Kultur Jaringan

2 min read

Pada pembahasan kali ini kami akan membahas tentang penjelasan, manfaat, kelemahan dan keuntungan, jenis-jenis, dan tahapan teknik dalam kultur jaringan. Maka, yuk simak bersama..

Jaringan – adalah sekumpulan dari sel-sel sejenis atau lain jenis yang termasuk matrik antara selnya yang dapat mendukung fungsi organ atau sistem tertentu.

Pengertian Kultur Jaringan

Kultur Jaringan

Kultur Jaringan adalah salah satu cara yang pergandaan tanaman secara vegetatif. Kultur jaringan termasuk teknik menggandakan tanaman melalui cara mengisolasi bagian tanaman mata tunas, seperti daun, dan menumbuhkan potongan tersebut di dalam media buatan secara aseptik yang kaya nutrisi serta zat pengatur tumbuh dalam tempat menutup tembus cahaya sehingga potongan tanaman bisa memperbanyak dan bergenerasi menjadi tanaman yang lengkap.

Manfaat Kultur Jaringan

Didalam kultur jaringan terdapat manfaat-manfaat, diantaranya yakni :

  • Dapat menjadi sarana untuk melestarikan plasma nutfah.
  • Dapat melestarikan sifat tanaman induk.
  • dapat menghasilkan tanaman mempunyai sifat yang sama.
  • Dapat menghasilkan tanaman yang bebas dari virus.
  • Menghasilkan tanaman baru kedalam jumlah yang banyak kedalam waktu singkat.
  • Pelaksanaannya tidak tergantung kepada musim.
  • Untuk menciptakan varietas baru, yaitu melalui rekayasa genetika.
  • Sel-sel yang telah direkayasa dapat dikembangkan melalui kultur jaringan hingga menjadi tanaman baru yang secara lengkap.

Baca Juga : Teknologi WAN

Kelemahan Dan Keuntungan

Terdapat kelemahan dan kelebihan, diantaranya adalah:

Kelemahan

kelemahan yang akan didapat oleh kultur jaringan yaitu:

  • Dapat diiperlukan biaya awal yang relatif sangat tinggi.
  • Bibit hasil dari kultur jaringan dapat memerlukan proses aklimatisasi, karena terbiasa dalam keadaan kondisi lembap dan aseptik.
  • Dapat dilakukan oleh orang-orang tertentu, karena memerlukan keahlian yang sangat khusus.
Baca Juga :  Jaringan 5G

Keuntungan

Keuntungan yang didapat oleh kultur jaringan adalah:

  • Lebih hemat ditempat.
  • Hemat terdapat diwaktu.
  • Tanaman yang dapat digandakan dengan kultur jaringan mempunyai sifat yang sama atau seragam dengan induknya.

Jenis-Jenis Dari Kultur Jaringan

  • Kultur Biji
    Kultur biji dapat memanfaatkan biji atau seeding sebagai eksplan.
  • Kultur Kalus
    Kultur kalus yang dapat dijadikan eksplan yakni sekumpulan sel.
    contohnya : jaringan parenkim.
  • Kultur Haploid
    Kultur haploid merupakan kultur yang dapat menggunakan bagian reproduksi kedalam suatu tanaman sebagai eksplannya.
    Contohnya : tepung sari, ovule, kepala sari, dan lain
  • Kultur Organ
    Kultur organ dapat memakai bagian tertentu dari sebuah tanaman dan sebagai eksplan.
    Contohnya : buku batang, buah muda, akar, helaian daun, tangkai daun, pucuk,bunga, dan lain-lain.
  • Kultur Protoplasma
    Kultur protoplasma dapat menggunakan sel-sel yang telah dilepas dari bagian yaitu dinding selnya, karena enzim tersebut sebagai eksplannya. Kultur protoplasma digunakan untuk keperluan hibridisasi somatik atau fusi sel soma.
  • Kultur Suspensi
    Kultur suspensi yang dapat dijadikan untutk eksplannya. Pada umumnya adalah kalus atau jaringan meristem yang terdapat bentuk sel maupun agregat. Pada kultur suspensi memakai media cair dengan cara pengocokan secara terus menerus dengan menggunakan shaker.

Baca Juga :

Dengan dapat berkembangnya teknologi kultur jaringan ini, akan membuat perkembangan sendiri bagi suatu negaranya. Seperti di negara-negara maju sekarang, sudah sangat banyak negara yang menggunakan metode ini sebagai suatu kemajuan bangsanya. 

Tahapan Teknik

Terdapat tahapan-tahapan kultur jaringan tersebut antara lain:

  • Aklimatisasi
    Aklimatisasi merupakan tahap untuk dapat memindahkan eksplan dari awalanya dilingkungan kelingkungan luar. Aklimatisasi harus dilakukan secara berhati-hati dan bertahap, yakni dengan cara memberikan sungkup. Sungkup itu, kemudian akan dilepaskan tanaman baru yang sudah berhasil kultur sudah mampu dapat berdaptasi dengan lingkungan luar.
  • Inisiasi
    Inisiasi merupakan suatu proses pengambilan eksplan dari bagian terdapat pada tanaman yang dikultur. Sumber eksplan yang memenuhi kriteria yakni jelas jenisnya, varietas, bebas dari hama dan penyakit, spesies. Salah satu bagian dari tanaman yang sering digunakan ialah tunas.
  • Multiplikasi
    Multiplikasi ialah kegiatan untuk dapat memperbanyak calon tanaman baru dengan menanam eksplan yang telah dipilih ke media. Berguna untuk mencegah gagal tumbuh eksplan tersebut, proses multiplikasi lebih baik dilakukan secara pada laminar flow.
  • Pembuatan Media
    Media yaitu faktor yang sangat terpenting dalam kultur jaingan. Media tersendiri dapat berupa vitamin, hormon, atau garam mineral. Media yang dapat digunakan harus steril terlebih dahulu, sehingga sebelum proses kultur jaringan dilakukan, media yang akan disiapkan, ditempatkan ditabung reaksi dan kemudian dipanaskan dengan autoklaf. Media yang diambil sudah dipersiapkan di greenhouse supaya akan bebas kontaminan pada saat dikultur nanti.
  • Pengakaran
    Pengakaran merupakan tahapan setelah multiplikasi dan merupakan fase dimana eksplan akan terbentuk pucuk serta akar tanaman baru yang akan kuat sehingga mampu untuk bertahan hidup saat dipindahkan dari lingkungan hidup ke lingkungan hidup luar.
  • Sterilisasi
    Setiap proses harus dilakukan terhadap tempat yang steril, yakni dilaminar flow serta memakai berbagai alat yang amat steril. Peralatan yang dapat digunakan pada umumnya adalah disterilisasi terlebih dahulu yakni dengan cara menyemprotkan etanol ke alat tersebut.
Baca Juga :  Sistem Operasi Google Chrome

Demikian artikel yang dapat diuraikan, semoga bermanfaat dan bertambahnya wawasan.