Konjungsi Penerang

2 min read

Konjungsi Penerang – Terdapat pengertian, contohnya, dan macam jenis. Artikel ini akan membahas tentang konjungsi penerang. Maka ikutilah artikel sebagai berikut.

Daftar Isi :

Pengertian Konjungsi Penerang

Konjungsi Penerang adalah kata yang dapat digunakan sebagai menghubungkan kata, ungkapan atau kalimat dan tidak untuk tujuan atau maksud lain. Nama lain konjungsi yaitu kata sambung atau kata penghubung.

Konjungsi tidak menghubungkan dengan objek, konjungsi tidak menerangkan kata, tetapi konjungsi dapat menghubungkan kalimat-kalimat atau kata-kata. Kata yang sama dapat merupakan preposisi kedalam bagian yang satu adverb pada bagian yang lain.

Contoh Kalimat Konjungsi Penerang

Kunjungsi Penerang

Berikut adalah contoh-contoh konjungsi penerang, diantaranya adalah:

  • Budi mempunyai seorang kakak yakni Susana.
  • Dita lahir di luar negeri yakni Inggris.
  • Ibu membeli kue yang sangat enak yakni kue.
  • Rumah Pak Aris jauh dari kantornya yakni di Bandung.
  • Ia memakai alasan yang tidak masuk akal untuk tidak masuk sekolah yakni kehilangan tas.
  • Buku ini mempunyai isi yang tidak biasa yakni tentang dunia arwah.
  • Bola yang ditendang oleh Koko masuk ke dalam rumah orang yakni rumah Wak Anas.
  • Masakan ini menggunakan resep rahasia yakni bumbu rempah yang melimpah.
  • Jalan menuju Kuburan Lama tidak jauh dari sini yakni tepat di perempatan sana.
  • Dini memiliki cita-cita yang sangat mulia yakni menjadi guru bagi anak-anak yang tidak bisa membaca di desanya.
  • Adi divonis menderita penyakit yang cukup berat yakni kanker paru-paru.
  • Kisah pada dongeng tersebut dapat mengisahkan tentang hidup seorang ibu yakni yang ditinggalkan anakanya .
  • Hadiah ini sangat istimewa karena pemberian dari seorang yang sangat istimewa pula yakni suamiku.
  • Bau busuk yang menyengat di kamar Lita ternyata dari benda itu yakni kaos kakinya.
  • Dalam organ tubuh paman itu sangat terluka akibat terkena sakit pada hati yakni putus cinta.
  • Nenek Azrul mengidap penyakit yang langka yakni Parkinson.
  • Gol pertama pada pertandingan tadi diciptakan oleh pemain baru yakni Asensio.
  • Presiden akan datang berkunjung ke tempat yang terkena bencana tadi malam yakni Jombang.
Baca Juga :  Teks Eksposisi

Baca Juga : Cara Membuat Akta Kelahiran

Jenis Konjungsi

Terdapat beberapa jenis dari konjungsi penerang, dapat dibedakan menjadi 10 yaitu:

  • Konjungsi Aditif
    Konjungsi ini berguna untuk penghubung antara dua unsur gramatikal, yaitu frasa, klausa, kalimat, atau paragraf. Kata-kata yang termasuk dalam konjungsi adalah dan, serta, dan lagipula.
  • Konjungsi Disjungtif
    Jenis konjungsi bersifat disjungsi atau konjungsi yang berguna untuk menghubungkan dua unsur yang saling berlawanan. Kata-kata yang termasuk ke dalam konjungsi ini antara lain maupun, baik… baik, entah… entah, dan atau… atau.
  • Konjungsi Pertentangan
    Berguna sebagai menghubungkan dua unsur gramatikal yang bertentangan. Kata-kata yang termasuk dalam konjungsi adalah sebaliknya, sedangkan, akan tetapi, tetapi, dan namun.
  • Konjungsi Final
    Berguna sebagai menghubungkan dua unsur yang mengandung yaitu supaya, untuk, dan agar.

Baca Juga : Konjungsi Korelatif

  • Konjungsi Waktu
    Berguna sebagai menghubungkan dua unsur yang memiliki hubungan atau keterangan waktu.
  • Konjungsi Sebab
    Berguna untuk menghubungkan dua unsur yang menyatakan hubungan sebab di dalamnya. Adapun kata-kata yang termasuk konjungsi ini yaitu karena itu, sebab, karena, dan sebab itu.
  • Konjungsi Syarat
    Berguna untuk menghubungkan dua unsur yang memiliki hubungan syarat yang ada pada di dalamnya. Kata-kata yang tergolong ke dalam konjungsi adalah jikalau, jika, asalkan, kalau, dan apabila.
  • Konjungsi Akibat
    Berguna untuk menghubungkan dua unsur (kata, frasa, klausa, kalimat, ataupun paragraf) yang mempunyai hubungan akibat di dalamnya. Kata-kata yang termasuk ke dalam konjungsi yakni akibatnya, sampai, dan sehingga. Baca Juga : Konjungsi Kronologis
  • Konjungsi Perbandingan
    Berguna untuk menghubungkan dua unsur yang saling membandingkan atau dua unsur yang memiliki hubungan perbandingan. Kata yang termasuk dalam konjungsi ini yaitu bagaikan, bagai, seakan-akan, seperti, ibarat, sebagaimana, dan umpama.
  • Konjungsi Tak Bersyarat
    Berguna untuk menghubungkan dua unsur yang menyatakan hubungan yang tidak bersyarat. kata-kata yang termasuk dalam konjungsi adalah biarpun, meskipun, dan walaupun.
Baca Juga :  Teknologi WAN

Demikian penjelasan mengenai Konjungsi Penerang. Semoga dapat bermanfaat bagi Anda.

Fauna Australis

Pak Guru
3 min read

Ular Sendok

Pak Guru
3 min read

Cara Membuat Akta Kelahiran

Pak Guru
2 min read