Cara Menanam Cabe Hidroponik

3 min read

Cara Menanam Cabe Hidroponik – Cabai adalah tanaman yang sangat populer di Indonesia. Banyak sekali orang menyukainya bahkan terkadang ada yang gak mau makan kalau gak ada sambel, untuk yang sudah terbiasa hidangan dibumbui bumbu pedas. Permintaan cabe meningkat setiap tahun, seperti hari besar Idul Fitri, Idul Adha dan banyak lagi lainnya.

Akibatnya, banyak orang ingin menanam lada karena harganya tinggi dan mahal. Kurangnya pengetahuan tentang hidroponik dalam cabai Chili terbatas pada petani biasa.

Cara Menanam Cabe Hidroponik

Cara Menanam Cabe Hidroponik

Di bawah ini adalah langkah-langkah untuk budidaya cabai Anda dapat memperhatikan semua tahapan yang akan kami jelaskan dengan jelas yaitu:

Pemilihan Benih Cabai

Pada metode pertama menanam cabai hidroponik pemilihan benih, dalam pemilihan benih Anda harus memilih jenis cabai yang akan ditanam.

Ada 2 jenis cabai yang bisa Anda pilih hybrida dan cabai lokal

  • Dari dua jenis cabai di atas, cabai lokal adalah jenis cabai yang sangat mudah dibudidayakan di Indonesia karena lebih mudah tumbuh dan beradaptasi dengan iklim dan jenis tanah.
  • Namun untuk kualitas benih cabai hybrida lebih unggul dibandingkan dengan benih lokal. Anda bisa mendapatkan benih lokal dari Rembang Kudus, Sumatra Karo, sedangkan benih hibrida dapat diperoleh dari Taiwan dan Thailand. Artikel Terkait Lainya : Budidaya Ikan Lele

Proses Menabur Benih Cabe

  • Penaburan dilakukan sedemikian rupa sehingga potensi tanaman cabai atau biji cabai yang akan ditanam memiliki peluang hidup lebih besar, karena dalam menabur cabai akan memiliki perawatan yang maksimal, kontrol yang tinggi sehingga pertumbuhan bibit dapat dimaksimalkan.
  • Alasan lain untuk penyemaian yang akan dilakukan dalam proses penanaman cabai harus penggunaan bibit tanaman yang memiliki 2-3 daun dan akar yang kuat.
  • Oleh karena itu, proses penaburan sangat penting dilakukan, dan Anda juga bisa mendapatkan benih cabai yang telah dibeli oleh petani profesional sehingga kualitas benih yang digunakan lebih terjamin.
Baca Juga :  Cara Menanam Bawang Merah

Berikut ini adalah tahapan benih cabai hidroponik di persemaian, yaitu :

  • Pilih tempat untuk menabur dalam bentuk kantong plastik kecil, mangkuk dan tanah.
  • Kemudian siapkan tanah untuk bibit, yang merupakan campuran seragam tanah lapisan atas, arang dan pupuk kandang dalam perbandingan 3: 1: 1.
  • Kemudian isi kamar benih yang diinginkan (tidak terlalu penuh)
  • Taburkan biji ke pembibitan yang sebelumnya diisi dengan media nutrisi dan sisakan banyak ruang di pembibitan untuk memberikan ruang tanaman cabai potensial untuk pertumbuhan optimal.
  • Menyiram setiap hari di pagi dan sore hari, tunggu sampai benih tumbuh sekitar 25-30 hari, benih siap ditransfer.

Baca Juga : Cara Menanam Buah Naga

Persiapan Media Tumbuh Hidroponik

  • Penggunaan teknik hidroponik dalam pertanian hanya karena kurangnya lahan untuk penanaman.
  • Karena itu banyak petani lebih suka menggunakan teknik hidroponik karena lahan yang dibutuhkan tidak perlu luas.
  • Dengan menumbuhkan hidroponik cabai Anda perlu mengumpulkan media tanam yang akan digunakan untuk budidaya cabai dan situs hidroponik.
  • Media tanam yang dapat digunakan adalah cocopeat dan campuran arang sekam serta situs budidaya hidroponik, yaitu potongan pipa dan botol minuman.

