Cara Ternak Ayam Kampung

4 min read

Cara Ternak Ayam Kampung – Ternak ayam merupakan peluang bisnis bagi Anda dalam bentuk peternakan ayam domestik, yang tentunya sama menguntungkannya dengan budidaya kutu air.

Apa Itu Ayam Kampung ?

Cara Ternak Ayam Kampung

Ayam kampung adalah jenis ayam yang sangat digemari oleh masyarakat baik daging dan telurnya. Masyarakat bahkan mengenalnya sebagai ayam lokal, karena ayam ini adalah ayam yang biasanya hidup di perkampungan.

Meningkatnya kepedulian terhadap kesehatan di mata masyarakat tentu juga mengarah pada peningkatan konsumsi ayam kampung di pasar. Karena itu, tidak mengherankan jika kemudian peminant ayam kampung cukup tinggi.

Tentu saja merupakan peluang bisnis bagi Anda dalam bentuk peternakan ayam domestik, yang tentunya sama menguntungkannya dengan Budidaya Ikan Patin

Manfaat Ayam Kambung

Banyak sekali manfaat ayam kampung yang bisa kita ketahui ayam kampung juga mengandung banyak gizi :

1. Daging ayam kampung bebas dari lemak

Ayam organik cenderung mengandung lebih sedikit lemak daripada ayam yang dipelihara secara komersial. Jadi Anda bisa memasukkan sedikit lemak ke dalam wajan jika Anda ingin memasak ayam organik. Jika Anda memotong daging dengan tipis, waktu memasak menjadi lebih pendek dan Anda mendapatkan protein berkualitas tinggi.

2. Kaldu ayam lebih sehat

Kaldu tulang ayam yang diproduksi secara organik memiliki kandungan nutrisi yang lebih tinggi. Kaldu dari ayam yang ditanam secara organik lebih aman dan bebas obat. Kaldu ayam organik dapat ditambahkan untuk membuat sup lebih lezat dan sehat.

3. Kandungan nutrisi lebih tinggi

Ayam kampung terus dipelihara menerima makanan alami seperti serangga dan daun. Selain itu, ayam yang dipelihara menerima sinar matahari langsung. Dengan cara ini, daging juga lebih lembut, lebih enak dan mengandung asupan gizi yang lebih tinggi daripada ayam yang ditanam secara komersial.

Baca Juga :  Budidaya Ikan Nila

4. Protein yang terkandung memiliki kualitas yang baik

Setelah daging sapi, daging ayam adalah salah satu penghasil protein terbesar. Protein ini sangat bermanfaat bagi tubuh kita. Kandungan protein dan asam amino yang tinggi dalam daging ayam Jawa sangat baik untuk tubuh kita.

5. Ayam itu tangguh

Salah satu alasan mengapa banyak orang melatih daging ayam Jawa adalah bahwa daging yang dihasilkan lebih keras daripada daging ayam yang diiris. Struktur daging ayam Jawa tidak mengandung dan tidak lembek, sehingga dagingnya tidak hancur saat diolah dalam daging ayam.

Daging ayam jawa baik untuk penderita anemia (kekurangan darah) BagiAnda yang menderita anemia, makan ayam organik sangat membantu. Kandungan ayam Jawa adalah besi, yang cukup tinggi. Zat besi ini meningkatkan produksi sel darah merah.

6. Perkuat tulang

Tulang yang kuat terbentuk ketika kebutuhan protein terpenuhi. Konsumsi daging ayam Jawa dapat menambah berat dan memperkuat tulang Anda.

Proses Berternak Ayam Kampung

Dalam proses ini kami akan menjelas kan bebrapa langkah nya dalam ternak ayam kampung dari mulai pembuatan kandang , perkawinan ,saat ayam bertelur ,penetasan dan pemberian pakan dan perawatan setelah penetasan sampai penjualan ayam hasil ternak.Dalam berternak ayam ada beberapa cara tergantung kita suka cara yang mana baik cara melalui penanggkaran di dalam kandang dan di umbar di halaman rumah saja.

1. Proses Pembuatan Kandang Ayam

Pembuatan kandang juga tidak asal – asalan jika ingin mendapat kan kualitas dan produksi ayam yang maksimal. Yuk bagi yang memiliki lahan yang luas kita simak langkah nya di bawah ini:

  1. Bentuk kandang yang tertutup sekitar lokasi, sehingga ayam tidak berkeliaran dan mengganggu tetangga.
  2. Anda dapat membuat Kandang dari anyaman bambu atau dari kawat.
  3. Yang paling penting adalah dinding kandang kokoh, sehingga tidak ada binatang tak dikenal seperti anjing atau hewan liar lainnya yang bisa menembus ke dalam kandang.
  4. Ketinggian kandang setidaknya 3 meter, karena di bawah 3 meter dikhawatirkan ayam masih bisa terbang untuk melewatinya.
  5. Serangga kandang menjadi dua bagian, satu untuk ayam dewasa dan satu untuk ayam yang akan menetas.
  6. Setelah kandang selesai, Anda dapat mulai membudidayakan segera.
  7. Satu minggu sebelum pekerjaan, pestisida harus dibersihkan dan disemprotkan agar parasit mati secara alami dan tidak mengganggu proses pembiakan.
Baca Juga :  Cara Ternak Prenjak Kepala Merah

