Jaringan Pada Hewan

2 min read

Jaringan Hewan – Unit yang terkecil dari makhluk hidup ialah sel. Jaringan yang dikelompokkan bersama untuk melakukan suatu fungsi disebut organ-organ seperti organ hati, jantung, paru-paru.

Definisi Jaringan Hewan

Baca Juga : Jaringan Pada Daun

Jaringan-Hewan-2

Jaringan Hewan adalah sebuah jaringan yang terdiri dari kumpulan sel-sel hewan yang mempunyai asal, fungsi, dan struktur yang sama. Pada jaringan dengan struktur khusus dapat memungkinkan sel hewan untuk melakukan fungsi-fungsi tertentu, seperti otot jantung bercabang, yang terhubung ke sel-sel jantung lainnya.

Dalam percabangan membantu dalam kontraksi sel dalam suatu koordinasi. Merupakan kumpulan sel dengan struktur dan fungsi yang sama. Sebuah jaringan dapat disatukan dengan matriks ekstraseluler yang lengket melapisi atau menjalin sel-sel menjadi serat anyaman.

Struktur Jaringan Hewan

1. Jaringan Ikat

Jaringan Ikat ialah sebuah jaringan berdasarkan bentuk, posisi dan struktur. Memiliki fungsi koneksi antar jaringan, mendukung tubuh, mekanisme pertahanan regenerasi dan berperan dalam suhu tubuh. Fitur paling mendasar dari jaringan tersebut ialah bahwa ia terdiri dari bahan antar sel yang terletak di antara sel-sel dan disebut matriks. Matriks ini berbentuk serat yang tidak beraturan.

2. Jaringan Epithelium

Jaringan Epithelium ialah sebuah jaringan yang dapat membatasi dan menutupi pembukaan batang dalam bentuk organ, rongga dan saluran dalam tubuh. Epitel datar melindungi dan membungkus jaringan di bawahnya. Selain itu, fungsi epitel dalam pengertian hewan dirangsang.

3. Jaringan Otot

Jaringan Otot pada hewan sama pada sebuah jaringan otot manusia. Jaringan otot dalam bentuk sel dan serat diatur untuk menggerakkan anggota badan. Ada kesadaran selama proses pergerakan dan beberapa tidak menyadarinya. Serat otot mengandung aktin dan flamen miosin (benang).

Baca Juga : Jaringan Syaraf Tiruan

Baca Juga :  Pengertian Fisiologi

Miosin aktin dan bersifat kontraktil, memungkinkan anggota untuk memanjangkan dan memperpendek otot mereka. Jaringan otot terbagi menjadi 3 bagian, yaitu otot polos, jaringan otot belang, dan otot jantung.

  • Otot Sederhana
    Otot Sederhana merupakan sel pada otot polos membentuk seperti gulungan dengan panjang 20 dan 500 milimikron. Hanya ada satu nukleus dan berada di tengah sel. Kontraksi otot polos dipengaruhi oleh sistem saraf yang berasal pada saraf otonom.
  • Otot Lurik (Otot Rangka)
    Otot Lurik merupakan otot yang membuat daging dalam tubuh binatang. Otot ini berbentuk silindris dan sangat panjang, akan tetapi tidak memiliki cabang di ujungnya. Bergerak pada bawah kesadaran. Ketika otot ini digunakan terus menerus, ia menjadi lelah.

    Sel yang dapat mengandung sistem saraf yang berasal dari saraf pusat. Otot yang bergaris dapat berkontraksi dengan kuat dan cepat. Otot belang ditemukan dibagian besar otot rangka.
  • Otot Jantung
    Otot Jantung merupakan kombinasi otot polos dan otot lurik. Otot jantung, komposisinya menunjukkan komposisi otot belang, tetapi cara kerjanya seperti otot polos yang berkontraksi secara otomatis dan ritmik.

4. Jaringan Saraf

Jaringan Saraf merupakan sebuah jaringan yang dapat membentuk sebuah sistem saraf. Hewan mempunyai keberanian untuk bergerak seperti manusia. Sistem saraf sangat sensitif terhadap lingkungan, sehingga saraf mengontrol otot-otot gerakan hewan dalam kehidupan sehari-hari.

Jaringan saraf terdiri dari sel-sel saraf yang disebut neuron. Untuk bertahan hidup, neuron disuplai dengan makanan melalui neuroglia terdekat. Neuron memiliki tubuh sel, neurit (akson) dan dendrit.

Baca Juga : Jaringan Pengangkut

Ada tiga jenis sel jaringan saraf. Yakni motor neuron (Efferent neuron), sel-sel saraf penghubung (asosiasi), dan sel-sel saraf sensorik.

  • Saraf Motorik (Neuron Eferen)
    Tugas saraf motorik ialah mengarahkan kedalam eksitasi dari sistem saraf pusat ke efektor. Effektoranteil terdiri dari kelenjar dan otot. Setelah efektor menerima rangsangan, tubuh merespons.
  • Saraf Sensorik (Neuron Aferen)
    Saraf penghubung bertanggung jawab untuk koneksi saraf sensorik dan motorik. Terhubung antara saraf. Saraf terhubung oleh akson.
  • Saraf Konektor (Asosiasi)
    Saraf sensorik bertanggung jawab untuk pengiriman rangsangan dari organ reseptor ke sistem saraf pusat, yaitu pada sumsum tulang belakang dan pada otak.

    Sekelompok pada sel saraf sensorik berkumpul sebagai bentuk ganglion yang akan terus pada sumsum tulang belakang. Pada akson sensorik neuron, akan membawa sebuah rangsangan yang mengarah ke sistem saraf pusat.
Baca Juga :  Hasil Kebudayaan Mesolitikum

Demikian artikel yang dapat kami sampaikan yaitu tentang Jaringan Pada Hewan. Semoga bermanfaat untuk Anda.

Fungsi Dinding Sel

Pak Guru
2 min read

Pengertian Fisiologi

Ika Evitasari
2 min read

Ular Tikus

Pak Guru
3 min read