Menanam Benih Hidroponik

  • Selepas biji cabai berkembang dan media pentadbiran hidroponik siap, langkah seterusnya dalam hidroponik yang semakin meningkat adalah proses penanaman. Apabila menanam, pastikan benih berusia 25 hingga 30 hari supaya mereka boleh berkembang dan dikuatkan sepenuhnya.
  • Apabila mengeluarkan benih cabai, penjagaan mesti diambil untuk mengelakkan kemungkinan merosakkan cabai dan risiko kematian. Ambil biji cabai perlahan-lahan, anda boleh tuangkan benih terlebih dahulu, supaya tanah lembab, jadi lebih mudah untuk dikeluarkan dan akar tumbuhan cabai tidak rosak.
  • Sebagai tambahan kepada kaedah yang diterangkan di atas, anda juga memindahkan biji cabai bersama-sama dengan media nutrien. Walau bagaimanapun, media pemakanan masih perlu dikeluarkan dengan menurunkan tanah dengan air, supaya proses pemisahan dengan media nutrien lebih berkesan. Selepas biji dan media nutrien dipisahkan, semua yang anda perlu lakukan ialah menanamnya dalam periuk yang disediakan dan bilas dengan banyak air bersih.
  • Letakkan tumbuhan atau cabai di tempat yang tidak terdedah kepada cahaya matahari langsung. Tujuannya adalah untuk membuat tumbuhan cili lebih menyesuaikan diri dengan persekitaran yang terdedah kepada matahari. Proses ini boleh dilakukan dengan selamat selama 5 hingga 7 hari selepas meletakkan tumbuhan cabai di tempat yang terdedah kepada cahaya matahari langsung.
Baca Juga :  Jamur Merang

Diet Untuk Hydroponics Chili

  • Tumbuh-tumbuhan cili yang ditanam dengan teknik hidroponik memerlukan nutrien tambahan untuk memenuhi keperluan pemakanan tumbuhan cabai. Kami tahu bahawa teknik ini mempunyai batasan dengan media dan elemen yang muncul. Oleh itu, penyediaan nutrien tambahan diperlukan untuk mengekalkan dan menyokong pertumbuhan cabai maksimum.
  • Penanaman cabai hidroponik boleh berlaku selepas 5 hingga 7 hari dari permulaan masalah penanaman. Suplemen pemakanan adalah bertujuan untuk memenuhi keperluan pemakanan yang tidak dipenuhi dengan penanaman dengan teknik hidroponik. Walau bagaimanapun, jika terdapat nutrien tambahan disediakan untuk tumbuh-tumbuhan yang baru dipindahkan, terdapat risiko bahawa cili akan rosak kerana tumbuhan tiba-tiba terkejut oleh kandungan nutrien. .
  • Bekalan pemakanan tambahan untuk tumbuh-tumbuhan cabai hidroponik mesti dibuat dalam dos yang betul, diet awal perlu dalam jumlah 600 hingga 700 ppm atau kira-kira 5 ml nutrien A dan 5 ml vitamin B dan dicampur dengan 1 liter air. Selepas Hydruangic Chili menyesuaikan diri dengan suplemen ini, anda boleh meningkatkan dos setiap 10 hari.
Pencegahan dan pengelolaan penyakit pada tanaman
  • Ternyata budidaya cabai hidroponik juga dapat dipengaruhi oleh penyakit. Beberapa penyakit yang umumnya memengaruhi cabai hidroponik adalah kutu daun, tungau, ulat bulu, bercak daun, busuk buah dan lainnya. Semprotkan pestisida organik dan kimia dalam jumlah besar. Jangan menyemprotkan penyakit ini terlalu sering pada cabai hidroponik, karena ini dapat merusak pertumbuhan tanaman itu sendiri.

Memenuhi Kebutuhan Nutrisi Tanaman

  • Menambahkan nutrisi tambahan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi cabai. Karena itu, Anda juga perlu menyemprotkan pupuk cair dari pupuk cair atau pupuk kimia, agar pertumbuhan dan regenerasi cabai dapat berlangsung optimal.

Baca Juga : Cara Menanam Bawang Merah

Waktu Panen Hidroponik Cabai

  • Cara terakhir menanam cabe hidroponik adalah musim panen. Cabai dapat dipanen setelah 80 hingga 90 hari, tetapi agar lebih efektif, Anda dapat memanennya setelah cabai merah dan memiliki garis hijau kecil.
  • Panen di pagi dan sore hari. Jika Anda panen di siang hari, cabai yang dihasilkan akan rusak atau beratnya akan turun. Cobalah memetik cabe di pagi atau sore hari untuk mendapatkan berat maksimum.
  • Pabrik ini, yang memiliki harga jual tinggi, dapat ditanam tanpa perlu ruang terbuka yang luas. Di era yang mulus ini, budidaya cabai bisa dilakukan di area terbatas, meski hanya pekarangan setiap rumah yang digunakan.
Baca Juga :  Budidaya Belut

Demikianlah pembahasan kita kali ini tentang Cara Menanam Cabe Hidroponik , semoga bermanfaat dan menambah wawasan kita

Budidaya Kroto

Pak Guru
3 min read

Cara Menanam Seledri

Pak Guru
2 min read

Cara Menanam Daun Bawang

Pak Guru
2 min read
SELAMAT DATANG
Selamat Membaca Artikel yang Kami Bagikan, Semoga Dapat Membantu, Kritik dan Saran Silahkan Hubungi Kami [email protected]