Ikan Kakap

3 min read

Ikan Kakap merupakan ikan yang dapat di hidup di berbagai macam jenis air seperti air laut, air payau, atau air tawar.

Apa Itu Ikan Kakap?

Ikan Kakap adalah keluarga ikan laut yang hidup berkelompok berdasarkan karang atau terumbu karang. Memiliki tubuh bulat dan datar dengan sirip memanjang di sepanjang punggung. Jenis kakap yang umum di Indonesia adalah spesies kakap Merah. Beberapa spesies lain yang juga umum ditemukan adalah Kakap Kuning, Kakap Hitam dan lainnya.

Ikan kakap adalah ikan yang hidup di perairan transisi, sehingga kakap dapat hidup di air laut, air payau hingga air tawar. Ada beberapa jenis kakap, tetapi yang paling terkenal di Indonesia adalah Kakap Merah dan Kakap Putih.

Jenis – Jenis Ikan Kakap

Ikan Kakap

Baca Juga : Budidaya Ikan Lele

Meskipun masyarakat umumnya hanya mengenal dua jenis kakap, yaitu Kakap Merah dan Kakap Putih, sebenarnya ada beberapa jenis kakap yang dapat ditanam.

1. Kakap putih

Kakap Putih memiliki sifat fisik berupa bentuk tubuh yang agak memanjang, lengkungan punggung yang tinggi dan penurunan tajam ke kepala dan tanpa gigi. Keunikannya adalah garis pinus mengalir melalui mata.

Panjang tubuh kakap putih bisa mencapai 170 cm dengan warna tubuh bagian atas hitam-cokelat dan bagian bawah putih-perak. Sedangkan sirip ekor dan dubur berwarna hitam.

2. Kakap merah

Di dunia penangkapan ikan, Kakap Merah dikenal sebagai Kakap. Meskipun diketahui bahwa ada banyak spesies, hanya ada tiga spesies yang dapat dibudidayakan, Lutjanus argentimaculatus, L. Johnii dan L. Altifrontalis. Dibandingkan dengan Kakap Putih, tubuh Kakap Merah cenderung lebih pendek dan lebih luas dan memiliki warna merah.

Baca Juga :  Budidaya Kopi

3. Kakap emas

Kakap yang satu ini dijuluki Kakap Emas. Ini didasarkan pada warna tubuh dalam bentuk bintik-bintik emas. Panjang jenis kakap ini mencapai 91,3 cm.

4. Kakap Batu

Batu Kakap ditandai dengan mata besar, garis rahang hanya meluas ke pusat mata, warna tubuh bagian atas berwarna coklat kemerahan dan ada warna perak kecil di kepala dan perut. Panjang tubuh Batu Kakap hanya mencapai 32 cm, relatif kecil dibandingkan jenis kakap lainnya.

Baca Juga : Budidaya Ikan Gurame

Apa Manfaat Ikan Kakap?

Sudah diketahui bahwa makan ikan sangat dianjurkan oleh ahli gizi untuk menutupi asupan harian nutrisi dan vitamin dalam ikan, salah satunya adalah Kakap Merah, yang selain rasanya yang enak Kakap Merah juga kaya akan manfaat kesehatan.

Berikut manfaat kesehatan dari Ikan Kakap :

1. Mengandung Selenium

Selenium adalah antioksidan yang mengusir radikal bebas yang menyebabkan kerusakan DNA yang dapat menyebabkan rheumatoid arthritis, kanker dan penyakit jantung.

Kakap Merah (berat 100 gram) mengandung hampir 70% dari jumlah selenium yang disarankan untuk pria dan wanita dewasa yang mengonsumsi 2.000 kalori. Selenium dapat mendukung fungsi sel darah putih dan diperlukan agar tiroid berfungsi dengan baik.

Efek antioksidan selenium ditingkatkan oleh kombinasi dengan vitamin E. Sajikan ikan kaya selenium seperti kakap merah dengan makanan kaya vitamin E seperti asparagus, ubi jalar manis atau gelap, sayuran berdaun hijau seperti bayam, lobak hijau atau kangkung.

2. Kaya Akan Vitamin A

Setiap porsi (3 ons) schnapps yang dimasak mengandung 14% lebih banyak vitamin A daripada persyaratan yang disarankan untuk wanita dewasa dan 10,8% untuk pria.

Vitamin A penting untuk sistem kekebalan tubuh serta untuk produksi dan pemeliharaan tulang dan kesehatan kulit dan mata. Vitamin A juga berperan dalam reproduksi dan diferensiasi sel.

Baca Juga :  Budidaya Ikan Patin

Baca Juga : Budidaya Ikan Nila

Meminum cukup vitamin A setiap hari dapat mengurangi risiko masalah mata seperti katarak atau degenerasi makula terkait usia. Vitamin A adalah nutrisi yang larut dalam lemak dan membutuhkan sumber lemak makanan yang diserap oleh usus.

