Pengertian Ekspor

2 min read

Pengertian Ekspor – Sebuah proses transportasi untuk mengirim barang dari suatu negara ke negala yang lain. Didalam artikel ini akan meringkas tentang Ekspor.
Yuukk… Simak selengkapnya sebagai berikut.

Pengertian Ekspor

Pengertian-Ekspor

Ekspor merupakan kegiatan komersial terdiri dari jasa dan barang domestik akan dijual dan akan dikirim oleh luar negeri sebagai mendapatkan sebuah keuntungan.

Pentingnya ekspor merupakan sebuah kegiatan ekonomi produk (jasa atau barang) dijual dan dikirim dalam jumlah besar dari rumah ke negara lain.

Baca Juga : Klasifikasi Hutan

Secara umum, pada sebuah kegiatan ekspor akan dilakukan karena persediaan dalam negeri telah mencakup dan permintaan dari negara lain telah dibuat. Proses kegiatan ekspor harus melalui bea cukai pada sebuah negara untuk penerima atau pengirim, dengan ketentuan yang berbeda pada setiap negara.

Manfaat Ekspor Secara Umum

Kegiatan ekspor pada suatu negara yang terkait erat dengan pertumbuhan apada sebuah ekonomi negara tersebut. Semakin tinggi sebuah aktivitas ekspor pada suatu negara, semakin baik iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi.

Berikut ialah beberapa manfaat ekspor:

  • Perluasan pasar produk lokal dan kegiatan ekspor negara adalah salah satu cara sebagai meningkatkan pangsa pasar produk yang lokal.
  • Pembukaan pekerjaan dan kegiatan ekspor akan mempengaruhi jumlah untuk pekerjaan pada sebuah komunitas. Pada ekspor produk Indonesia ke negara lain akan meningkatkan kegiatan produksi dalam negeri, yang tentunya akan membutuhkan banyak pekerjaan.
  • Dengan menambahkan valuta asing, transaksi yang dilakukan sebagai bagian dari kegiatan ekspor akan meningkatkan pendapatan valuta asing, sehingga meningkatkan aset pemerintah.
Baca Juga :  Eksarasi

Jenis – Jenis Ekspor

Dalam praktiknya, kegiatan sebuah ekspor dapat dibagi menjadi dua. Yaitu menurut N. Gregory Mankiw, ekspor dapat dibagi menjadi dua jenisnya, yakni:

1. Ekspor Tidak Langsung

Ekspor tidak langsung mengacu pada penjualan barang melalui eksportir atau perantara pada negara asal, yang kemudian akan dijual oleh perantara. Dalam praktiknya, dalam kegiatan ekspor dapat dilakukan oleh perusahaan manajemen ekspor dan perusahaan perdagangan ekspor.

Keuntungan dari metode ini ialah sebagai sumber daya produksi terkonsentrasi dan tidak harus menangani kegiatan ekspor secara langsung. Sedangkan kekurangannya yakni kurangnya kontrol dan pengetahuan sebuah operasi pada negara lain. Baca Juga : Teks Eksplanasi

2. Ekspor Langsung

Ialah sebagai cara untuk menjual sebuah produk (jasa atau barang) dengan bantuan eksportir atau perantara di negara pengekspor. Dalam praktiknya, penjualan dilakukan melalui distributor atau perwakilan perusahaan.

Keuntungan dari metode ini ialah sebagai proses produksi terpusat pada negara asal dan dapat mengkontrol yang baik dalam proses sebuah penjualan. Sementara kelemahannya ialah hambatan perdagangan dan proteksionisme dari negara-negara pengekspor dan biaya perumahan yang lebih tinggi sebagai produksi massal.

Contoh Produk Yang Diimpor Dari Indonesia

Berikut merupakan contoh sebuah produk yang dapat diimpor ke dalam Indonesia:

1. Sektor Pangan

Barang impor terbesar Indonesia yang ada disektor pangan ialah buah-buahan, daging hewan beku, kedelai dan beras. Sementara Indonesia mempunyai begitu banyak sawah, permintaan beras di Indonesia masih kurang, sehingga perlu diimpor oleh negara lain seperti Thailand, Vietnam, dan India.

2. Bahan Baku

Barang impor terbesar yang ada di Indonesia ialah sebuah peralatan mesin pesawat mekanik dan helikopter, peralatan elektronik, baja dan besi. Pengiriman helikopter dan pesawat memang masih diimpor oleh negara lain, karena PT Dirgantara Indonesia belum dapat memproduksi pesawat dan helikopter. Baca Juga : Ular Tikus

Baca Juga :  Fungsi Ribosom

Tujuan Ekspor Secara Umum

Kegiatan ekspor dapat didasarkan pada kesadaran bahwa setiap warga negara di dunia tidak dapat mandiri dan saling membutuhkan. Suatu negara mengekspor produksinya kedalam negara lain yang membutuhkan produk dan tidak memenuhi kebutuhan barang.

Berikut ialah tujuan ekspor yang akan dilakukan oleh suatu perusahaan atau negara:

  • Sebagai mencapai harga jual yang tinggi.
  • Sebagai melakukan membuka sebuah pasar baru pada negara lain.
  • sebagai mendapatkan untung dalam bentuk valuta asing.
  • Sebagai mengontrol harga produk ekspor pada dalam negeri.
  • Menjaga stabilitas nilai tukar terhadap mata uang domestik.
  • Menciptakan iklim ekonomi dan usaha yang kondusif pada tingkat global dan nasional.

Demikian artikel yang dapat kami sampaikan, yaitu tentang Pengertian Ekspor, dan beberapa penjelasan nya. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi Anda.

Iklim Oldeman

Ika Evitasari
2 min read

Fungsi Dinding Sel

Pak Guru
2 min read

Kalimat Majemuk

Ika Evitasari
2 min read