Jaringan Pada Daun

2 min read

Jaringan Daun – terdapat struktur, penjelasan, dan fungsi-fungsinya. Selengkapnya akan di bahas sebagai berikut.

Daun

Daun

Baca Juga : Jaringan Saraf

Daun – Merupakan salah satu organ tanaman yang tumbuh dari cabang, biasanya hijau (dengan klorofil) dan terutama bertindak sebagai penangkap energi dari sinar matahari sebagai fotosintesis.

Daun adalah organ penting untuk tanaman, karena tanaman ialah termasuk organisme autotrof dan harus memenuhi kebutuhan energi mereka sendiri dengan mengubah energi matahari menjadi energi kimia.

Jaringan Daun

Jaringan-Daun

Jaringan Daun – Ialah Proses pertumbuhan dan perkembangan daun sangat berbeda dari proses pertumbuhan yang terjadi di akar atau batang. Karena proses pertumbuhan pada daun sangat terbatas.

Fungsi daun sebagai komponen tanaman adalah fotosintesis atau produksi bahan makanan nabati. Selain itu, daun memiliki fungsi lain sebagai bantuan evakuasi untuk peristiwa penguapan dan mutasi, yang berfungsi sebagai tempat pertukaran gas O2 dengan CO2 karena gutatoda dan stomata.

Struktur Bagian Daun

Ada 2 bagian struktur daun, yaitu struktur bagian dalam daun dan struktur bagian luar daun.

1. Struktur Luar Daun

Daun yang sempurna mempunyai 3 bagian luar, yaitu

  • Pelepah Daun
    Berfungsi untuk duduk daun di tangkai.
  • Helai Daun (Lamina)
    Adalah salah satu bagian terpenting dari sebagian besar daun karena memiliki fungsi utama daun, yang bertindak sebagai organ fotosintesis yang paling dominan. Bentuk daun nya sangat beragam, bisa tipis atau tebal.

Baca Juga : Jaringan Ikat

  • Tangkai Daun (Petiolus)
    Di gunakan untuk menghubungkan tangkai atau tangkai dengan daun daun.

2. Struktur Bagian Dalam Daun

Adapun struktur dalam struktur jaringan daun, termasuk:

Baca Juga :  Pengertian Hewan dan Berbagai Jenisnya

a. Epidermis
Merupakan lapisan luar sel hidup dari daun. Jaringan ini menjadi sebuah epidermis bawah dan atas. Fungsi epidermis daun adalah sebagai melindungi jaringan pada bawahnya.

b. Jaringan Mesofil
Jaringan ini dibagi menjadi dua area, yaitu jaringan palisade dan jaringan spons.

  • Jaringan Tiang (Jaringan Palisade)
    Adalah jaringan yang terdapat banyak kloroplas dan berperan sebagai produksi makanan. Salah satu fitur dari jaringan palisade ini adalah sel-selnya membentuk silinder dan padat.
  • Jaringan Bunga Karang (Jaringan Spons)
    adalah jaringan yang berongga dapat membandingkan dengan sebuah jaringan palisade. Jaringan spons dapat berfungsi untuk penyimpanan makanan cadangan.

c. Berkas Pembuluh Angkut
Pembuluh ini dibagi menjadi 2 Xylem (Pembuluh Kayu) dan Floem (Pembuluh Tapis).

  • Xilem (Pembuluh Kayu)
    Xilem dapat berfungsi untuk mengangkut mineral pada daun dan air, sedangkan Xilem pada batang bertindak sebagai pembawa tanaman.
  • Floem (Pembuluh Tapis)
    Floem ini mengedarkan hasil fotosintesis dari daun ke semua bagian tanaman.

d. Jaringan Tambahan Pada Daun
Jaringan tambahan pada daun mengandung sel-sel khusus yang biasa ditemukan dalam daun mesofil, seperti sel kristal dan kelenjar.

e. Stomata
Stomata bertindak sebagai organ pernapasan. Stomata mengekstrak CO2 dari udara sebagai menggunakannya sebagai bahan untuk fotosintesis dan melepaskan O2 melalui fotosintesis.

Stomata terletak di epidermis bawah. Tumbuhan yang lebih tinggi selain stomata juga bernapas melalui lentisel pada batangnya.

Jenis-Jenis Jaringan Daun

Berikut jenis-jenis spesies daun

  • Daun Skala
    Daun skala atau cataphylls ditemukan kecil, rimpang, kasar, daun pelindung yang menjebak dan melindungi kuncup. Daun benih atau kotiledon adalah daun yang dimodifikasi yang terjadi pada tanaman embrionik dan berfungsi untuk organ penyimpanan.

Baca Juga : Jaringan Otot

  • Duri
    Jenis duri atau daun jarum tersebut termasuk dalam sebuah jenis tanaman yaitu jenis konifera seperti pohon salam, pinus, dan cemara. Biasanya tanaman ini memiliki kulit lilin dengan stomata cekung.

    Untuk mencegah kekeringan, dan sebagian besar memiliki saluran resin di kedua sisi sistem pembuluh darah. Dipercaya bahwa resin membantu mencegah dan mencegah kerusakan serangga.
  • Daun Penyimpanan
    Tingkat biasanya ditemukan di umbi dan sukulen, daun ini bertindak sebagai organ penyimpanan makanan.
  • Menyirip
    Daun vena atau vena retikuler, yang bercabang pembuluh darah dari tulang rusuk utama dan kemudian membelah menjadi vena halus, yang kemudian bersatu untuk membentuk jaringan yang rumit.

    Sistem pembuluh darah terperangkap sehingga daun lebih tahan terhadap retak daripada kebanyakan daun paralel berurat. Jaringan venation dapat bentuk daun venation yang berbulu atau sebagai Palmationsnetz.
  • Paralel
    Daun paralel berurat ialah sejenis daun yang mempunyai banyak pembuluh darah. Pada dasarnya sejajar satu sama lain dan secara lateral dihubungkan oleh pembuluh darah kecil dan lurus.

    Jenis urat paralel yang paling umum biasanya ditemukan pada tanaman keluarga rumput, di mana pembuluh darah mengalir dari pangkal ke atas daun.
  • Duri dan Sulur
    Duri dan sulur biasanya ditemukan di tanaman barberry dan kacang, daunnya dimodifikasi secara khusus untuk melindungi tanaman atau mendukung batang.
Baca Juga :  Jaringan Pengangkut

Demikian artikel yang dapat kami buat yaitu tentang Jaringan Daun. Semoga dapat bermanfaat untuk Anda.

Jaringan Kolenkim

Ika Evitasari
1 min read

Jaringan Darah

Ika Evitasari
2 min read

Jaringan Pada Hewan

Ika Evitasari
2 min read
SELAMAT DATANG
Selamat Membaca Artikel yang Kami Bagikan, Semoga Dapat Membantu, Kritik dan Saran Silahkan Hubungi Kami [email protected]