Cara Menanam Terong

4 min read

Cara Menanam Terong – Terong adalah sayuran tahunan. Selain di Indonesia di india juga diyakini berasal dari tanaman terong. Tumbuhan ini sering ditemukan liar di hutan kita. Namun, terong kini tumbuh di berbagai belahan bumi.

Apa Itu Terong ?

Cara Menanam Terong

Terong adalah sayuran tahunan. Selain di Indonesia di india juga diyakini berasal dari tanaman terong. Tumbuhan ini sering ditemukan liar di hutan kita. Namun, terong kini tumbuh di berbagai belahan bumi.

Ada berbagai jenis terong yang diproses di Indonesia, mulai dari budidaya terong lokal seperti terong pedas, terong dewasa, terong Bogor, terong impor sampai terong impor seperti terong Jepang. Bentuk dan warna terong cukup beragam, dengan warna putih, hijau hingga ungu. Ada juga bentuk melingkar, oval besar, untuk oval dengan ujung runcing.

Ciri – Ciri Terong

Ciri ciri terong ialah sebagai berikut :

  1. Daun tanaman itu lebar dan berbentuk seperti telinga manusia. Sifat fisik ini sangat khas dan karenanya mudah digambarkan.
  2. Bunganya berwarna ungu. Termasuk bunga dengan sifat sempurna. Biasanya, bunga terong tanaman terpisah dan terbentuk dalam karangan bunga.
  3. Warna buah yang khas. Warna buahnya ungu muda atau hijau. Tergantung pada ukuran lonjong, lurus atau melengkung.

Manfaat Terong

Ternyata banyak sekali manfaat dan kandungan nutri yang terdapat di dalam siterong, dapat disimpulkan bahwa terong hadir dalam makanan bergizi yang baik untuk kesehatan Anda. Apa manfaat kesehatan dari terong? Ini beberapa di antaranya!

A. Mengontrol Kadar Gula

Keuntungan pertama dari terong adalah mereka dapat mencegah kadar gula darah Anda meningkat. Makanan yang tinggi serat adalah makanan yang baik untuk menjaga kadar gula darah. Makanan berserat tinggi seperti terong membantu memperlambat proses pencernaan, memperlambat asupan gula.

Terong juga mengandung polifenol, yang merupakan antioksidan. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa polifenol dapat membantu mengurangi asupan gula dan meningkatkan sekresi insulin, sehingga kadar gula darah juga bisa dikontrol.

Baca Juga :  Selada Keriting

B. Mencegah kanker

Pencegahan kanker juga kerap disebut-sebut sebagai salah satu manfaat terong ungu. Menurut laporan Health Line, terong mengandung zat yang disebut solasodine rhamnosyl glikosida, yang dapat menyebabkan kematian sel kanker dan mencegah terulangnya kanker tertentu. SRG juga dikenal untuk melawan kanker kulit ketika dioleskan.

Makan makanan bergizi seperti buah-buahan dan sayuran yang kaya antioksidan juga bisa melawan radikal bebas yang menyebabkan kerusakan sel. Karena itu, makan terong dan buah-buahan serta sayuran lainnya dapat mengurangi risiko kanker.

C. Nutrisi untuk otak

Keuntungan berikutnya dari terong adalah mereka melindungi otak sebagai sumber makanan. Telah disebutkan bahwa terong mengandung polifenol, salah satunya adalah antosianin, yang ditemukan di kulit terong. Satu studi menunjukkan bahwa dalam terong, anthocyanin atau nasunin tidak hanya mencegah radikal bebas, tetapi juga melindungi lipid dalam membran sel otak.

Antosianin juga dapat meningkatkan sirkulasi otak, sehingga fungsi otak tetap terjaga. Mengkonsumsi makanan yang mengandung antioksidan tinggi, seperti terong, dapat memperlambat kemampuan kognitif otak, yang umumnya terjadi seiring bertambahnya usia.

