Persediaan Barang Dagang

3 min read

Halo sobat pakguru.co.id kali ini kami akan membahas tentang materi persediaan barang dagang.

Di pakguru.co.id, sobat-sobat dapat belajar dengan mudah mengenai persediaan brang dagang, karena dilengkapi dengan contoh soal dan pembahasannya.

Hal yang yang akan dibahas dalam persediaan barang dagang ini adalah pengertian persediaan barang dagang, metode pencatatan persediaan barang dagang beserta contoh soalnya, penentuan harga pokok persedian barang dagang beserta metode harga pokok persedian barang dagang dan contoh soalnya, serta metode khusus dalam persediaan.

Pengertian Barang dagang

Persediaan barang dagang (inventory) merupakan persediaan barang yang dimiliki, selain itu barang dagang juga dapat disimpan dan digunakan untuk dijual kembali dalam masa kegiatan usaha yang teratur.

Mengingat Harga pokok penjualan merupakan komponen terbesar sebagai pengurang penjualan dalam menentukan laba, maka perhitungan Harga pokok persediaan merupakan hal yang sangat penting.

Persediaan pada perusahaan manufaktur (perusahaan industri) terdiri dari :

  • Persediaan bahan baku (inventory of raw materials)
  • Persediaan barang dalam proses (inventory of work in process)
  • Persediaan barang jadi (inventory of finished goods)

Metode Pencatatan

Metode / Sistem pencatatan persediaan

Ada dua (2) metode / sistem pencatatan persediaan, yaitu :

       1.   Metode Pencatatan Terus Menerus (perpetual inventory method)

Disebut juga metode buku, dimana harga per unit dan jumlah masing-masing barang yang dijual atau dibeli dicatat secara terus menerus, dengan demikian saldo persediaan dapat diketahui setiap saat tanpa.

       2.   Metode Pencatatan Secara Periodik (periodic inventory method)

Disebut juga metode fisik, dimana setiap ada pembelian dan penjualan barang tidak langsung dicatat ke dalam persediaan melainkan dengan menggunakan perkiraan pembelian dan penjualan, sehingga untuk mengetahui saldo persediaan harus melakukan perhitungan secara fisik.

Baca Juga :  Akuntansi Sebagai Sistem Informasi

Contoh Soal

Transaksi yang dilakukan PT Karunia Sejahtera berkaitan dengan persediaan barang dagang selama bulan April 2020 sebagai berikut :  

  1. Pembelian barang dagang sebesar Rp 5.000.000,00 dengan termijn 2/10 n/30
  2. Dikembalikan sebagian barang yang dibeli pada 1 karena rusak senilai Rp 500.000,00
  3. Setelah 10 hari dilakukan pembayaran atas pembelian pada 1
  4. Dijual barang dagang sebesar harga jual Rp 7.400.000,00 dengan termijn 2/10 n/30. Harga pokok barang yang dijual Rp 4.500.000,00
  5. Sebagian barang yang dijual pada 4 diterima kembali karena tidak sesuai dengan pesanan seharga Rp 400.000,00. Harga pokok barang tersebut Rp 250.000,00
  6. Diterima per kas dari debitur atas penjualan pada 4 dengan memperoleh potongan tunai.

Dari transaksi di atas pencatatan dengan kedua metode sebagai berikut :

jawaban pencatatan persediaan

Penetapan Harga Pokok Persediaan

Metode penetapan harga pokok persediaan

Pada pencatatan barang dagang, penetapan Harga pokok persediaan dapat menggunakan metode :                                  

  • FIFO (first in first out) / MPKP                     
  • LIFO (last in first out) / MTKP
  • Metode Rata – rata ( avarage )

Dalam perhitungan Harga pokok persediaan barang dagang akhir dapat dilakukan dengan menggunakan kartu persediaan.

Contoh soal menentukan harga pokok persediaan

Data persediaan barang dagang milik PT. Sukses Selalu selama bulan Desember 2020 sebagai berikut :

  • 1 Desember 2020   Persediaan awal         1.000 unit    @ Rp 100,00
  • 10 Desember 2020   Pembelian barang      500 unit    @ Rp 105,00
  •  17 Desember 2020 Penjualan barang     1.200 unit    @ Rp 200,00
  •  20 Desember 2020  Pembelian barang     800 unit    @ Rp 110,00
  •  22 Desember 2020  Pembelian barang      400 unit    @ Rp 118,00
  • 31 Desember 2020  Penjualan barang         800 unit    @ Rp 250,00

Dari data di atas, Harga pokok persediaan barang per 31 Desember 2020 untuk masing-masing metode sebagai berikut :

Baca Juga :  Pengertian Obligasi

1.   Metode FIFO :

metode fifo

2.   Metode LIFO :

metode lifo

3. Metode Rata – Rata :

metode rata rata

Metode Khusus dalam Penilaian Persediaan

Dalam keadaaan tertentu untuk menetapan Harga pokok persediaan harus menggunakan metode khusus di luar metode yaitu :

1.  Metode Penjualan Relatif (relative sales price)

 Metode ini digunakan untuk mengalokasikan Harga pokok bersama (joint cost) agar dapat diketahui Harga pokok barang tiap-tiap unit berdasarkan perbandingan harga jual.

Perhatikan contoh di bawah ini :

PT RAFFI JAYA bergerak dibidang real estate membeli sebidang tanah seharga Rp 100.000.000,00, tanah tersebut di bagi ke dalam 3 bagian :

Kelas I        :       Harga jualnya     Rp   80.000.000,00
Kelas II       :       Harga jualnya     Rp   60.000.000,00
Kelas III     :       Harga jualnya     Rp   20.000.000,00

      Jumlah harga jual                 Rp 160.000.000,00

Dari data di atas Harga pokok dan laba kotor tanah tiap-tiap kelas sebagai berikut :

jawaban metode relatif

2.  Penilaian Persediaan untuk Perusahaan Kontrak Jangka Panjang

Untuk mengetahui Harga pokok persediaan dan laba-rugi pada perusahaan yang bekerja berdasarkan order berupa kontrak jangka panjang (lebih dari 1 tahun) dapat digunakan :

1.   Metode Prosentase penyelesaian (procentage of completion method)

 Pada metode ini laba-rugi diakui sebanding dengan biaya yang tela dikeluarkan

2.   Metode Kontrak Selesai (completed contract method)

Pada metode ini laba-rugi diakui setelah kontrak pekerjaan selesai

Demikian pembahasan tentang persediaan barang dagang, semoga bermanfaat.

Baca Juga Materi Lainnya :

Pengertian Obligasi

Pak Guru
2 min read

Perusahaan Dagang

Pak Guru
1 min read

Jurnal Penyesuaian

Pak Guru
1 min read