2. Memilih Indukan Ayam Yang Berkualitas

Setelah kandang selesai, langkah selanjutnya adalah memilih indukan ini kemudian akanmenghasilkan telur dan ayam yang baik, yang nantinya bisa dibudidayakan dan dijual.Cara memilih indukan ayam lihat di bawah ini :

  • Induk jantan harus memiliki suara kokok yang keras, bulu mengkilap dan sehat dan terbebas dari cacat. Selain itu, pejantan harus cukup aktif dan agresif.
  • Untuk induk betina Anda dapat memilih mereka yang memiliki warna menarik, ukuran tubuh besar dan siap untuk wanita, mantel mengkilap, sehat dan tidak terdidik serta memiliki gerakan aktif.
  • Tidak ada standar untuk membandingkan pria dan wanita yang ideal.
  • Anda bahkan dapat mengisi 10 ayam betina dan 1 pejantan di kandang.
  • Setelah Anda memastikan bahwa induk siap untuk reproduksi, Anda tentu saja dapat segera menempatkan seluruh induk dalam kandang.
  • Langkah selanjutnya adalah perkawinan kedua induk, sehingga betina dapat bertelur dan proses budidaya bisa dilanjutkan

3. Proses Penjodohan Dan Perkawinan Si Ayam

Setelah pasangan ayam dilepaskan di kandang, mereka akan beradaptasi dengan lingkungan selama beberapa hari dan jangan lupa untuk menyediakan makanan tambahan.

Proses perkawinan dilakukan oleh kedua induk ketika keduanya sudah sama beranja atau birahi. Kita tidak dapat mempercepat proses perkawinan karena ini terjadi secara alami. Jika kedua ayam sudah siap meraka akan menujukan cara mereka sendiri ya tentunya dengan bahasa mereka sendiri dong,,

Setelah kedua indukan telah melakukan perkawina kita berikan pur secara teratur ya sehari 2-3 kali dalam pemberian makanan nya. Pakan yang diberikan bisa dalam bentuk pelet dan dikombinasikan dengan jagung giling atau jagung yang sudah dikupas. Keberhasilan penjodohan ditunjukkan oleh cara wanita itu biasanya pemilih.

Baca Juga : Ikan Koi

Dalam arti ia akan terus berkokok, itu berarti sudah waktunya bertelur. Jadi Anda hanya perlu memisahkannya dan membawanya ke lokasi kandang berikutnya, di mana sang betina dapat bertelur sementara. Biasanya, ayam bertelur setidaknya 5 telur dan dapat mencapai 14 telur untuk sekali perteluran.

4. Proses Pertetasan Telur

Untuk mempercepat proses budidaya, lebih baik untuk menetas telur secara manual atau buatan. Jika menetas dengan metode buatan, waktu yang dibutuhkan lebih pendek, yaitu hanya 14-20 hari.

Baca Juga :  Sapi Perah

Jika menetas secara alami, dibutuhkan waktu lebih lama, yaitu sekitar 25-35 hari. Jadi menetaskan telur secara manual dengan mesin tetas lebih menguntungkan.

Baca Juga : Ikan Guppy

Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  • Buat open dengan ukuran yang ditentukan.
  • Berikan lampu ekstra dengan daya 10 watt.
  • Anda dapat menggunakan bola lampu atau lampu neon.
  • Letakkan telur di bawah lampu dan biarkan telur menetas.
  • Setelah 14-20 hari, telur mulai menetas, setelah itu perawatan intensif dan perawatan harus dimulai

6. Prose Pemeliharan Ankan Ayam

Tentu saja, setelah anak ayam menetas, Anda harus melakukan pemeliharaan intensif tentu saja, perawatan dilakukan untuk memberi makan.

Pakan yang digunakan juga merupakan makanan dan minuman khusus, yaitu jagung yang ditumbuk halus. Makanan ini diberikan sampai bayi ayam berumur 2 bulan. Hanya setelah selang dua bulan, anak ayam dapat dipindahkan ke kandang yang lebih lebar.

Maka Anda masih perlu melakukan perawatan dan pemeliharaan dalam bentuk makan dan minum. Air minum minimum harus diganti setiap dua hari dengan yang baru. Bersihkan isi kandang dari kotoran dan sisa makanan, dan terutama pemberian makanan harus dilakukan secara rutin setiap 3 kali sehari.

Baca Juga : Cara Ternak Kelinci

Penjualan Ayam Kampung

Ayam kampung dapat dibawa ke pasar setelah satu sampai tiga bulan, yang tentu saja tidak hanya tergantung pada usia, tetapi juga tergantung pada berat atau berat badan ayam.

Biasanya, berat ayam yang ideal dijual dan dikonsumsi antara 1-2 kg. Ini tergantung pada permintaan di pasar. Karena tentu saja kita harus mematuhi bobot standar pasar. Selain daging, telur ayam dari peternakan ayam lokal tentu bisa dijual.

Minat masyarakat sayang berantusia mengetahui cara ternak ayam kampung terhadap telur ayam kampung juga cukup tinggi. Meski harganya telur ayam kamfung itu sendiri relatif mahal dibandingkan dengan telur ayam boiler.Jadi, jika Anda sudah memiliki banyak induk, produksi telur Anda akan lebih tinggi.

Yahh,begitu lah langkah nya Cara ternak ayam kampung semoga bermanfaat dan selamat mencoba ya semoga berhasil..

Budidaya Jangkrik

Pak Guru
4 min read

Sapi Perah

Pak Guru
3 min read