Pengertian Fisiologi

2 min read

Pengertian Fisiologi – Merupakan ilmu biologi yang mempelajari tentang kelangsungan sistem kehidupan. Berikut adalah penjelasan selengkapnya.

Pengertian Fisiologi

Pengertian-Fisiologi

Fisiologi ialah dari sebuah cabang biologi yang dapat mempelajari kelanjutan sebuah sistem pada kehidupan. Istilah fisiologi dipinjam dari fisiologi yaitu dari bahasa Belanda, yang terdiri atas dua kata Yunani. Istilah “faal” berasal dari bahasa Arab yang mempunyai arti “logia”, dan mempunyai arti belajar. Istilah “faal” berasal dari bahasa Arab yang artinya “tanda”, “kerja”, “fungsi”.

Baca Juga : Jaringan Tumbuhan

Fisiologi dapat menggunakan berbagai metode sebagai mempelajari sel, biomolekul, jaringan, sistem organ, organ, dan organisme secara keseluruhan yang dapat melakukan fungsi fisik dan kimianya sebagai mendukung sebuah kehidupan. Fisiologi adalah bidang ilmu di mana Hadiah Nobel dalam Fisiologi atau Kedokteran yang telah diberikan.

Berdasarkan objek investigasi fisiologi manusia, tumbuhan dan hewan yang dapat diketahui, prinsip fisiologi mempunyai sifat universal, akan tetapi tidak tergantung pada sebuah jenis organisme yang dapat diteliti.

Sejarah Fisiologi

Ilmu fisiologi pada manusia dimulai sekitar 420SM. Sehingga pada jaman Hippocrates, dapat dikenal sebagai bapak dari kedokteran. Pemikiran dari Aristoteles dan perhatiannya terhadap hubungan antara fungsi daan struktur menandai awal fisiologi di Yunani kuno.

Seorang peneliti Perancis Jean Fernel dapat memperkenalkan dengan istilah “fisiologi” pada 1525. Tetapi, fisiologi eksperimental tidak dimulai sampai abad ke-17, ketika ahli anatomi William Harvey dapat menjelaskan bahwa adanya keberadaan sebuah aliran darah. Herman Boerhaave atau bisa disebut dengan bapak fisiologi untuk karyanya dalam bentuk buku teks yang berjudul Institutiones Medicae (1708) dan metode pengajarannya yang sangat baik di Leiden.

Baca Juga :  Fungsi Oviduk

Baca Juga : Jaringan Dasar

Dengan penemuan teori sel oleh Matthias Schleiden dan Theodor Schwann, ilmu fisiologi mulai berkembang pesat pada abad ke-19. Teori ini secara radikal menyatakan bahwa organisme terdiri dari unit yang disebut sel. Claude Bernard (1813-1878) kemudian menemukan konsep lingkungan interior, yang kemudian disebut sebagai “homeostasis” oleh para peneliti Amerika, Walter Cannon.

Abad ke -20, ahli biologi dapat tertarik bagaimana organisme lain selain manusia melakukan fungsinya, yang pada gilirannya menyebabkan fisiologi dan ekofisiologi komparatif. Dalam beberapa tahun terakhir, fisiologi evolusi telah menjadi subdisiplin ilmu fisiologi.

Bidang – Bidang Fisiologi

Fisiologi di bidang medis memainkan peran yang sangat besar. Karena dalam penelitian, mempinyai beberapa subbidang. Elektrofisiologi dengan fungsi otot dan saraf. Neurofisiologi dapat memeriksa sebuah fisiologi ota, fisiologi sel mengarah pada fungsi sel individual.

Banyak bidang yang relevan secara fisiologis, contohnya ekofisiologi, yang mampu mempelajari pengaruh terhadap sebuah lingkungan dan perubahan fisiologis pada hewan atau tumbuhan. Genetika bukan penyebab faktor yang dapat mempengaruhi fisiologi hewan dan tumbuhan pada organisme eukariotik. Organisme yang hidup dengan habitat air perlu menyimpan air terhadap lingkungan mereka.

Dehidrasi dapat menjadi masalah besar bagi organisme ini.
Dehidrasi pada manusia dapat terjadi dengan meningkatnya aktivitas sebuah fisik. Berbagai penelitian tentang efek dehidrasi pada homeostasis telah dilakukan di bidang fisiologi olahraga.

Baca Juga : Jaringan Pada Hewan

Metode Ilmu Fisiologi

Fisiologi adalah studi tentang peran atau fungsi organ-organ sebuah makhluk hidup. Metode yang digunakan dalam fisiologi diantaranya ialah:

1. Metode Analisis Kimia

Menganalisa secara kimia zat yang dibutuhkan pada zat yang akan diproduksi dengan hewan.

2. Metode Penyuntikan

Ialah dengan menyuntikkan suatu zat pada bagian tubuh untuk mengetahui efek dari zat tersebut pada tubuh.

Baca Juga :  Simbiosis Parasitisme

3. Metode Pencatatan

Suatu teknik yang dapat memperoleh grafik dari sebuah aktivitas organ-organ pada tubuh.

4. Metode Observasi

Mengamati perubahan dan aktivitas yang terjadi pada alat tubuh karena pengaruh kondisi lingkungan yang berbeda.

5. Metode Perfusi

Ialah cara di mana semua bagian organ dan nutrisi atau aliran darah mengalir melalui sirkulasi buatan ke organ.

6. Metode Pengamatan Mikroskopis

Mengamati struktur sel secara aktif dan secara pasif dengan sebuah mikroskop.

7. Metode Pencakokan

Dengan memindahkan jaringan dari sebuah bagian ke tubuh hewan lain.

8. Metode Kultur Jaringan

Dapat mengamati sebuah pertumbuhan sel yang dapat diambil dari tubuh dan ditempatkan dalam media kultur.

Demikian artikel yang dapat sampikan yaitu mengenai Pengertian Fisiologi. Semoga artikel kami dapat bermanfaat daan dapat membantu Anda.

Anatomi Telinga

Ika Evitasari
3 min read

Fungsi Oviduk

Pak Guru
2 min read

Fungsi Mitokondria

Pak Guru
2 min read