3. Mengandung Kalium

Kakap Merah mengandung 444 miligram, atau 9,4% dari kebutuhan potasium harian Anda, dengan porsi 3 ons daging kakap merah yang dimasak. Kalium adalah zat yang dapat bermanfaat sebagai mineral dan elektrolit.

Ini diperlukan oleh tubuh untuk memicu enzim yang dibutuhkan dalam metabolisme energi dan untuk mengontraksi jantung dan otot rangka dengan benar.

Pola makan yang tidak mengandung cukup kalium dapat meningkatkan risiko stroke, tekanan darah tinggi, osteoporosis, dan batu ginjal. Seseorang juga bisa mendapatkan kekurangan kalium jika dia terlalu banyak mengonsumsi natrium.

Tanyakan kepada dokter Anda bagaimana mengurangi asupan natrium dan dengan aman meningkatkan tingkat kalium dalam tubuh Anda agar sistem berfungsi dengan baik.

4. Mengandung Omega 3

Kakap Merah mengandung 00:31 gram asam lemak omega-3 dalam setiap porsi 100 gram. Tingkat asam lemak omega-3 hampir sama dengan tingkat 3 ons udang, lele, kepiting atau kerang.

American Heart Association (AHA) melaporkan bahwa konsumsi ikan secara teratur dengan banyak asam lemak omega-3 dapat menurunkan risiko penyakit jantung, arteriosclerosis (penyumbatan pembuluh darah), dan kolesterol tinggi.

AHA juga merekomendasikan agar orang dewasa dan wanita yang tidak hamil mengkonsumsi 3,5 ons ikan bakar atau panggang dua kali seminggu. Wanita hamil dan anak-anak tidak boleh makan Kakap Merah lebih dari beberapa kali sebulan untuk mencegah kontaminasi merkuri.

Panduan Cara Budidaya Ikan Kakap

Dalam budidaya ikan kakap perlu keterampilan dan materi pembudidayaan nya disini lah kita akan mengupas dalam cara budidaya ikan kakap

1. Pemilihan lokasi

Pemilihan lokasi merupakan faktor penting dalam budidaya Kakap. Karena kondisi tanah yang cocok, kakap tumbuh tanpa hambatan. Kakap diketahui memiliki toleransi yang tinggi terhadap salinitas, yang berarti Kakap dapat hidup dalam semua kondisi air. Baca Juga : Budidaya Ikan Patin

Baca Juga :  Budidaya Melon

Budidaya kakap dapat dilakukan di kolam, kolam atau daerah pantai, sambil menjaga kualitas air yang digunakan. Karena kakap berasal dari daerah tropis, suhu kolam harus disesuaikan dengan habitat aslinya. Suhu gambut yang ideal untuk pengembangbiakan kakap adalah 27 hingga 32 derajat Celcius.

2. Pemberian makanan

Schnapper adalah jenis ikan karnivora, artinya Schnapper memainkan peran yang lebih besar dalam memakan hewan lain, termasuk plankton, gurita, udang dan ikan kecil. Kakap juga bisa diberi makan dalam bentuk pelet.

3. Reproduksi Ikan Kakap

Schnapper adalah ikan hermafrodit (androgini) yang dapat mengubah jenis kelamin karena faktor variabilitas. Pada tahap awal pertumbuhan, kakap usia 1 hingga 2 tahun cenderung membiakkan testis, mengubahnya menjadi ikan jantan. Namun, ikan menjadi betina setelah memasuki usia 5 hingga 6 tahun. Perkawinan atau perkalian dari kakap biasanya di musim hujan.

Pada saat proses pemijahan, perbedaan gender antara pria dan wanita dapat dilihat dari ukurannya. Kakap jantan lebih kecil dan lebih ramping dari ikan betina.

4. Masa Memanen

Setelah masa pemeliharaan satu tahun berakhir atau kakap mencapai berat sekitar 500 hingga 1000 gram, kakap dapat dipanen. Jika ada kakap yang beratnya lebih dari 1 kg, ikan tersebut harus digunakan sebagai stok pengembangbiakan. Peralatan yang dibutuhkan untuk memanen kakap adalah jaring atau tiriskan.

Baca Juga : Ikan Koi

Ada dua teknik panen yang bisa Anda coba, yaitu panen selektif dan total panen. Dalam pemanenan selektif, hanya sebagian ikan yang memenuhi kriteria pasar yang dipanen, sedangkan pada seluruh panen, semua ikan di kolam dipanen.

Demikian Pembahsan kita kali ini mengenai Cara Budidaya Ikan Kakap semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

Ikan Koi

Pak Guru
4 min read

Ikan Hias

Pak Guru
7 min read

Ikan Guppy

Pak Guru
2 min read