Cara Menanam Seledri

2 min read

Cara Menanam Seledri – Tanaman seledri / Apium graveolens milik keluarga Umbelliferae, tanaman yang sering digunakan sebagai tanaman herbal atau obat. Daun seledri dikonsumsi sebagai sayuran segar dan untuk menghias hidangan. Benih digunakan sebagai agen penyedap dan ekstrak minyak seledri digunakan sebagai obat.

Budidaya seledri sangat cocok untuk dilakukan di dataran tinggi. Namun, tanaman ini masih toleran tumbuh di dataran rendah. Tanaman ini kurang tahan terhadap curah hujan yang tinggi.Jenis tanah yang Anda inginkan pada tanaman seledri adalah tanah gembur dengan banyak kandungan organik. Tanaman tumbuh dengan baik pada pH 5.5-6.5. Jika tanahnya terlalu asam, Anda harus menambahkan jeruk nipis atau dolomit.

Beberapa Cara Menanam Seledri

Cara Menanam Seledri

Ada dua cara menanam seledri, yaitu perbanyakan generatif (dari biji) dan perbanyakan vegetatif (dari bibit). Perbanyakan generatif biasanya digunakan untuk budidaya seledri skala besar atau komersial. Untuk budidaya di halaman, dalam skala pot atau dalam polibag, perbanyakan vegetatif lebih sederhana.

Baca Juga : Cara Menanam Tomat

Perbanyakan generatif dimulai dengan penaburan. Setelah benih tumbuh menjadi biji, mereka dipindahkan ke pot atau polybag. Berikut langkah-langkahnya:

Sebelum disemai, rendam benih dalam 50 c air hangat saat sedang panas
Siapkan taman kanak-kanak dalam bentuk tempat tidur atau nampan. Benih terdiri dari campuran tanah yang disaring dan kompos dengan perbandingan 2 : 1.

Berikut Tahapan Menanam Seledri :

  • Lindungi tempat tidur dengan plastik bening untuk melindungi tanaman dari hujan langsung dan terik matahari.
  • Di tempat tidur dengan kedalaman 0,5 cm membuat garitan dengan celah antara sambungan 10-20 cm. Sebarkan benih dalam alur dan tutupi dengan lapisan tanah yang tipis lalu bilas untuk menyimpan kelembapan.
  • Bilas setiap pagi atau sore hari dengan air yang cukup untuk menjaga kelembaban di media nutrisi. Media tidak boleh terlalu basah atau terlalu kering.
  • Bibit dapat ditransfer ke pot atau polybag setelah 1 bulan atau 3-4 daun.
  • Perbanyakan vegetatif biasanya terjadi ketika kita sudah memiliki tanaman seledri. Untuk perbanyakan, ambil biji dari keluarga seledri yang ada. Kemudian transfer ke pot atau polybag baru. Selain itu, tanaman dapat diperbanyak dari kebun seledri yang sedang tumbuh.
  • Siapkan pot atau kantung sedang setelah benih siap untuk transplantasi. Diisi dengan substrat kultur yang terdiri dari campuran tanah, kompos dan arang dengan perbandingan seimbang. Tujuh bahan pertama. Tujuan menggunakan arang kupas adalah bahwa media tanam memiliki porositas yang baik dan berat media menjadi ringan, sehingga pot atau polibag dapat dengan mudah dihilangkan.
Baca Juga :  Cara Menanam Daun Bawang

Perawatan Seledri

Siram setiap pagi dan sore sampai tanaman berumur satu minggu. Kemudian disiram 2-3 kali seminggu. Tergantung pada kondisi cuaca, jangan coba-coba membuat media terlalu lembab atau kering dan Jamur .

Untuk budidaya biologis pupuk organik cair celeriac sangat efektif sebagai pupuk pelengkap. Pupuk organik cair sering dijual di bisnis pertanian dari berbagai merek atau dapat juga diproduksi oleh Anda. Baca cara membuat pupuk organik cair. Selain pupuk cair, kompos, pupuk kandang atau pupuk organik dapat digunakan.

Baca Juga : Cara Budidaya Ikan Lele

Encerkan pupuk organik cair sebelum disemprotkan ke tanaman. Sebagai aturan, 10 ml pupuk cair diencerkan dengan 1 liter air sebelum digunakan. Secara khusus, ikuti instruksi dalam paket pupuk. Taburkan pupuk yang diencerkan dengan dosis 100 ml per polybag. Frekuensi pembuahan adalah setiap 1-2 minggu.

Budidaya seledri dalam pot atau polybag sebenarnya relatif jarang dipengaruhi oleh hama atau penyakit. Namun, dalam budidaya seledri dalam skala besar, serangan sering terjadi. Tidak ada salahnya kita mengetahui jenis-jenis hama dan penyakit.

Ada beberapa hama yang umum dijumpai di celeriac. Beberapa dari mereka adalah cacing tanah, siput, kutu dan tunggau. Hama ini dapat diberantas dengan dikumpulkan langsung dengan tangan. Khusus untuk penanaman polybag.

Sedangkan jenis penyakit yang tumbuh seledri adalah Cercospora, Septorium dan Yellow Daisy Virus. Ambil tindakan pencegahan dini untuk menghindari kejang penyakit ini. Pencegahan telah dilakukan sejak pemilihan benih, pemeliharaan kebersihan kebun dan pemupukan yang baik.

Baca Juga : Cara Menanam Bawang Putih

Ketika penyakit meningkat, pestisida organik dapat disemprotkan. Silakan baca tentang memberantas penyakit dengan pestisida organik.

Panen Seledri

Seledri bisa dipanen beberapa kali. Panen pertama biasanya memakan waktu 1-3 bulan setelah tanam, tergantung varietasnya. Pertumbuhan seledri dikatakan telah maksimal setelah daunnya yang subur dan banyak bibit.

Baca Juga :  Faktor Penentu Lokasi Industri

Seledri dipanen dengan memotong pangkal tangkai secara berkala. Frekuensi panen bisa 1-2 minggu. Panen berakhir ketika pertanian tidak lagi produktif. Panen juga bisa dilakukan dengan menarik keluar.

Semoga Bermanfaat dan selamat mencoba ya Cara menananm Seledri.

Budidaya Kroto

Pak Guru
3 min read

Cara Menanam Daun Bawang

Pak Guru
2 min read

Budidaya Belut

Pak Guru
3 min read