Jenis-Jenis Jaringan Komputer

2 min read

Jenis Jaringan Komputer – terdadapat beberapa jenis dan penjelasannya. Akan di ulas dalam artikel ini. Maka ikuti lah artikel ini sebagai berikut.

Daftar Isi :

Pengertian Jaringan Komputer

Jaringan Komputer adalah jaringan telekomunikasi komputer dapat berkomunikasi satu sama lain dapat bertukar data. Setiap bagian dari jaringan komputer dapat meminta dan menyediakan layanan. Pihak yang meminta atau menerima layanan disebut klien, dan pihak yang menyediakan atau mengirim layanan disebut server.

Baca Juga : Jaringan Nirkabel

Jenis-Jenis Jaringan Komputer

Jenis-Jenis Jaringan Komputer
  • LAN (Local Area Network)
    Ialah jaringan komputer yang dapat menghubungkan komputer di area terbatas seperti sekolah, rumah, laboratorium, universitas, atau kantor, dan mempunyai jaringan sendiri serta peralatan koneksi yang dikelola secara lokal.

    LAN berguna sebagai berbagi sumber daya misalnya datastore dan printer. Jenis jaringan komputer, dapat dibangun dengan perangkat keras yang relatif murah misalnya titik akses nirkabel, hub, adaptor jaringan, serta kabel Ethernet.

    LAN biasanya bergantung pada koneksi kabel sebagai kecepatan dan keamanan. Tetapi, koneksi nirkabel dapat menjadi bagian dari LAN. Kecepatan tinggi dan biaya yang relatif rendah adalah fitur jaringan LAN.
  • WAN (Wide Area Network)
    Merupakan jaringan komputer atau jaringan telekomunikasi yang memanjang pada jarak geografis yang besar, contohnya seluruh negara atau seluruh dunia. sebuah jaringan komputer tipe WAN biasanya terdiri atas beberapa jenis jaringan yang lebih kecil, misalkan LAN atau MAN.

    Perusahaan, lembaga pendidikan dan lembaga pendidikan menggunakan jaringan WAN sebagai berbagi data antara karyawan, siswa, pelanggan, pembeli dan pemasok dari berbagai daerah. Dengan menggunakan WAN, bisnis secara efektif dapat melakukan fungsi sehari-hari tanpa memandang lokasi. Internet ialah contoh WAN publik yang paling terkenal.
  • MAN (Metropolitan Area Network)
    Merupakan jaringan komputer yang dapat menghubungkan pengguna dari sumber daya komputer kearea geografis atau area yang lebih besar dari yang dicakup oleh LAN luas tetapi akan lebih kecil dari area yang dicakup oleh sebuah jaringan area luas (WAN).

    Jenis jaringan ini dapat mencakup rentang dari beberapa kilometer sehingga beberapa puluh kilometer. MAN sering dapat digunakan sebagai menghubungkan beberapa LAN dari jaringan yang lebih luas. Jika jenis jaringan ini dikembangkan, khusus sebagai universitas, makanan kadang-kadang disebut CAN (Campus Area Network).
  • PAN (Personal area network)
    Ialah jaringan komputer yang dapat digunakan sebagai mentransfer data antara perangkat pribadi misalnya komputer, asisten digital pribadi (PDA), tablet, ponsel pintar, konsol permainan video, periferal, dan perangkat hiburan pribadi lainnya.

    PAN digunakan sebagai berkomunikasi antara perangkat pribadi (komunikasi antarpribadi) ataupun menghubungkan perangkat dari jaringan tingkat yang lebih tinggi dan Internet (uplink), dengan salah satu perangkat “master” yang bertindak sebagai router Internet.
Baca Juga :  Pengertian VGA

Baca Juga : Troubleshooting Jaringan dan Penjelasannya

Tipe – Tipe Jaringan Komputer

  • Jaringan Server klien
    Server merupakan komputer yang dapat menyediakan fasilitas sebagai komputer lain pada jaringan. Klien merupakan komputer yang menerima atau menggunakan fungsi yang telah disediakan oleh server. Server dalam jenis jaringan ini dapat disebut sebagai dedicated server karena server bertindak hanya sebagai server yang menyediakan fungsi ke workstation (klien).

Baca Juga : Jaringan Nirkabel

Keuntungan jaringan klien-server

  1. Kecepatan akses lebih tinggi, karena adanya penyediaan fasilitas jaringan dan manajemennya dilakukan secara khusus oleh komputer (server), yang tidak akan dibebani oleh tugas selain dari workstation.
    Sistem manajemen keamanan dan jaringan lebih baik karena pengguna dapat ditugaskan untuk administrator jaringan yang mengelola sistem manajemen dan keamanan jaringan.
  2. Sistem pencadangan yang lebih baik, karena pencadangan dilakukan secara terpusat di server, yang mengamankan semua data yang digunakan dalam jaringan.
  • Jaringan Peer-To-Peer
    Server dalam jenis jaringan ini disebut dengan server yang tidak berdedikasi karena server tidak dapat bertindak untuk server murni tetapi dapat juga bertindak untuk workstation pada saat yang sama. Berarti bahwa setiap workstation dapat bertindak untuk server atau klien.

Keuntungan:

  1. Antar komputer dalam jaringan, fasilitas yang ada pada harddisk, drive, faks atau modem, printer, dan dapat dibagi.
    Biaya operasi relatif rendah dapat dibandingkan dengan jenis jaringan client-server karena mereka tidak dapat memerlukan server yang mempunyai kemampuan khusus sebagai mengatur dan menggunakan peralatan jaringan.
  2. Kontinuitas jaringan tidak dapat tergantung pada server. Jadi jika komputer atau peer sudah mati atau rusak, maka seluruh jaringan tidak terganggu.

Baca Juga : Protokol Jaringan

Kelemahan:

  1. Mengatasi masalah jaringan relatif sulit karena dalam jaringan peer-to-peer, setiap komputer dapat terlibat dalam komunikasi yang ada.
  2. Performa lebih rendah daripada dengan jaringan client-server, karena setiap komputer / Peter harus mengelola pekerjaan atau aplikasi mereka sendiri selain mengelola fungsi-fungsi jaringan.
  3. Sistem keamanan jaringan diatur oleh setiap pengguna dengan mengelola keamanan organisasi masing-masing.
  4. Karena data jaringan didistribusikan pada setiap komputer di jaringan, cadangan harus dibuat dari setiap komputer.
Baca Juga :  Sistem Operasi Linux

Demikian penjelasan yang dapat kamu rangkum. Semoga dapat bermanfaat bagi Anda dan dapat menjawab Pertanyaan.