Ikan Guppy

2 min read

Ikan Guppy – Ikan guppy populer sebagai ikan hias karena keindahan warna dan bentuk siripnya. Terutama ikan jantan androgini, karena hanya jantan yang memiliki sirip bagus. Sedangkan ikan betina cenderung berwarna kusam. Sama seperti ikan cupang.

Menurut pertanian ( Faris Habibillah ) ikan guppy tidak membutuhkan infrastruktur yang mahal. Cukup dengan peralatan sederhana, kita bisa membiakkan ikan ini. Langkah-langkah berikut akan dijelaskan.

Peternakan Ikan Guppy

Berikut ini adalah peralatan yang diperlukan untuk budidaya ikan guppy, termasuk wadah / kotak, aerator dan tanaman air. Tangki ikan Guppy bisa berupa akuarium, tangki semen atau ember plastik.

Setidaknya empat fungsi atau lokasi diperlukan untuk budidaya ikan guppy, yaitu titik pemisahan bahan penetasan , tempat pemijahan , tempat penetasan dan pembibitan masing masing di tempat dalam satu tempat dan terpisah.

Ukuran dan ukuran tangki ikan guppy dapat bervariasi, tergantung pada berapa banyak ikan yang diproduksi. Sementara ketinggian wadah dengan pengecualian taman kanak-kanak setidaknya 35 cm, sebuah wadah lebih dari 60cm diperlukan.

Cara Memilih Jenis Klamin Jantan Dan Betina

Ikan Guppy

Perbedaan pria/Jantan dan wanita/bnetino dapat diamati dari penampilan fisik mereka. Guppy betina memiliki bentuk yang lebih bulat dengan warna yang cenderung membosankan dan tidak memiliki sirip. Sementara ikan jantan memiliki warna yang kontras dan cerah, tubuh mereka lebih ramping dengan jumbai bersirip. Tubuh ikan betina lebih besar dari ikan jantan.

Brutstock siap berkembang biak dari 4 bulan. Warna dan bentuk guppy sangat ditentukan oleh faktor genetik. Untuk hasil yang baik, pilih bahan pemuliaan yang berkualitas tinggi. Selain itu, petani dapat mencoba menyeberang guppy untuk mendapatkan keturunan yang lebih baik.

Baca Juga :  Budidaya Ikan Gurame

Baca Juga : Budidaya Belut

Kedua Indukan Dipisahkan

Sebelum berkembang biak, stok jantan dan betina dipisahkan terlebih dahulu. Guppy jantan dan betina ditempatkan dalam wadah terpisah. Wadah diisi dengan air bersih dan diganti setiap 1-3 hari. Mengganti air tidak perlu apa-apa, cukup keluarkan sepertiga air dan tambahkan air baru.

Berbeda dengan metode redaman umum, pemisahan ini masih dilakukan selama pengisian. Berikan makanan dalam bentuk daphnia atau moina hingga 2 hari. Ini berguna bagi peternak untuk masuk ke dalam proses pemijahan.

Proses Pemijahan Untuk Ikan Guppy

Sebelum pemijahan, isi tangki pemijahan dengan air bersih yang telah disimpan setidaknya selama 24 jam. Kedalaman air untuk pemijahan adalah 25 cm. Kepadatan penebaran wadah pemijahan tidak lebih dari 30 lembar / 100 liter air. Untuk akuarium selebar 1 x 0,5 meter, misalnya, 30-40 guppy sudah cukup. Jika memungkinkan, tambahkan tanaman air seperti Hydrilla untuk mencegah ikan dimatikan.

Pemijahan ikan guppy dapat terjadi secara individu atau secara massal. Pemijahan massal direkomendasikan karena lebih cepat, lebih ekonomis dan lebih praktis. Komposisi pemijahan massal antara ikan jantan dan ikan betina biasanya 1: 5. Namun, jika Anda ragu bahwa semua betina dibuahi, komposisi dapat ditambahkan 1: 2.

Masukkan betinodulu di pagi hari. Kemudian pada sore hari induk pejantan dapat dicemplungkan. Dalam pemijahan massal, tidak semua ikan bertelur pada hari yang sama. Biasanya, proses pemijahan membutuhkan 4-7 hari. Segera pisahkan betina yang dibuahi ketempat tetasan nya.

Baca Juga : Budidaya Ikan Gabus

Prose Menetaskan Benih Ikan Guppy

Inkubator/tempat tetas diisi dengan air bersih dan berventilasi. Ventilasi sebaiknya tidak terlalu kuat, agar tidak mengganggu larva ikan. Kualitas air harus dipertahankan dengan mengganti sepertiga air dengan air baru setiap 1-3 hari. Memberi makan ibu setiap 2 hari sekali dalam bentuk daphnia atau moina.

Baca Juga :  Budidaya Ikan Lele

Ikan guppy adalah ikan yang melahirkan. Embrio tumbuh di perut sampai siap untuk lahir. Durasi kehamilan dari pemijahan hingga kelahiran adalah 3-4 minggu.

Karakteristik guppy hamil dapat dilihat setelah 2 minggu pemijahan. Tandanya adalah ada area gelap di bagian bawah anus (tanda lahir) dan perut agak membengkak. Jika tidak ada tanda-tanda kehamilan, bawalah induknya ke keturunannya.

Guppy betina memiliki kemampuan untuk menyimpan sperma dalam tubuh mereka. Sehingga betina bisa hamil 1-3 kali dalam fertilisasi. Waktu yang dibutuhkan dari kehamilan pertama hingga berikutnya adalah sekitar 1-5 minggu.

Saat menetas, guppy dapat menghasilkan 30-100 petani yang subur. Ikan remaja harus segera dibawa ke taman kanak-kanak. Jika tidak, itu bisa menjadi santapan orang tua yang kelaparan.

Untuk Membiakkan Benih

Kolam anak-anak ikan harus ditempatkan di luar ruangan. Sinar matahari dibutuhkan untuk menciptakan warna-warna cerah pada tubuh guppy. Para petani biasanya menggunakan tangki semen 1 x 1,5 meter sebagai wadah pembesaran.

Baca Juga : Budidaya Ikan Nila

Tambahkan tanaman air seperti hydrilla atau eceng gondok sebagai tempat berteduh. Ventilasi kolam taman kanak-kanak. Isi kolam dengan tinggi air hingga 50 cm. Air harus diperbarui setiap 3 hari.

Infusoria adalah pakan yang dapat diberikan untuk ikan hingga usia 5 hari. Kemudian ikan dapat diobati dengan Artemia (udang kecil) atau kutu air yang disaring (Daphnia dan Moina). Setelah 20 hari, kutu air baru dapat diberikan tanpa penyaringan atau ulat sutera.

Ikan yang berumur 25 hari dapat disortir menjadi jantan dan betina. Hanya ikan jantan yang dijual sebagai ikan hias. Sementara ikan betina digunakan sebagai tempat berkembang biak dan sisanya terkadang dibuang. Dapat dikatakan bahwa ikan guppy adalah orang dewasa dan dapat bersaing dengan ternak setelah sebulan.

Baca Juga :  Budidaya Ikan Patin

Keberhasilan budidaya ikan guppy ditentukan oleh jumlah kelahiran ikan jantan. Karena sebagai ikan hias hanya ikan jantan yang banyak diminati. Ikan jantan memiliki sirip lebar dan warna yang menarik.

Cara Membuat Kolam Ikan

Pak Guru
4 min read

Ikan Koi

Pak Guru
4 min read

Ikan Hias

Pak Guru
7 min read