Jaringan Dasar

2 min read

Jaringan Dasar – Disebut juga sebagai sebuah jaringan parenkim. Jaringan ini yang dapat mengisi ruang antara jaringan. Selengkapnya akan dibahas dengan artikel sebagai berikut.

Definisi Jaringan Dasar

Baca Juga : Jaringan Syaraf Tiruan

Jaringan-Dasar-1

Jaringan Dasar merupakan jaringan dasar dibagi menjadi tiga jaringan berdasarkan tingkat penebalan dinding sel, diantaranya kolenkima, parenkim, dan scerenkima.

Beberapa parenkim yang mengandung klorofil juga disebut sebagai chlorenchymas karena mereka memiliki fungsi unik sebagai tempat fotosintesis.

Jaringan parenkim disebut juga sebagai jaringan dasar, karena jaringan ini yaitu jaringan pengisi antar jaringan dalam tubuh tanaman. Jaringan ini mencakup jaringan yang merismatik sehingga dapat membentuk jaringan lain.

Sel parenkim cenderung bulat dengan dinding sel tipis dan kaya akan protoplasma. Fitur yang mirip dengan jaringan meristem dapat menjadikan jaringan parenchyma jaringan dewasa yang merismatik dan juga dapat membentuk jaringan lain.

Fungsi Jaringan Dasar (Parenkim)

Baca Juga : Jaringan Darah

Jaringan-Dasar-Parenkim

Jaringan parenkim mempunyai banyak fungsi pada tanaman. Ini karena jaringan ini dapat mengisi ruang tanaman. Klasifikasi parenkim juga didasarkan pada fungsinya. Fungsi jaringan parenchyma atau jaringan dasar ialah:

1. Membentuk Jaringan Lain

Jaringan parenkim ini terdiri dari sel-sel hidup yang secara alami merismatik. Beberapa jaringan dalam tanaman terbentuk dari jaringan parenkim seperti palisade korteks.

2. Tempat Untuk Fotosintesis

Proses fotosintesis langsung di bagian hijau tanaman, yang sebagian terjadi pada daun dan juga batang muda. Mesofil daun tersusun atas jaringan palisade, parenkim, dan spons. Dua jaringan parenkim yang membentuk mesofil daun mengandung banyak kloroplas, organel yang mengandung pigmen klorofil yang mampu menangkap dari energi cahaya Menyimpan Udarasebagai fotosintesis.

Baca Juga :  Jaringan Syaraf Tiruan

Sedangkan enzim klorena ialah parenkim pada batang muda yang dapat mengandung sebuah kloroplas. Ini membuat sel parenkim menjadi tempat fotosintesis di mana senyawa karbohidrat terbentuk yang dibutuhkan tubuh tanaman itu sendiri dan organisme lain.

3. Menyimpan Udara

Dalam kelompok tanaman air (hidrofit) ada parenkim, yang bertugas sebagai menyimpan udara. Untuk memudahkan pertukaran udara antar sel dalam tubuh tanaman. Parenkim penyimpan udara umumnya di tangkai, seperti yang diamati pada eceng gondok, di mana tangkai diisi dengan udara.

4. Penyokong Tubuh

Empulur yang terletak di tengah-tengah tubuh tanaman, bertindak sebagai pertumbuhan tubuh tanaman, yang juga mendukung tubuh tanaman.

Baca Juga : Jaringan Pada Hewan

5. Menyimpan Air

Kelompok tanaman yang tinggal di daerah kering dan gurun (xerophytes) serta di rawa-rawa (epifit) memiliki jaringan parenkim yang tugasnya adalah menyimpan air. Seperti yang bisa dilihat dengan kaktus, batang yang dipotong mengandung banyak air.

Parenkim air berperan dalam menyimpan air sebagai kebutuhan sel-sel tubuh. Di daerah kering atau kering, tanaman harus beradaptasi dengan kondisi ini dengan menyimpan air di jaringan parenkim.

6. Transportasi Ekstrasvaskular

Jaringan parenkim bertindak untuk transpor ekstrasvaskular, yaitu sebagai transpor jaringan nontransporting. Pengangkutan air dan mineral yang tertutup xilem diangkut secara ekstravaskuler.

Endodermis yang terjadi pada bagian akar ini mengatur jumlah air yang diangkut oleh xilem. Transportasi ekstravaskular adalah dengan difusi, yang mengangkut berbagai senyawa kimia, termasuk glukosa, hormon, gas, air dan mineral, ke dalam tubuh tanaman.

7. Menyimpan Cadangan Makanan

Parenchyma umumnya memiliki vakuola besar yang berfungsi sebagai cadangan makanan. Jaringan kortikal yang mendasari epidermis adalah parenkim yang pada umumnya digunakan untuk menyimpan cadangan makanan di batang atau akar. Parenchyma, yang membentuk transportasi, juga memainkan peran dalam konservasi cadangan makanan.

Baca Juga :  Jaringan Darah

Glukosa yang dihasilkan dari fotosintesis diubah menjadi pati untuk cadangan makanan yang dapat digunakan sebagai ketika lingkungan berubah atau ketika tanaman diam. Parenchyma juga menyimpan cadangan makanan dalam biji yang digunakan untuk pengembangan benih selama perkecambahan.

Macam-Macam Jaringan Dasar

Macam-macam jaringan parenkim dalam tubuh tumbuhan meliputi:

  • Jaringan parenkim udara (aerenchyma)
  • Tandai jaringan parenkim
  • Jaringan parenkim kortikal
  • Jaringan parenkim endodermal
  • Jaringan transportasi parenkim
  • Jaringan parenkim daun (daun mesofil)
  • Jaringan Chlorenchyme

Demikian artikel yang dapat kami sampaikan, yaitu tentang Jaringan Dasar. Semoga bermanfaat bagi Anda semua.

Pengertian Fisiologi

Ika Evitasari
2 min read

Ular Tikus

Pak Guru
3 min read

Fungsi Membran Sel

Pak Guru
2 min read