Fungsi Ribosom

1 min read

Pengertian Fungsi Ribosom

Apa yang dimaksud dengan Fungsi Ribosom? ialah merupakan salah satu organel yang berukuran kecil dan padat dalam sel yang berfungsi sebagai tempat sintesis protein.

Ribosom ialah merupakan sebuah komponen sel yang membuat protein dari semua asam amino. Dalam ilmu biologi yaitu satu prinsip utama, yang sangat sering disebut sebagai “dogma sentral,” merupakan DNA yang digunakan agar dapat membuat RNA,yang pada gilirannya akan digunakan untuk membuat protein.

Ribosom terbuat dari kompleks dari RNA dan protein. dan terdiri dari dua sub unit, satu lebih besar daripada yang lain. Mengaitkan sebuah subunit kecil terhadap mRNA dan juga mengikat yang lebih besar kepada tRNA dan asam amino.

Baca Juga : Fungsi Organel Sel

Ciri-Ciri Ribosom

Berbentuk seperti butiran kecil dengan diameter sekitar 20 sampai 22 nanometer. Terdapat pada seluruh sel hidup termasuk sel hewan, sel tumbuhan, eukariotik, dan prokariotik. Organel terkecil dalam sel. Terdiri dari 65% RNA ribosom (rRNA) dan 35% protein ribosom bisa ditemui di RE kasar dan juga tersebar di sitoplasma dan menghasilkan protein.

Fungsi Ribosom

Adapun fungsi ribosom diantaranya ialah:

  1. Sebagai tempat produksi dan sintesis protein
  2. Sebagai mesin yang mengatur dan memiliki komponen yang terlibat dalam sintesis protein.
  3. Digunakan untuk mengikat asam amino yang ada di sitoplasma.

Jenis Ribosom

Ada 2 (dua) jenis atau kategori riibosom, dimana keduanya mempunyai fungsi yang sama dalam mensintesis protein yang bermanfaat untuk membantu sel dalam menjalankan aktivitasnya.

  1. Ribossom Bebas, yakni struktur sel yang tersebar luas di bagian sitoplasma.
  2. Ribosom Terikat, ialah struktur ribossom yang biasanya menempel di bagian RE (Retikulum Endoplasma) atau sering juga disebut RER (Retikulum Endoplasma Kasar).
Baca Juga :  Ular Tikus

Struktur Ribosom

Baca Juga : Fungsi kloroplas

Berdasarkan Komponen ribosom yaitu terdapat subunit besar dan  kecil yang masih saling berkaitan antara satu dan lainnya dalam pembentukan protein baru yang akan dihasilkan dan kedua subunit terdiri dari untaian berbagai macam protein dan beberapa RNA.

Subunit kecil:

subunit ini sebenarnya tidak mempunyi sebuah ukuran yang terlalu kecil, hanya lebih kecil dibandingkan dengan subunit besar. Dan mempunyai fungsi yakni guna menyampaikan informasi selama sintesis protein. Hal ini disebut dengan sebutan “40S” dalam sel eukariotik dan “50S” dalam sel prkariotik.

Subunit besar:

Kemudian selanjutnya pada subunit besar dengan berisikan sebuah tempat dimana ikatan baru yang akan dibuat untuk membuat protein.

Dalam kasus ini disebut juga dengan “60S” yang mana pada sel eukariotik dan “50S” terdapat di sel prokariotik

sedangkann Huruf “S” maksudnya ialah merupakan satuan ukuran dan singakatan dari unit Sverdberg.

Sintesis Protein

Baca Juga : Fungsi Membran Plasma

Tugas utama ribosom adalah untuk membentuk protein untuk sel. Ada banyak jumlah/ratusan protein yang sangat diperlukan untuk sel, sehingga ribossom memberikan perunjuk khusus cara untuk membuat setiap protein, hal ini datang dari inti dalam bentuk RNA.

MRNA (Massenger RNA) memberi pesan khusus dalam bentuk kode-kode tertentu bertujuan agar riibosom dapat tahu bagai mana membentuk protein

Translasi

Translasi ialah merupakan proses mengambilnya informasi dari MRNA dan mengubahnya menjadi dalam bentuk protein.

Demikianlah materi pembahasan kali ini tentang ribosom, semoga artikel kaliini dapa bermanfaat serta menginspirasi sobat semua.

Fungsi Mitokondria

Pak Guru
2 min read

Fungsi Organel Sel

Pak Guru
1 min read

Fungsi kloroplas

Pak Guru
1 min read