Cara Menanam Kangkung

4 min read

Cara Menanam Kangkung – Kangkung merupakan sayuran populer, yang sudah tersedia di seluruh Indonesia dan harga nya pun terjangkau. Selain itu, sayuran ini memiliki banyak manfaat kesehatan.

Apa Itu Kangkung ?

Cara menanam kangkung

Kangkung adalah tanaman yang mengandung sayuran dan ditanam sebagai makanan. Kangkung banyak dijual di pasar. Kangkung tersebar luas di Asia dan merupakan tanaman yang dapat ditemukan hampir di mana-mana, terutama di daerah berair.

Untuk menjadi lebih dari makan kangkung terlalu bersemangat, itu juga baik untuk mengetahui apa saja manfaat kesehatan dari bayam air tanaman.

Baca Juga : Cara Budidaya Jamur Kuping

Sebelum kita membahas lebih rinci tentang cara menanam bayam air, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu manfaat dari konsumsi bayam air. Kangkung mengandung banyak nutrisi, seperti. B .: Vitamin A C dan B kompleks, kalsium, fosfor dan zat besi yang terkandung dalam kangkung.

Ciri – Ciri Kangkung

Kangkung juga memiliki ciri berdasarkan bentuk daun, kakr,batang ,serta bunga nya, berikut ini ciri- ciri kangkung :

  1. Kangkung memiliki akar meruncing dengan banyak akar disampingnya.
  2. Akar meruncing dari batangnya yang berongga
  3. Daun kangkung bentuk mengerucut dengan ujung runcing atau tumpul
  4. Warnanya hijau tua atau hijau keputihan dengan kilau ungu di tengahnya.
  5. Bunganya berbentuk seperti terompet putih, ada juga yang berwarna ungu-putih.
  6. Buah kangkung berbentuk seperti telur dalam warna mini hitam-cokelat, setiap buah tersedia atau memiliki tiga biji.
  7. Akar meruncing dari batangnya yang berongga
  8. Daun kangkung bentuk mengerucut dengan ujung runcing atau tumpul
  9. Warnanya hijau tua atau hijau keputihan dengan kilau ungu di tengahnya.
  10. Bunganya berbentuk seperti terompet putih, ada juga yang berwarna ungu-putih.
  11. Buah kangkung berbentuk seperti telur dalam warna mini hitam-cokelat, setiap buah tersedia atau memiliki tiga biji.
Baca Juga :  Jamur Merang

Baca Juga Mengenai : Cara Menanam Tomat

Manfaat Kangkung

Di bawah ini adalah beberapa manfaat dari Kangkung yang terdaftar dibawah ini :

1. Mencegah anemia

Keuntungan pertama kangkung adalah pencegahan anemia. Bayam air mengandung zat besi, yang dapat merangsang produksi sel darah merah dalam tubuh. Ini juga tercermin dalam manfaat ubi dan kacang-kacangan seperti manfaat kacang panjang atau manfaat kacang merah.”

2. Mencegah diabetes

Keuntungan bayam selanjutnya adalah pencegahan diabetes. Ini karena Kangkung menghasilkan zat yang bisa menghambat penyerapan gula dalam tubuh. Jadi Anda tidak perlu terlalu khawatir jika memakannya dengan nasi. Selain manfaat bayam air, yang dapat mencegah penyerapan gula ke dalam tubuh, Anda tentu saja dapat menikmati manfaat beras tanpa khawatir.

3. Meningkatkan Kualitas Otak

Kangkung juga bermanfaat untuk meningkatkan kualitas otak. Ini karena kangkung mengandung vitamin B kompleks dan Omega-3 mendukung kinerja otak yang lebih baik. Agar sayuran kangkung dapat disajikan dengan sangat baik pada anak-anak dewasa, dapat meningkatkan kecerdasan otak.

Baca Juga : Cara Menanam Bawang Merah

4 . Menjaga Kesehatan Jantung

Kangkung / Bayam air juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung. Ini karena kangkung memiliki kandungan vitamin A dan C dan beta-karoten yang tinggi. Nutrisi ini dapat membantu mengurangi radikal bebas dalam tubuh (sebagai antioksidan), sehingga kolesterol yang teroksidasi dapat dicegah.

5. Mempertahankan Sistem Kekebalan Tubuh

Selain manfaat di atas, kangkung juga bermanfaat untuk menjaga sistem kekebalan tubuh kita.

6. Sangat Bagus Untuk Mata

Mengandung vitamin A, karotenoid dan lutein dalam kangkung bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata kita. Sayuran ini telah terbukti mencegah katarak.

7. Menurunkan kolesterol

Ternyata sayur kangkung juga bermanfaat untuk menurunkan risiko kolesterol.

Langkah – Langkah Cara Menanam Kangkung

Silakan lihat di bawah ini cara menanam kangkung sepenuhnya :

1. Pilih Benih Berkualitas Tinggi

Sekarang, karena kami ingin hasil yang maksimal, kami mencoba untuk memiliki benih berkualitas baik dan kualitas unggul. Bibit yang baik memiliki dampak besar pada hasil panen nanti. Bibit yang baik ditandai dengan kenyataan bahwa kangkung tumbuh tegak pada awal pertumbuhan dan tumbuh hampir 100%. Ada dua jenis tanaman, yaitu stek, yang merupakan strain yang ditanam di tanah dengan bibit besar, segar, atau biji dengan kondisi kering yang baik.”

Baca Juga :  Cara Menanam Pepaya

2. Siapkan Lahan Untuk Menanam Kangkung

Langkah penting lainnya adalah persiapan tanah untuk penanaman. Pastikan tanah yang ingin Anda gunakan bebas dari gulma dan gulma. Tolong kendurkan tanah dengan memotong.

