Cara Membuat Kolam Ikan

4 min read

Cara Membuat Kolam Ikan – Banyak petani ikan membudidayakan ikan ceroboh dengan memmbuat kolam nya sembarangan. Kadang-kadang bahkan tidak seperti kolam air. Hal ini membuat produktivitas budidaya tidak optimal.

Faktor kolam tidak kalah penting dari faktor budidaya lainnya seperti biji, makanan dan air. Tambak ikan adalah habitat ikan. Keadaan kolam ikan menentukan apakah ikan itu tumbuh atau tidak.

Panduan Cara Membuat Kolam Ikan

Cara Membuat Kolam Ikan

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan Cara Membuat Kolam Ikan . Dimulai dengan analisis jenis tanah, kontur tanah, tata ruang tambak, irigasi, penggalian, dan tanggul untuk mengatur sirkulasi air.

1. Memilih Jenis Tanah

Jenis tanah terbaik untuk membuat kolam dari tanah adalah tanah liat berpasir. Jenis tanah ini cukup tahan air, tekstur padat, membuat tanggul lebih mudah.

Jika lahan yang tersedia terlalu longgar, upaya tambahan diperlukan untuk berfungsi dengan baik. Misalnya, dinding kolam menerima lapisan semen atau batu bata. Metode ini secara efektif mencegah kebocoran, tetapi biaya konstruksi jauh lebih mahal.

Metode sederhana untuk menentukan jenis tanah adalah dengan mengambil tanah yang dilembabkan dengan air. Kemudian dengan kuat meremas tanah. Lalu buka telapak tangan Anda.

Jika ada sedikit pasir di permukaan telapak tangan, itu bisa disebut tanah liat berpasir. Jika jumlah pasir yang menempel di telapak tangan besar, tanah tersebut diklasifikasikan sebagai tanah gembur.

2. Bentuk Lahan Yang Akan Dijadikan Kolam

Setelah menganalisa jenis tanah, amati bentuk tanah yang diubah menjadi kolam ikan. Apakah tanahnya datar atau miring? Kemiringan tanah menentukan jenis galian dan tanggul. Pada medan yang miring, pengaturan pola aliran air lebih mudah.

Penggalian di tanah miring cukup untuk dilakukan di satu sisi. Dari tanah yang digali, bendungan kemudian dibuat di sisi lain. Sementara digali di tanah datar di semua sisi. Hasil penggalian digunakan sebagai tanggul.

Baca Juga :  Budidaya Ikan Lele

3. Tata Ruang Kolam Ikan

Jika kita hanya ingin membuat satu pool, tata letak pool lebih mudah. Yang tersisa hanyalah memaksimalkan posisi parit yang digunakan sebagai sumber air dan sistem drainase. Tetapi jika ada banyak kolam yang perlu dibuat. Desain kolam harus ditimbang dengan cermat.

Dari sistem irigasi, ada dua jenis tata ruang tambak, paralel dan serial. Dalam sistem irigasi paralel, setiap kolam menerima air langsung dari sumber air. Saluran atau saluran irigasi harus melewati tambak yang ada. Akibatnya, biaya konstruksi akan lebih tinggi.

Sistem irigasi paralel lebih baik dalam hal menjaga kualitas air. Karena air yang masuk ke kolam adalah air tawar, langsung dari sumber air. Tidak terkontaminasi oleh residu pakan terlarut atau kuman yang ada di kolam ikan sebelumnya.

Sementara dalam sistem irigasi seri setiap kolam ikan menerima air dari masalah kolam lainnya. Misalnya, kolam ikan pertama langsung mengambil air dari sumber air. Kemudian kolam ikan kedua menerima air dari masalah kolam pertama. Tambak ketiga menerima asupan air dari pengeluaran tambak kedua dan seterusnya.

Sistem irigasi seri cocok untuk digunakan di daerah dengan sumber air terbatas. Kelemahan sistem irigasi seri adalah sulitnya mengendalikan polusi air dan penyebaran penyakit. Misalnya, jika kolam pertama dipengaruhi oleh suatu penyakit, itu menyebar dengan mudah ke kolam berikutnya. Begitu juga dengan polusi air lainnya.

Keuntungan dari sistem seri saluran flush adalah tidak terjadi dan dapat dibuat dengan mudah. Oleh karena itu biaya konstruksi lebih murah. Bahkan biaya perawatan bahkan lebih murah.

4. Kolam Ikan Diberikan Tanggullan

Tanggul berfungsi untuk menampung air dan sebagai penghalang bagi kolam ikan. Bendungan yang baik harus kedap air (tidak mudah rusak), tahan air, tidak mudah terkikis, dan tidak bocor. Di lereng tanah liat berpasir hanya bisa dilakukan dengan tanah. Untuk jenis tanah, yang longgar dan mudah dilepas, diperlukan batu atau tembok bendungan.

5. Tembok dari Tanah Untuk Pertahanan

Jika jenis tanahnya memungkinkan, kolam ikan hanya bisa dibuat dengan tanggul tanah. Konstruksi gili lebih murah dan lebih mudah.

