Anatomi Telinga

3 min read

Anatomi Telinga – Manusia memiliki indera pendengaran yaitu organ telinga. Apakah kamu penasaran apasih itu organ telinga dan apa saja fungsinya? yuk temukan jawabannya dengan mengetahui tentang onatomi telinga manusia melalui penjelasan sebagai berikut.

Anatomi Telinga Manusia

Telinga merupakan sebuah organ yang mampu mendeteksi atau mengenal suara dan  banyak juga berperan sebagai keseimbangan dan posisi tubuh. Telinga pada hewan vertebrata memiliki dasar yang sama dari ikan sampai manusia, dengan beberapa variasi sesuai dengan fungsinya.

Apa itu vertebrata? vertebrata mempunyai satu pasang telinga, satu sama lainnya terletak pada sebuah simetris dibagian yang berlawanan yaitu di kepala, untuk menjaga keseimbangan dan lokalisasi suara.

Apakah yang dimaksud dengan suara? Suara adalah bentuk energi yang bergerak melewati udara, air, atau benda lainnya, dalam sebuah gelombang.

Walaupun telinga dapat mendeteksi sebuah suara, fungsi interpretasi dan pengenalan dilakukan pada otak dan sebuah sistem pada saraf pusat. Rangsangan yang terjadi pada suara disampaikan dengan otak melalui sistem saraf yang menyambungkan bagian pada telinga dan bagian pada otak (nervus vestibulokoklearis).

Bagian – Bagian Telinga

Anatomi Manusia dan Beberapa Fungsinya

Bagian-bagian telinga secara umum dibagi menjadi tiga bagian yaitu:

  • Telinga luar
  • Telinga tengah
  • Telinga dalam

Baca Juga : Tentang Perusahaan Dagang

1. Telinga Luar (Anatomi Telinga)

Telinga luar adalah bagian telinga yang terletak pada luar dan kontak langsung dengan lingkungan.

Fungsi utama telinga luar ini yakni untuk menangkap bunyi dari lingkungan untuk diteruskan ke telinga tengah.

Telinga luar memiliki beberapa bagian diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Daun telinga
Baca Juga :  Jaringan Pada Daun

Daun telinga atau (pinna) adalah bagian dari telinga luar yang paling menonjol dan mudah terlihat. Setiap manusia memiliki dua daun telinga yang terletak pada sebuah dua sisi yaitu sisi kanan dan sisi kiri. Daun telinga terbentuk dari tulang rawan.

Fungsi daun telinga adalah sebagai mengumpulkan semua pada gelombang suara dan dapat menyalurkan pada kesaluran telinga. Selain itu, fungsi daun telinga ialah sebagai alat melakukan lokalisasi sebuah suara yaitu dapat merasakan daun telinga pada sisi yang lebih dekat pada suara.

  • Lubang telinga

Lubang telinga memiliki fungsi yaitu sebagai meneruskan proses sebuah getaran yang dapat berbunyi pada gendang telinga. Pada lubang telinga memiliki bentuk dari tulang rawan dan tulang temporal.

  • Liang Telinga

Liang telinga dapat disebut sebagai meatus auditorius eksternus. Liang telinga dapat dilapisi dengan sebuah kulit yang berambut halus dan dapat dilengkapi dengan kelenjar keringat. Fungsi liang telinga ialah menjaga agar benda asing tersebut tak masuk lebih dalam ke dalam telinga. Berfungsi sebagai meneruskan rangsang bunyi ke gendang ke dalam telinga.

2. Telinga Tengah

telinga

Telinga tengah adalah bagian telinga yang berada di dalam gendang telinga dan di luar tingkap oval di dalam telinga. Telinga tengah mamalia memiliki tiga oksikel yang menghantarkan sebuah getaran di gendang telinga ke membram tempani ditelinga bagian dalam.

Ruang yang dapat berongga pada telinga tengah dikenal sebagai rongga timpani dan dapat mengelilingi dengan sebuah tulang timpani. Pada saluran Eustachius dapat menghubungkan ke dalam rongga timpani pada rongga hidung (nasofaring) yang memungkinkan kesamaan tekanan pada telinga tengah dan tenggorokan.

Fungsi utama telinga tengah ialah sebagai menghantarkan energi akustik dari gelombang kompresi di udara menjadi gelombang cairan membran di koklea.