D. Membantu menurunkan berat badan

Manfaat terong yang tidak boleh Anda lewatkan akan membantu Anda menurunkan berat badan. Jika Anda bertanya-tanya makanan mana yang paling membantu penurunan berat badan, jawabannya tentu saja makanan rendah kalori tetapi tinggi serat. Terong memenuhi kriteria untuk makanan rendah kalori dan rendah lemak dengan penyerahan tinggi, sehingga cocok dengan diet Anda.

E. Pertahankan kulit yang sehat

Pelestarian kulit yang sehat juga merupakan keuntungan lain dari terong. Kandungan antioksidan dalam terong dapat menyehatkan kulit dan menjaga kesehatan kulit. Terong dapat meningkatkan sirkulasi darah dan membuat kulit Anda terlihat bercahaya dan sehat. Terong juga bisa digunakan sebagai salah satu masker wajah yang dipercaya bisa melembabkan, menghilangkan bekas jerawat dan mencerahkan kulit.

F. Kontrol kolesterol

Keuntungan kedua terong adalah menurunkan kadar kolesterol. Secara umum, makanan yang bisa menurunkan kadar gula darah juga bisa menurunkan kadar kolesterol. Kadar gula darah yang tinggi dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat dan trigliserida.

Ini disebabkan oleh fakta bahwa insulin tidak hanya memengaruhi metabolisme gula dalam tubuh, tetapi juga memengaruhi metabolisme lipid. Kemampuan terong untuk mengontrol kadar gula darah juga membuat buah ini bagus untuk menjaga kadar kolesterol dalam tubuh.

Baca Juga :  Kopi Robusta

G. Menjaga kesehatan jantung

Manfaat ketiga terong adalah menjaga kesehatan jantung. Manfaat dari penawaran ini terus terkait dengan manfaat sebelumnya. Kolesterol LDL yang tinggi dan kadar trigliserida dalam darah dapat membentuk plak yang dapat menyumbat arteri. Ini menjadikan kolesterol tinggi salah satu pemicu penyakit jantung.

Kandungan antioksidan dalam terong juga berperan dalam menjaga kesehatan jantung. Sebuah penelitian pada hewan menunjukkan bahwa terong dapat meningkatkan fungsi jantung dan mengurangi risiko serangan jantung.

Baca Juga : Cara Menanam Kacang Panjang

Kondisi tanah yang ideal untuk produksi terong adalah tanah berpasir dengan kisaran pH 6,5-7. Terong menghasilkan suhu maksimum 22-30oC. Tanaman ini membutuhkan sinar matahari yang cukup dan karenanya cocok untuk ditanam di musim kemarau.

Terong masih merupakan keluarga cabai, tomat, dan kentang. Hama dan penyakit yang sering mempengaruhi tanaman ini juga dapat mempengaruhi budidaya terong. Karena itu, jangan mencoba tanaman ini selama rotasi tanaman.

Berikut Langkah – Langkah Cara Menanam Terong

1. Menabur Benih Terong

Biji yang baik untuk terong dapat tumbuh lebih dari 75%. Dengan benih seperti itu, kebutuhan benih untuk satu hektar mencapai 300-500 gram. Sebelum bibit terong ditanam di ladang, mereka harus ditanam terlebih dahulu.

Langkah pertama adalah persiapan benih. Buat bedengan selebar 1 meter dan tinggi 20 cm. Ranjang terdiri dari campuran tanah, arang, dan kompos dengan perbandingan satu berbanding satu Kemudian menyumbangkan naungan tempat tidur.

Baca Juga : Cara Menanam Daun Bawang

Rendam benih terung di dalam air hangat selama 20 menit, kemudian bungkus benih dengan kain lembap dan biarkan selama satu hari. Buat alur 15 cm di atas dinding pemisah untuk menanam benih. Kemudian biarkan biji dan tutup dengan tanah yang nipis. Kemudian tutup katil dengan daun pisang atau karung linen basah. Bilas dengan air untuk mengekalkan kelembapan di tapak semaian.

