Budidaya Kopi Stek

2 min read

Budidaya Kopi Stek – Pohon Kopi dapat diperbanyak dengan dua cara, secara generatif dan vegetatif.

Apa Itu Kopi Stek ?

Budidaya Kopi Steak

Indonesia adalah produsen kopi terbesar di dunia. Lebih dari 80% pohon kopi di negara ini berasal dari Robusta. Namun, produktivitas rata-rata masih relatif rendah. Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap ini adalah kualitas bibit. Perbanyakan bibit pohon kopi tidak benar.

Pohon kopi dapat diperbanyak dengan dua cara, secara generatif dan vegetatif. Perbanyakan benih atau biji secara generatif terjadi untuk kopi Arabika, di mana perbanyakan tanaman kopi dengan biji diperbarui. Sementara pohon kopi robusta lebih banyak diperbanyak secara vegetatif.
Ada banyak teknik perbanyakan pohon, mulai dari okulasi, stek, okulasi hingga kultur jaringan.

Baca Juga : Kopi Robusta

Salah satu metode Budidaya Kopi Steak yang paling umum adalah memotong. Metode ini memiliki beberapa keunggulan yang mudah dilakukan, jenis pohon kopi yang dibuat sama dengan nya, hasil yang seragam dan lebih cepat berbuah.

Panduan Budidaya Kopi Stek

Budidaya Kopi Steek juga memiliki kelemahan. Pohon kopi, yang muncul saat disadap, tidak memiliki akar. Pohon kopi ringan mudah dicabut atau diruntuhkan. Selain itu, pohon ini rentan terhadap serangan nematoda pada usia muda. Namun sekarang kelemahan ini bisa diatasi dengan teknik okulasi pohon.

1. Pilih Pohon Kopi Utama

Tahap pertama yang perlu dipertimbangkan ketika menyebarkan stek adalah pilihan bahan tanaman sebagai induk pohon kopi yang akan dikembangkan. Berbeda dengan perbanyakan kopi Arabika, yang menggunakan varietas, kopi Robusta biasanya menggunakan klon. Sumber klon tersedia di ruang penelitian atau toko benih tepercaya.

Baca Juga :  Budidaya Kopi Liberika

Kopi robusta memiliki sifat penyerbukan silang, sehingga teknik pemuliaan yang disarankan adalah sistem poliklonal. Sistem poliklonal adalah teknik untuk menanam pohon kopi dari banyak klon. Untuk sebidang kebun, tidak hanya terdiri dari klon pohon kopi, tetapi menggunakan 3-4 klon.

Baca Juga : Kutu Air

Setiap klon memiliki sifat yang berbeda, jadi ketika menanam kombinasi tertentu harus digunakan. Untuk mempelajari lebih lanjut tentang sifat masing-masing klon, Anda dapat bertanya kepada penjual klon. Selanjutnya,klon pohon kopi yang paling cocok dengan lingkungan Anda.

2. Alat Dan Bahan Perdipersiapkan

Alat yang dibutuhkan untuk memetik tanaman adalah gunting, bilah tajam tipis, stimulan akar, dan media pertumbuhan. Stimulan akar dapat dibeli dalam bentuk cair atau tepung di toko pertanian. Jenis yang umum digunakan termasuk Rooton F. Selain penggunaan obat-obatan pabrik, urin sapi juga dapat digunakan.

Baca Juga : Kopi Luwak

Siapkan media pertumbuhan untuk menumbuhkan akar luka. Substrat kultur ini harus dikeringkan dengan baik dan menahan batangnya. Campuran pasir halus dan kompos yang umum digunakan dalam perbandingan 3: 1.

Buat bedengan dengan media nutrisi setinggi kira-kira 15 cm ini. Tutupi tempat tidur dengan tutup plastik transparan, tinggi tutupnya sekitar 60 cm. Penutup ini harus terbuka dan tertutup agar mudah diperiksa. Posisi bedeng harus di bawah pohon peneduh.

3. Cara Menstek Pohon Kopi

Lakukan pengecekan di akhir musim hujan. Pilih cabang yang berusia 3-6 bulan, agak muda, tetapi sudah berwarna cokelat. Potong 2-4 segmen dari atas dan potong miring untuk membuat lancip tajam. Memotong panjang sekitar 10 cm, memotong setengah dari benang daun untuk mengurangi penguapan. Simpan kelembaban ranting set di dalam karung basah agar tidak kering oleh angin.

Baca Juga :  Cara Budidaya Jamur Tiram

Setelah memotong dahan, celupkan dasar stek ke dalam cairan perangsang akar. Untuk hormon buatan pabrik, baca aturan atau dosis untuk mereka yang menggunakan urin sapi dan encerkan 100 ml urin sapi dengan 1 liter air. Celupkan bahan pemotong selama 10-15 detik sebelum memasukkannya ke dalam media nutrisi.

Tempatkan potongan pohon kopi di tempat tidur media tumbuh pada jarak 15 × 15 cm. Atur kedalaman pemotongan sekitar 5-7 cm. Bilas tempat tidur 1-2 kali sehari dengan selembar longgar dengan membuka dan menutup tutupnya. Hati-hati jangan sampai merusak sistem. Setelah sekitar 3 bulan dalam substrat biakan, stek biasanya mulai membuka penutup sungkup. Dari bulan ke-4, stek pohon kopi dapat dikemas dalam polybag.

4. Pembibitan Kopi

Siapkan tempat berlindung untuk sekolah pohon kopi untuk menghindari panas langsung dari matahari dan hujan. Bayangan bisa menggunakan daun paranet atau sirap.

Siapkan media tanam yang terdiri dari campuran tanah dan kompos dengan komposisi 2: 1. Pindahkan irisan pohon kopi dari bedengan media yang tumbuh ke dalam polybag. Masukkan polybag selebar satu meter untuk perawatan yang mudah.

Perawatan bibit pohon kopi meliputi penyiraman dan pemupukan. Tuangkan 1-2 kali sehari atau tergantung kelembaban tanah. Pemupukan dapat dilakukan dengan menuangkan campuran kotoran sapi, air dan urea dengan komposisi 10: 10: 1.

Dosis tuang untuk setiap bibit pohon kopi adalah sekitar satu tempurung kelapa per minggu. Bibit pohon kopi dapat dibawa ke area penanaman setelah berumur 8-9 bulan

Cara Budidaya Jamur

Pak Guru
6 min read

Daun Bawang Merah

Pak Guru
3 min read

Ular Tikus

Pak Guru
3 min read
SELAMAT DATANG
Selamat Membaca Artikel yang Kami Bagikan, Semoga Dapat Membantu, Kritik dan Saran Silahkan Hubungi Kami [email protected]