Buat rawa atau bukit selebar 1 meter dan dengan penyesuaian panjang, lalu buat celah dengan bedengan lain sekitar 40 cm atau sesuaikan lokasi. Kemudian sebarkan pupuk kandang atau kompos di atasnya. Biarkan semalaman.

Lahan tanam juga bisa dalam bentuk pot atau polybag, mengingat tanah yang gembur harus digunakan.

Jadi Anda bisa menanam di mana saja. Bisa di halaman, di belakang rumah, di pot atau di polybag. Adalah penting bahwa tanah gembur dan dicampur dengan pupuk kandang atau kompos.

3. Menanam Bibit Kangkung

Setelah proses persiapan lahan selesai, langkah selanjutnya adalah proses penanaman atau penanaman.

Ada dua opsi untuk metode penanaman. Pertama diisi dengan proses yang cepat, tetapi membutuhkan lebih banyak atau lebih biji boros dan kepadatan populasi yang tidak optimal, atau menanam Ditugal, yang memasukkan 2-3 biji ke dalam lubang yang dibuat di tempat tidur dengan kelemahan, membutuhkan waktu lebih lama atau lebih Pekerja lebih banyak kelebihan kepadatan optimal, karenanya hasil tinggi.

Baca Juga : Cara Menanam Kacang Panjang

Jadi, kembalilah ke dirimu sendiri, selipkan atau gali melalui lubang dengan satu cara. Untuk alasan praktis, tentu saja, hanya diisi.

4. Proses Perawatan Kangkung

Inti dari perawatan adalah menyiram secara teratur di pagi hari dan gulma atau gulma yang dapat tumbuh. Selain itu, jika Anda terlihat seperti bayam air tandus, Anda harus terus memupuk jika kondisinya terlihat tandus, tetapi hanya menambahkan cukup untuk mempertahankan pH atau keasaman dalam tanah.

Budidaya kangkung tidak membutuhkan pupuk intensif. kangkung adalah tanaman yang tahan terhadap kesuburan tanah sedang. Bahkan, pupuk awal akan cukup untuk menyediakan tanaman dengan nutrisi sampai siap panen. Namun, ini sangat tergantung pada kesuburan tanah. Tanah yang sebelumnya ditanami legum tidak membutuhkan cukup pupuk tambahan dengan pupuk organik awal.

Hanya saja pemupukan tambahan diperlukan jika tanaman terlihat kurang subur dan memiliki warna hijau pudar. kangkung bereaksi sangat kuat terhadap nitrogen. Jika perlu, pupuk organik yang kaya nitrogen dapat diberikan, mis. B. kotoran ayam rebus dicampur dengan kulit atau kompos yang kaya nitrogen.

Baca Juga :  Kutu Air

5. Irigasi Atau Penyiraman

Untuk menanam kangkung, dibutuhkan banyak air. Tetapi jika curah hujan terlalu tinggi, daun yang dihasilkan akan jelek. Di musim kemarau, harus disiram secara teratur di pagi dan malam hari. Jika tanaman terlihat kusam di siang hari dan menguning, tuangkan dengan intensitas yang cukup. Kurangnya intensitas irigasi selama hari yang panas dapat menyebabkan tanaman mati.

6. Mengatasi Gulma

Meskipun kangkung adalah tanaman siklus cepat, tanaman muda terkadang tidak dapat bersaing dengan rumput. Khususnya di awal penaburan, pertumbuhan benih ke tanaman relatif panjang, sehingga potensi penyiangan untuk gulma cukup tinggi. Ketika ini terjadi, gulma harus dihilangkan dengan cepat dengan menariknya keluar.

7. Pengendalian Hama Dan Penyakit

Hama umum yang menyerang kangkung termasuk belalang, ulat grayak (Spodotera litura) dan kutu daun (Myzus persicae dan Aphyds gossypii). Gejala serangan ulat bulu adalah daun berlubang, tepi bergerigi dan bekas gigitan. Sementara kutu daun membentuk tanaman kerdil dan dur membungkuk. Karena kutu daun menyerap cairan dari tanaman.

Sementara itu, penyakit yang biasa diderita adalah penyakit karat putih (Albigo Ipomoeae Panduratae). Jika terserang penyakit ini, bintik-bintik putih muncul di daun, yang kemudian menyebar lebih jauh.

Secara biologis air tanah budidaya spinet pengendalian hama harus holistik. Untuk mengurangi risiko serangan hama dan penyakit, rotasi tanaman, jarak tanam, dan irigasi harus disesuaikan. Atau jika Anda terpaksa menggunakan pestisida biologis seperti daun mimba, ubi dan serai wangi.

Proses Panen Kangkung

Proses terakhir yang harus ditunggu adalah proses panen. Bayam air tanah dipanen dengan cara dicabut sedangkan bayam air dipanen dengan cara dipotong. Bayam yang baik berwarna hijau segar dan tidak menguning karena kekurangan air atau kelebihan air.Seperti disebutkan di atas, proses panen dapat dilakukan 3-5 minggu setelah penyimpanan.

Baca Juga : Budidaya Jangkrik

Nah Setelah Kita Sama sama menyimak artikel mengenai cara menanam kangkung ini mari kita coba dan semoga bermanfaat ya ,dan nantikan artikel lain nya di pakguru.co.id

Budidaya Kroto

Pak Guru
3 min read

Cara Menanam Seledri

Pak Guru
2 min read

Cara Menanam Daun Bawang

Pak Guru
2 min read
SELAMAT DATANG
Selamat Membaca Artikel yang Kami Bagikan, Semoga Dapat Membantu, Kritik dan Saran Silahkan Hubungi Kami [email protected]