Setelah tiga hari, pucuk mula tumbuh tumbuh-tumbuhan, membuka daun pisang atau karung burlap. Kemudian tuangkan tanaman setiap hari. Selepas memindahkan anak benih ke daun pisang atau polibeg kecil (9×10 cm), polibeg menjadi tumbuhan. Isikan bungkusan polibeg atau pisang daun dengan tanah dan kompos. Bandingkan satu demi satu. Baca bagaimana untuk membuat media berkembang pelbagai guna.

Baca Juga : Cara Menanam Seledri

Baca Juga :  Cara Menanam Wortel

Tuangkan tumbuhan ke dalam beg polybags setiap hari. Selepas tumbuhan itu berusia satu setengah bulan atau mempunyai sekurang-kurangnya 5 daun, ia boleh diambil untuk membuka tanah.

2. Mengelolah Lahan Untuk Menanam Terong

Tanah dibajak untuk budidaya terong atau dengan kedalaman 35 cm. Bersihkan tanah dari gulma dan kerikil. Disesuaikan dengan bentuk negara. Jarak antara tempat tidur adalah 50 cm.

Dengan pupuk organik sebagai pupuk dasar kompos atau pupuk bisa mencapai 20 ton per hektar. Taburkan tempat tidur dan aduk rata. Budidaya terong membutuhkan keasaman tanah sekitar pH 5-6.

Jika pH di bawah 5, tambahkan dua ton kapur pertanian atau dolomit per hektar di berikan satu minggu sebelum tanam.

Buat lubang tanam di baris, tempat sekatan untuk dua baris. Jarak tanam antara lubang tanam adalah 60 cm dan jarak antara baris adalah 70 cm. Lebar dan kedalaman lubang disesuaikan dengan ukuran polybag benih.

Sebelum melepas bibit, bilas bedengan dengan air. Tanaman terong cenderung tahan kering. Pindahkan bibit yang penuh lubang dengan bibit. Berhati-hatilah saat melepaskan tanaman dan mencegah akar tanaman dari patah atau patah.

3. Perawatan Cara Menanam Terong

Silangkan tanaman terong saat usia seminggu. jika ada yg kurang bagus di tanaman tersebut lebih baik di jabut dan menunjukkan pertumbuhan abnormal. Pencabutan berlangsung bersama dengan substrat budaya. Ganti dengan biji baru.

setelah penanaman bibit. Untuk Anda memberi pupuk urea dalam berikan pupuk sekitar setengah kilo

Penambahan pupuk saat penanaman bibit. Saat memberikan pupuk tambahan, gulma di bedeng tanaman harus dihilangkan. Juga bersihkan semak yang ada di sekitar area tanaman.

Pemasangan tumpukan terjadi Posisi tiang Jangan sampai batang tanaman Mengikat tanaman ke kulit pohon.

Jika tidak hujan, harus tingkatkan menjadi dua hari.

Memanen Hasil Budidaya Terong

Panen pertama terong biasanya 3 bulan setelah penanaman bibit. Selain itu, panen berlangsung setiap 1 minggu Pada musim tanam dapat mencapai Belasan kali panen atau bahkan lebih.

Baca Juga : Cara Budidaya Jamur Kuping

Dipagi hari atau sore ahri merupakan waktu yang tepat tangkai, buah terong tidak bertahan lama. harus dipasarkan begitu panen selesai. Penyortiran untuk Auberginenanbau tergantung pada kondisi terong.

Demikianlah pembahasan kali ini mengenai Cara Menanam Terong yang dapat kami bagikan, semoga dapat bermanfaat.

Cara Menanam Seledri

Pak Guru
2 min read

Cara Menanam Daun Bawang

Pak Guru
2 min read

Budidaya Belut

Pak Guru
3 min read