan masalah jaringan. Sebagian besar masalah jaringan mengambil serangkaian langkah untuk dapat menghilangkan masalah potensial satu persatu sebelum menemukan penyebab masalah.

Pada dasarnya, terdapat tiga langkah pemecahan masalah utama yakni dalam masalah jaringan , memperbaiki masalah, dan memecahkan masalah.

Cara Mengatasi Troubleshooting Jaringan

Troubleshooting Jaringan

Dibawah ini akan membahas tentang bagaimana cara mengatasi troubleshooting jaringan, diantaranya adalah:

  • Koneksi Wi-Fi Lelet
    Untuk memperbaikinya, adalah mendekatkan posisimu dengan router saat ingin menggunakan Wi-Fi. ATAU letakkan router di lokasi pusat kekantor atau rumah dan memposisikan router di tempat yang tinggi atau jauh dari perangkat lain.
  • Tidak ada koneksi internet
    Jika perangkat tidak bisa terhubung ke router nirkabel lokal dan tidak dapat melihat jaringan Wi-Fi terdekat, periksa kembali Wi-Fi laptop atau smartphone harus sudah ON. Jika perlu dilakukan pada router dan adaptor Wi-Fi. Pastikan kabel pada modem sudah terpasang dengan baik dan konektor tidak rusak.
  • Status Wi-Fi Limited

    Solusi Pertama : Restart modem Wi-Fi. Dalam beberapa kasus, melakukan restart modem atau adaptop dapat mengatasi masalah ini.
    Tetapi untuk restart perangkat, lakukan hal berikut.
    1. Buka Search, cari Device Manager dan tekan Enter.
    2. Pilih perangkat jaringanmu, klik kanan dan klik Disable.
    3. Restart.
    4. Masuk kembali ke Device Manager, ubah menjadi Enable pada jaringan yang sebelumnya sudah di-Disable.

    Solusi Kedua : Gunakan Network Troubleshooter.
    1. Klik kanan pada icon Wi-Fi, lalu pilih Troubleshoot Problems.
    2. Tekan tombol Windows + W dan ketik “Troubleshooting”, Setelah itu, tekan Enter.
    3. Pilih Network and Internet. Pada layar berikutnya klik Network and Internet.
    4. Klik Network Adapter. Kemudian ikuti petunjuk di layar untuk mengatasi masalah tersebut.

    Solusi Ketiga : Atur ulang TCP atau IP dapat menggunakan Command Prompt. Pada solusi ini, dapat memastikan koneksi internet kembali bekerja.
    1. Klik kanan pada tombol Windows dan pilih icon Command Prompt(Admin).
    2. Ketik perintah sebagai berikut: “netsh int ip reset c:\resetlog.txt”, lalu Enter.
    3. Jika kamu ingin menentukan jalur direktori. Gunakan perintah: “netsh int ip reset resetlog.txt”, lalu Enter.
    4. Tutup pada jendela Command Prompt, setelah itu reboot laptop.
Baca Juga :  Jaringan Internet

Baca Juga :

Komponen-Komponen

Berikut adalah beberapa komponen utama yang terdapat pada Hand Phone beserta trouble shooting dan fungsinya:

  • Antena Switch
    Fungsninya adalah sebagai pengolah dan penyempurna serta menyatukan tegangan signal RX dan signal TX.
  • IC Audio
    Fungsinya sebagai pengolah sinyal suara yang masuk ke IC RF, kemudian akan diperkuat dan diteruskan pada speaker, dapat memperkuat getaran suara yang sudah diubah terlebih dahulu oleh mic menjadi sebuah getaran listrik lalu diteruskan ke IC RF, dapat menjalankan perintah dari CPU. Pada IC Audio terdapat EEPROM dan PCM (Pulse Code Module) yang dapat berfungsi sebagai pembaca sebuah kode dalam sinyal yang akan datang ke operator yang akan dapat disesuaikan dengan sebuah IMEI ponsel.
  • IC Charging
    Fungsinya adalah komponen dapat bekerja secara otomatis dalam pengisian yang dapat bekerja sebagai mengisi sebuah tegangan pada battery yang dapat mengendalikan pada CPU melalui IC
  • IC UI
    Fungsinya adalah sebagai pengontrol data yang diperintahkan oleh IC CPU pada Vibrator, Buzzer, Led. Bersifat untuk saklar otomatis dalam ponsel.
  • IC CPU
    Fungsinya adalah CPU serangkaian komponen elektronika yang dapat terintegrasi dan akan berfungsi sebagai dengan tugasnya masing-masing. Komponen itu memiliki tugas yang signifikan, karena komponen ini adalah otak dan suatu ponsel.
  • IC Power
    Fungsinya adalah sebagai tegangan arus listrik kepada masing-masing komponen sesuai dengan kebutuhannya.
  • IC UEM
    Fungsinya adalah sebagai tegangan arus listrik kepada komponen yang sesuai dengan kebutuhannya.
  • IC Flash
    Fungsi dari komponen ini adalah untuk media penyimpanan data pada ponsel yang tak permanen dalam kata lain diubah atau ditambah dengan data yang berada dengan komputer.
  • IC RAM
    Fungsinya ialah komponen ini, adalah tempat penyimpanan data, dan sifatnya sementara, karena komponen ini cara kerjanya adalah tergantung dari arus listrik yang terdapat dalam komponen.
  • EEPROM (Electrically Erase Programable Read Only Memory)
    Fungsinya adalah sebagai tempat penyimpanan data terhadap ponsel yang dirancang tidak dapat tergantung adanya dengan tegangan sebuah arus listrik dari ponsel itu, karena terdapat battery arus listrik yang khusus atau yang dimilikinya.
  • MCU (Master Control Unit)
    Fungsinya adalah untuk data yang ada pada didalam ponsel yang terletak pada IC Audio. Data ini dapat bersifat permanen atau sudah dari pabrik.
Baca Juga :  Jaringan Nirkabel

Baca Juga :

Demikian penjelasan dari Troubleshooting Jaringan, semoga bermanfaat bagi kita semua.