Baca Juga : Cara Budidaya Ikan Lele

Baca Juga :  Fungsi kloroplas

Telinga tengah memiliki beberapa bagian dan fungsinya, diantaranya adalah :

  • Gendang Telinga (tympanum)

Gendang telinga disebut dengan membran timpani. Berbentuk seperti lembaran bulan dan mempunyai tiga lapisan yaitu lapisan dalam, lapisan tengah dan lapisan luar.

Fungsi gendang telinga ialah untuk membantu dalam sebuah proses pendengaran, yakni menghantarkan sebuah getaran pada gelombang suara untuk lanjut menuju telinga bagian dalam dan pada telinga bagian tengah.

  • Tiga tulang pendengaran (landasan, martil, dan sanggurdi)

Tulang martil, tulang landasan, dan tulang sanggurdi mempunyai penjelasan yang berbeda-beda diantaranya adalah:

a. Tulang Martil (Malleus)

Tulang martil atau (malleus) adalah tulang kecil yang dibentuk seperti martil dan membentuk tulang pendengaran di telinga tengah. Martil melekat pada permukaan gendang telinga dan di ujung tulang pangkal lainnya. Kata malleus berasal dari bahasa Latin dan berarti martil.

Tulang martil dapat digunakan untuk mengirimkan getaran suara dari gendang telinga ke tulang pangkal.

b. Tulang Landasan (Incus)

Tulang landasan atau (incus) adalah tulang cilik yang berbentuk seperti landasan. Tulang landasan berfungsi sebagai sebagai tulang pendengaran dan menghubungkan tulang sanggurdi dan tulang martil.

c. Tulang Sangurdi (Stapes)

Tulang sanggurdi atau (stapes) adalah salah satu dari 3 tulang yang terdapat dibagian telinga tengah. Tulang ini berbentuk seperti sanggurdi pada kuda. Tulang sangurdi dibagian awalnya berhubungan dengan tulang landasan (incus) dan bagian ujung lainnya berhubungan dengan telinga bagian dalam.

Tulang sanggurdi (stapes) berfungsi untuk menghantarkan gelombang suara pada dasar tulangnya sehingga dapat sampai pada telinga bagian dalam. Tulang ini merupakan tulang terkecil dan tulang teringan pada tubuh.

Tulang sangurdi berfungsi sebagai menyampaikan getaran suara kedalam dasar tulang tengah sehingga getaran memasuki telinga dibagian dalam, di mana ia diproses menjadi data saraf yang akan diteruskan kedalam otak melalui koklea dan saraf pendengaran.

Baca Juga :  Jaringan Dasar

Baca Juga : Mengenai Kebutuhan Sekunder

3. Telinga Dalam

Bagian terdalam telinga disebut dengan telinga bagian dalam. Bagian telinga dalam tersebut terdiri atas labirin tulang dan labirin membran. Labirin tulang adalah sebuah rongga yang terbentuk dari tonjolan dari tulang pelipis, sementara labirin membran yaitu letaknya sama dengan labirin tulang, tetapi letaknya lebih dalam.

Tulang labirin dibagi pada tiga bagian yakni vestibula, koklea atau rumah siput, dan kanalis semisirkular. Terdapat juga pada saraf auditori yang berfungsi untuk meneruskan impuls listrik dari saraf ke jaringan otak.

Berikut ini adalah beberapa bagian-bagian yang ada pada telinga dalam:

  • Koklea

Koklea adalah bagian dari telinga dalam yang mempunyai bentuk spiral seperti rumah siput. Fungsi koklea yakni dapat merubah pada getaran suara menjadi sebuah persepsi pendengaran. Koklea mempunyai sebuah ukuran yaitu tinggi 5 mm dan lebar 9 mm.

  • Ruang Koklea

Pada koklea yakni terdapat tiga ruang yang dapat berisi sebuah cairan pada perilimph. Ruang ketiga koklea yaitu ruang depan, ruang atas, dan ruang bawah.

  • Organ Korti

Organ korti mempunyai lapisan membran yang disebut dengan membran basilar. Besar organ korti itu seperti ukuran kacang polong. Fungsi organ korti yakni untuk mengubah gelombang menjadi impuls saraf.

Itulah pembahasan kali ini yang dapat kami bagikan mengenai Anatomi Telinga dan Beberapa Fungsinya, semoga dapat bermanfaat dan membantu Anda.

Fungsi Oviduk

Pak Guru
2 min read

Fungsi Mitokondria

Pak Guru
2 min read

Daur Air

Pak Guru
4 min read