Fauna Australis

3 min read

Fauna Australis – Flora dan fauna adalah elemen yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan. Bayangkan saja, apa jadinya dunia ini tanpa flora dan fauna?

Tentu saja keseimbangan ekosistem bisa terganggu. Flora adalah harta bagi semua jenis tanaman atau tanaman.

Sedangkan fauna adalah harta dari semua jenis hewan yang hidup di bagian tertentu atau periode tertentu.

Flora, fauna, dan bentuk kehidupan lainnya seperti jamur, semuanya dikelompokkan sebagai biota.

Dari berbagai jenis flora dan fauna yang tersebar di seluruh dunia, salah satu yang paling terkenal adalah flora dan fauna Asia, Australia, dan Transisi.

Nah, yang akan kita bahas kali ini adalah Fauna Australis.

Pengertian Fauna Australis

Wilayah distribusi fauna Australia sebagian besar tropis dan beberapa memiliki iklim sedang.

Kondisi lingkungan di kawasan Australia cukup mencolok karena lokasinya yang jauh dari benua lain.

Jenis-jenis fauna Australia juga ditemukan di Indonesia, seperti di Irian Jaya, Maluku dan pulau-pulau kecil di sekitarnya.

Di Indonesia ada 3 jenis distribusi fauna, distribusinya dibatasi oleh garis wallance dan garis webber.

Jenis-jenis fauna dari penyebaran fauna memiliki tipe dan karakteristik yang berbeda. Jenis-jenis distribusi fauna ini adalah Fauna Asiatik (Oriental), Fauna Australasia, dan Fauna Transisional.

Diskusi yang akan penulis uraikan dalam posting ini adalah tentang pemahaman fauna Australia. Spesies fauna Australis memiliki kemiripan dengan jenis fauna di Australia.

Fauna Australis ditemukan di Indonesia, misalnya: Kanguru, Kasuari, Burung Cendrawasih, dan lainnya.

Baca Juga :  Pengertian Kalimat

Ciri-ciri Fauna Australis

fauna australis

  1. Terdapat binatang berkantung
  2. Binatang menyusui kecil-kecil
  3. Memiliki sedikit jenis ikan air tawar
  4. Tidak terdapat kera
  5. Memiliki banyak jenis burung berwarna
  6. Banyak memiliki jenis hewan bertanduk

Contoh Hewan Fauna Australis

Contoh hewan Australia adalah hewan yang biasa ditemukan di Indonesia timur seperti kasuari, surga, dll.

Area yang merupakan area penyebaran fauna Australia pada umumnya sebagian besar di daerah yang memiliki kondisi iklim tropis dan beberapa iklim sedang.

Dalam kondisi lingkungan dengan kawasan Australia memiliki karakteristik yang mencolok.

Ini akan menyebabkan hewan-hewan ini memiliki lokasi berjauhan yang melibatkan antar benua. Pemahaman fauna Australia dapat ditemukan di bagian timur Indonesia.

  • Irian Jaya
  • Maluku
  • dan Pulau-Pulau Kecil

Di daerah-daerah di Indonesia diketahui ada 3 jenis distribusi fauna. Tiga jenis distribusi terbatas pada garis wallance dan garis webber.

Di berbagai jenis daerah distribusi memiliki berbagai jenis fauna dengan karakteristik, peran, dan karakteristik yang berbeda yang harus dikenal sebagai peran arthropoda.

  • Fauna Asiatik
  • Fauna Australis
  • Fauna Transisi

Berikut beberapa contoh Fauna Australis yang ada di Indonesia :

1. Kanguru (Dendrolagus ursinus)

Kanguru (Dendrolagus ursinus)

Hewan kangguru ini adalah mamalia berkantung. Hewan kangguru unik karena mereka akan melahirkan anak dalam keadaan prematur.

Anak-anak yang lahir prematur akan membutuhkan kehangatan. Kehangatan didapat dari kanguru kantung.

Hewan-hewan ini memiliki kaki yang lebih panjang di punggung. Kondisi ini menyebabkan kanguru hewan menjadi ikon Australia.

2. Kuskus (Spiloeus maculatus)

Kuskus (Spiloeus maculatus)

Kuskus adalah contoh hewan herbivora yang termasuk dalam kelompok mamalia. Mamalia ini termasuk dalam subkelas mamalia marsupial yang dapat ditemukan di wilayah Indonesia.

Hewan memiliki hubungan dekat dengan kanguru. Kuskus betina akan bereproduksi dengan melahirkan atau vivipar.

Anak di hewan ini kemudian akan merawat anak di dalam tas. Tas itu ada di depan perut.

Baca Juga :  Pengertian Pengumuman

Kuskus adalah binatang yang memiliki kemiripan dengan kukang, tetapi keduanya memiliki karakteristik yang berbeda.

