Jaringan Darah

2 min read

Jaringan Darah – Terdiri dari pengertian dan jenis-jenisnya. Selanjutnya akan dibahas secara lengkap pada artikel dibawah sebagai berikut.

Daftar Isi :

Jaringan Darah

Jaringan-Darah-1

Baca Juga : Jaringan Dasar

Jaringan Darah – Merupakan cairan yang mengangkut oksigen dan zat yang dibutuhkan pada sebuah jaringan tubuh, mengangkut bahan kimia metabolisme dan melindungi tubuh dari virus dan bakteri. Istilah medis untuk darah dimulai dengan kata hemo atau hemato, yang berasal dari bahasa Yunani haima dan berarti darah.

Pada serangga, darah (hemolymph) tidak terlibat dalam sirkulasi oksigen. Oksigen pada serangga bersirkulasi melalui sistem trakea dalam bentuk saluran yang mengalirkan udara langsung ke jaringan tubuh. Darah serangga mengangkut zat ke jaringan tubuh dan menghilangkan sisa metabolisme.

Macam-Macam Komponen Darah

1. Plasma Darah

Plasma-Darah

Plasma darah adalah komponen cairan darah. Plasma darah dapat mengisi 55 hingga 60 persen volume darah dalam tubuh. Secara khusus, plasma darah sekitar 92 persen air dan 8 persen sisanya adalah karbon dioksida, glukosa, asam amino (protein), vitamin, lemak, dan garam mineral.

Tugas utama plasma merupakan untuk mengangkut sel darah, yang kemudian beredar di dalam tubuh bersama dengan nutrisi, limbah tubuh, antibodi, protein pembekuan, dan bahan kimia seperti hormon dan protein yang mendukung keseimbangan cairan pada tubuh. Protein koagulasi yang terbawa plasma akan bekerja dengan trombosit sebagai mempercepat proses pembekuan pada darah.

2. Sel Darah

Sel-Darah

Ketika plasma darah 55 hingga 60 persen, sel-sel darah mengisi sisanya, yaitu sekitar 40 hingga 45 persen. Secara khusus, terdiri dari sel darah putih, sel darah merah, dan trombosit.

Baca Juga :  Jaringan Pada Hewan

Diketahui bahwa sel darah merah berwarna merah tebal dan memiliki banyak sel darah. Bentuk bundar, yang disediakan di tengah dengan cekungan (bikonkaf). Salah satu sel darah merah unik yang memiliki protein khusus yang disebut hemoglobin.

Hemoglobin tidak hanya memberi warna merah yang khas, tetapi juga membantu sel-sel darah merah mengantarkan oksigen dari paru-paru, yang bersirkulasi ke seluruh tubuh, dan mengangkut karbon dioksida kembali ke paru-paru dari seluruh tubuh untuk dilepaskan. Persentase volume darah total yang terdiri dari sel darah merah disebut hematokrit.

Tidak seperti sel lain, sel darah merah tidak memiliki nukleus sehingga mereka dapat dengan mudah mengubah bentuknya. Inilah yang membantu sel darah merah untuk beradaptasi saat mereka melakukan perjalanan melalui pembuluh darah yang berbeda dalam tubuh.

a. Sel Darah Putih (Leukosit)
Sel darah putih memiliki jumlah yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan sel darah merah. Namun demikian, sel darah putih memenuhi tugas non-bercanda memerangi virus, infeksi jamur bakteri yang memicu perkembangan penyakit. Alasannya adalah sel darah putih menghasilkan antibodi yang membantu memerangi zat asing ini.

Baca Juga : Jaringan Saraf

Sel darah putih diproduksi oleh sumsum tulang dengan berbagai jenis yang berbeda, termasuk neutrofil, limfosit, monosit, eosinofil dan basofil. Setiap orang memiliki pekerjaan yang sama untuk menjaga sistem kekebalan tubuh. Umur sel darah putih cukup panjang dan mungkin beberapa bulan atau tahun, hari, dan tergantung pada jenisnya.

b. Trombosit (Keping Darah)
Trombosit sedikit berbeda dari sel darah putih dan merah dan sebenarnya bukan sel, melainkan fragmen sel kecil. Trombosit berperan penting dalam pembekuan darah saat tubuh terluka. Sebenarnya, trombosit bersama dengan blokade benang fibrin untuk menghentikan peringatan dan pada saat yang sama merangsang pertumbuhan jaringan baru pada daerah luka.

Baca Juga :  Simbiosis Komensalisme

Fungsi Darah pada Manusia

Darah ini lebih tebal dibandingkan air dan terasa lebih lengket. Suhu darah 38 derajat Celcius adalah 1 derajat lebih tinggi dari suhu tubuh. Secara umum, fungsi darah manusia dibagi menjadi tiga area:

  • Regulasi
    Ini berarti darah membantu menjaga keseimbangan dalam tubuh.
  • Transportasi
    Darah mengangkut oksigen ke paru-paru pada sel untuk respirasi seluler (metabolisme sel). Karbon dioksida dikembalikan oleh darah ke paru-paru dan akhirnya dilepaskan saat bernafas.
  • Proteksi
    Mencegah kehilangan darah atau menyumbat area yang terluka. Atau sel darah putih dan rasul lain memainkan peran penting dalam sistem kekebalan tubuh.

Demikian artikel yang dapat kami sampaikan yaitu tentang Jaringan Darah. Semoga dapat bermanfaaat untuk Anda.

Kromosom Adalah

Pak Guru
2 min read

Jaring-Jaring Makanan

Pak Guru
3 min read

Jaringan Kolenkim

Ika Evitasari
1 min read