Jambu Jamaika

2 min read

Jambu jamaika – Pada Kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai buah jambu yang enak dan manis yaitu jambu jamaika, pada pertemuan sebelumnya kita telah menulis mengenai beberapa jenis jambu yuk proses nya di bawah ini.

Apa Itu Jambu Jamaika?

Jambu jamaika

Jambu Jamaika adalah jambu biji yang memiliki kulit merah muda ketika tidak matang dan berubah menjadi hitam di usia tua. Daging buahnya lebih tebal dari kebanyakan Jambu Air dan tekstur buahnya lebih halus.

Tanaman jambu ini dari produk vegetatif dapat berbuah pada usia 9 hingga 13 bulan, dan hasil generatif dapat berbuah pada usia 2 hingga 3 tahun. Jambu Jamaika adalah buah lokal, tetapi manfaatnya membuatnya mahal di pasar.

Ciri – Ciri Jambu Jamaika

Pohon buah ini adalah pohon jambu berukuran sedang dan dapat mencapai diameter hingga 15 meter. Mereka memiliki batang sepanjang 20 hingga 45 cm yang bercabang menjadi dedaunan rendah dan lebat sampai bulat dan memberikan banyak naungan.

Daunnya saling berhadapan, dengan bilah daun dengan tekstur kaku dan tebal, bentuk daun memanjang dengan panjang 15-38 cm dan lebar 7-20 cm dengan batang pendek 1-1,5 cm. Warna daunnya hijau dan daunnya kemerahan di usia muda.

Manfaat Jambu Jamika

Dibandingkan dengan jambu lainya, buah jambu jamaika ini lebih padat, lebih tebal dan lebih lembut, dengan kulit merah gelap, kuning keunguan atau dilapisi keputihan. Ternyata tidak hanya jambu yang lezat dan segar memiliki banyak manfaat kesehatan. Berikut beberapa keunggulan Jambu Biji atau Gua Bol yang bisa kita dapatkan:

Baca Juga :  Cara Menanam Kentang

1. Baik untuk kesehatan mata

Salah satu nutrisi dalam jambu biji adalah vitamin A. Sudah diketahui bahwa manfaat vitamin A sangat baik untuk kesehatan mata, sehingga penggunaan jambu Jamaika dalam porsi yang cukup dapat membantu menjaga kesehatan mata dan melindunginya dari berbagai penyakit atau masalah kesehatan.

2. Pencernaan lancar

Manfaat serat dalam jambu Jamaika memiliki efek positif pada sistem pencernaan. Rajin makan buah ini menyebabkan pencernaan menjadi lancar dan menghindari gangguan pencernaan seperti konstipasi atau sembelit.

3. Mencegah dan mengatasi diabetes

Meskipun memiliki rasa yang cukup manis, mengonsumsi buah jambu tidak memiliki dampak negatif pada kadar gula darah. Hanya konsumsi buah ini dapat membantu menurunkan kadar gula darah sehingga dapat dikonsumsi oleh siapa saja, termasuk penderita diabetes. Selain jambu Jamaika, manfaat ubi pada diabetes dan manfaat buah naga pada diabetes sering digunakan untuk mengobati diabetes.

4. Kurangi demam

Jika seorang anak atau anggota keluarga lainnya mengalami demam, jangan panik. Di sekitar kita ada banyak tanaman obat yang dapat menurunkan suhu tubuh, termasuk daun, biji dan buah jambu. Bahan-bahan ini bisa dimasak dan diminum pada orang dengan demam untuk menormalkan suhu tubuh mereka.

5. Meringankan kanker

Jambu Jamaika juga mengandung vitamin C, yang cukup tinggi untuk mengobati sariawan. Jika Anda menginginkan sesuatu yang lebih praktis, Anda bisa memanfaatkan manfaat Albothyl atau manfaat perawatan lembut untuk menghadapi kanker yang sangat menyebalkan.

Cara Menanam Jambu Jamaika

Tanaman ini Temperaturnya antara 18 dan 28 ° C, jumlah presipitasi mencapai 500 per tahun, intensitas cahaya pada 40 hingga 80% dan kelembaban pada 50 hingga. Lahan merupakan hal utama buat budidaya jambu jamaika penanaman jambu biji adalah Inceptisol, meskipun Ultisol dan Oxisol bagus untuk ditanam, tetapi pemupukan dan kalsifikasi harus dilakukan terlebih dahulu

Baca Juga :  Budidaya Kroto

1. Penyediaan Benih Jambu Jamaika

Sebagian besar biji jambu jamiaka dapat diproduksi secara alamai serta di jangkok. Namun, untuk melestarikan tanaman yang tumbuh cepat, disarankan untuk memilih hasil vegetatif. Tetapi jika Anda tidak ingin rumit, Anda bisa mendapatkan benih dengan membeli di toko pabrik. Pilih benih Anda dengan kualitas terbaik, terbebas hama, daun hijau segar yang, batangnya kuat.

2. Proses Penanaman Benih Jambu Jamaika

Tanah tempat jambu ditanam pertama kali dibersihkan dari gulma atau tanaman mengganggu lainnya dan kemudian dilonggarkan. Buat lubang tanam 60x60x60cm. Lalu tanahnya diberi cangkang untuk menutupi media lubang tanam ketika benih siap untuk ditanam.Biarkan tanaman di bawah sinar matahari beberapa hari untuk membunuh bakteri dan menghilangkan racun tanah.

Baca Juga : Budidaya Jangkrik

Setelah semuanya siap, tanam segera. Angkat karung perlahan lahan supaya tak mengganggu akar dan media tanam. Kemudian jambu jamaika letakan di dalam isi media tanaman yang disiapkan sebelumnya, tutup dan tuangkan sesuai kebutuhan. Berikan tiang bambu agar tanaman tidak mudah roboh.

3. Perawatan Jambu Jamaika

Pada umur 9-13 bulan, buah tersebut dapat berbuah pesat yang memiliki hasil generasi. buahan, tanaman jambu biji harus selama 7 hingga 7 hari.

Perawatan lain yang juga harus dilakukan, yaitu penyiangan gulma di sekitar tanaman, tuangkan 1-2 kali ketika musim hujan cukup untuk menyiram 1 kali sesuai dengan kelembaban media pertumbuhan.

Baca Juga : Budidaya Kroto

Masa Memanen

Buah Jambu Jamaika apabila wes masak dengan rata atau merah kemerahan. Buahnya lembut dan berbau baik. Setelah dimasak di dalam pokok itu, buah-buahan itu jatuh serta-merta dan hancur. Segera pilih jika buah mempunyai tanda masakan. Pilih buah dengan menahannya dengan tangan kiri dan memotong tangkai dengan tangan kanan anda. Gunakan gunting tumbuhan steril. Berhati-hati ketika menuai buah-buahan supaya mereka tidak akan jatuh atau gugur.

Baca Juga :  Jamur Merang

Bilas buah-buahan dengan berbagai jenis air bersih. Jemur di tampah lantas paketkan dalam kotak atau kantung plastik. Atur dengan rapi agar buah tetap bergerak saat berkendara ke tempat penjualan atau pemrosesan

Nah Selesai sudah pembahasan Jambu Jamika semoga bermanfaat.Nantikan artikel selanjut nya di pakguru.co.id

Cara Budidaya Jamur

Pak Guru
6 min read

Daun Bawang Merah

Pak Guru
3 min read

Ular Tikus

Pak Guru
3 min read