Dalam karakteristik utama cuscus adalah keberadaan tas dan memiliki bentuk wajah bulat. Daun telinga pada hewan-hewan ini juga kecil.

Hewan cuscus memiliki bulu yang tebal. Kuskus juga memiliki bagian ekor yang panjang dan cukup kuat.

Ekor ini memiliki fungsi untuk melampirkan tubuh yang kuat ke batang pohon atau cabang.

3. Burung cendrawasih (Paradisaea sp)

Burung cendrawasih (Paradisaea sp)

Bird of Paradise adalah contoh hewan milik keluarga milik keluarga Paradisaeidae. Burung ini memiliki ordo Passeriformes.

Burung ini dapat ditemukan di Indonesia bagian timur. Wilayah Pulau Selat Torres, Papua Nugini, dan Australia Timur.

Pada burung dengan anggota keluarga memiliki bulu yang khas pada burung jantan. Burung ini memiliki banyak jenis.

Pada bulu yang memiliki ukuran memanjang dan cukup kompleks, mereka dapat tumbuh pada bagian paruh, sayap atau di kepala.

Berat burung mulai dari 50 gram dan jambul hingga 430 gram. Panjang burung adalah 15 cm di daun bulan sabit.

Cawaw hitam bisa mencapai 110 cm. Spesies burung cendrawasih paling terkenal berasal dari anggota genus Paradisaea.

4. Fauna Australis Walabi (Macropoda sp)

Walabi (Macropoda sp)

Walabi adalah salah satu dari sekitar tiga puluh spesies macropoda dengan keluarga Macropodidae. Hewan ini adalah hewan yang menjadi penghuni di hutan dengan ukuran yang sangat kecil.

Walabi juga dikenal sebagai pademelon dari genus Thylogale. Hewan-hewan ini juga ditemukan di Australia.

5. Komodo (Varanus komodoensis)

Komodo (Varanus komodoensis)

Hewan-hewan ini sering dianggap sebagai hewan endemik yang hanya ada di pulau Komodo. Pulau ini terisolasi dan hanya di Nusa Tenggara. Hewan hidup purba ini adalah salah satu keajaiban dunia.

Komodo memiliki postur seperti kadal besar yang sangat agresif pada aroma ikan dan bangkai. Hidungnya sangat peka terhadap aroma daging.

Baca Juga :  Pengertian Lisensi

6. Tarsius (Tarsius bancanus)

Tarsius (Tarsius bancanus)

Tarsius merupakan mamalia kecil bermata besar yang sangat lucu. Pimata kecil ini milik keluarga Tarsidae. Hewan ini sangat pemalu tetapi cukup jinak.

7. Maleo (Macrocephalon maleo)

Maleo (Macrocephalon maleo)

Maleo adalah burung yang panjangnya bisa mencapai 55 cm. Hewan ini memiliki postur seperti ayam.

8. Babi Rusa (Babyrousa babyrussa)

Babi Rusa (Babyrousa babyrussa)

Hewan ini memiliki postur yang menyerupai kombinasi babi dan rusa. Babi rusa ini ditemukan di daerah hutan tropis.

9. Landak Papua

Landak Papua

Landak Papua termasuk dalam keluarga mamalia. Hewan-hewan ini akan berkembang biak dengan bertelur. Hewan ini memiliki tubuh yang dipenuhi duri.

Hewan ini mirip dengan landak tetapi posturnya lebih pendek. Berat badan pada mamalia bisa mencapai 16 kg.

Hewan ini memiliki habitat atau tempat berlindung di hutan yang berisi pohon-pohon tinggi berlumut.

Hewan-hewan ini jarang terlihat atau menampakkan diri yang umumnya sulit ditangkap.

10. Fauna Australis (Kasuari)

Kasuari Fauna Australis

Kasuari adalah salah satu burung yang memiliki dua genera burung. Burung ini milik suku Casuariidae. Genus pada burung ini terdiri dari tiga spesies kasuari dengan ukuran yang sangat besar.

Burung ini tidak dapat terbang dan umumnya ditemukan dalam distribusi hutan tropis dan pegunungan di pulau Irian. Kasuari memiliki tanduk yang berada di atas kepalanya.

Tanduk ini akan membantu burung sambil berjalan yang dilengkapi dengan kaki yang sangat kuat dan kuku yang tajam.

11. Anoa

Anoa Fauna Australis

Anoa adalah hewan yang banyak ditemukan di Sulawesi dan Pulau Buton. Hewan ini sering disebut kerbau kerdil. Karena bentuk tubuhnya yang mirip dengan kerbau.

Demikianlah penjelasan tentang Fauna Australis – Pengertian, Ciri-ciri dan Contoh Yang Ada di Indonesia yang dapat kami sampaikan. Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk Anda semua. Baca Juga : Proses Daur Air

Kalimat Tunggal

Ika Evitasari
1 min read

Konjungsi Korelatif

Ika Evitasari
1 min read