Inilah langkah-langkah untuk membuat tanggul :

  1. Tentukan area kolam yang ingin Anda gali dan atur garis batas.
  2. Kemudian mulailah dengan parit tanah bagian atas pada kedalaman sekitar 10 cm. Pisahkan lapisan tanah atas ini untuk kemudian disemai lagi di dasar kolam. Tanah bagian atas ini kaya akan bahan organik, yang berguna bagi kehidupan ikan.
  3. Mulailah menggali lagi hingga kedalaman 60 inci. Sebidang tanah ini digunakan untuk membuat tanggul. Bersihkan dari batu, akar atau sampah lain agar tanggul tidak bocor.
  4. Tanggul memiliki penampang trapesium. Lebar dan persempit. Semakin lebar tanggul, semakin baik, karena menjadi lebih stabil. Tapi tentu saja, semakin luas bendungan itu. Sesuaikan lebar bendungan ke permukaan kolam.
  5. Sebelum tanggul dibuat, lebih baik gali bagian bawah lereng sedalam 20-25 cm sebagai fondasi. Kemudian angkat tanah dan remas bersama. Tanah yang dikeruk untuk membentuk tanggul dapat diairi terlebih dahulu untuk memadatkannya.
Baca Juga :  Ikan Hias

6. Membuat Dinding Bendungan

Dinding bendungan diperlukan jika kita menginginkan kolam yang lebih permanen dan jenis tanah yang tersedia tidak mampu membuat bendungan dasar. Dinding bisa digunakan sebagai pelapis atau penghalang. Sebagai agen pelapis, lapisan dinding hanya memperkuat bendungan bawah. Biasanya diterapkan pada kolam tunggal.

Baca Juga : Budidaya Ikan Lele

Untuk sejumlah besar kolam, seluruh bendungan biasanya terdiri dari lapisan bata dan mortar atau beton. Bendungan menjadi penghalang antara satu bak dengan bak lainnya. Membangun tanggul dari dinding tentunya jauh lebih mahal daripada tanggul.

7. Membuat Pipa Pengairan Kolam

Saluran air masuk dan keluar adalah komponen penting dari kolam ikan. Saluran ini bertanggung jawab untuk menjaga kualitas air kolam. Jika saluran air tersumbat, kualitas air tambak menurun dan dapat menyebabkan kematian pada ikan.

Baca Juga : Budidaya Ikan Gurame

Air masuk dan keluar untuk kolam ikan dapat diproduksi lebih dari sekali. Di kolam besar, biasanya dihasilkan 2-3 pasang arus keluar. Di kolam yang lebih kecil, hanya satu pasangan saluran yang diproduksi.

Jarak antara inlet dan outlet harus sejauh mungkin. Jika memungkinkan, jangan melewati posisi inlet dan outlet secara paralel. Intinya sirkulasi air berlangsung di kolam. Air yang masuk tidak segera lepas tetapi menggantikan air yang lama.

Pipa dipasang secara horizontal di tanah, yang mengarah dengan jaring ke bagian luar kolam, sehingga tidak ada hewan yang bisa menembus ke dalam kolam.

A. Membuat Praian Masuk Ke kolam

Praian Masuk dapat dilakukan dengan tabung bambu. tabung ditempatkan dan memotong melalui bendungan. Ketinggian tabung sejajar dengan atau lebih tinggi dari permukaan air kolam yang diinginkan.

Baca Juga :  Ikan Koi

Pipa dipasang secara horizontal di tanah, yang mengarah dengan jaring ke bagian luar kolam, sehingga tidak ada hewan yang bisa menembus ke dalam kolam.

B. Membuat Praian Keluar Dari kolam

Terdapat dua macam saluran keluar untuk kolam ikan, yakni saluran keluar air kolam sebagai sistem sirkulasi dan saluran keluar air kolam untuk pemanenan. Teknik pembuatan kedua saluran tersebut bisa disatukan atau terpisah.

Teknik pertama secara Cara Membuat Kolam Ikan terpisah. Pipa pengeluaran air sirkulasi dibuat di permukaan kolam dan pipa pengeluaran air pemanenan dibuat di dasar kolam. Pipa yang dibuat di permukaan, dipasang melintang pada tanggul. Bagian yang menghadap kolam lebih rendah dari pada bagian yang ada di luar kolam.

Pipa pengeluaran untuk pemanenan dibuat di dasar kolam yang paling rendah. Biasanya dibuat pada saluran kemalir. Setiap ujung pipa yang ada di dalam kolam, dilakukan pemasangan katup yang bisa di buka-tutup.

Baca Juga : Budidaya Belut

Dengan Cara Membuat Kolam Ikan Metode diatas kita semakin mantap dengan pembuatan kolam ikan ini, Saat memanen ikan nanti dan pengairan keluar bisa di satu tempat. Untuk melakukan itu, Anda memerlukan “L” berbentuk tabung atau tabung persegi. Pipa ini dibuat di dasar kolam. Pipa yang mengarah ke luar cekungan membentuk huruf L yang terlihat up. Ketinggian pipa tegak lurus terhadap permukaan genangan air. Dengan teknik ini, ketinggian air kolam renang lebih mudah untuk menangani.

8. Membuat Sumur Kecil

Kanal adalah bagian penting dari kolam ikan. Sumur Kecil adalah parit di bagian bawah kolam, kedalaman sekitar 20-30 cm. Fungsi Sumur Kecil adalah untuk membantu memanen, mengumpulkan sisa makanan, menyimpan lumpur berbahaya dan mengatur aliran air ke bawah. Jumlah aliran disesuaikan dengan pintu pembuangan air.

Demikan Artikel Dari Kami tentang Cara Membuat Kolam Ikan semoga bermanfaat ya dan selamat mencoba.

Budidaya Ikan Lele

Pak Guru
3 min read

Ikan Kakap

Pak Guru
3 min read

Budidaya Ikan Mas

Pak Guru
5 min read
SELAMAT DATANG
Selamat Membaca Artikel yang Kami Bagikan, Semoga Dapat Membantu, Kritik dan Saran Silahkan Hubungi Kami [email protected]