Administrasi Text

2 min read

Administrasi Text – Semua program diatas hanya dapat dijalankan melalui user root. Ingin tahu kelanjutan dari penjelasan tersebut? Mari ikuti pembahasan di bawah ini mengenai Administrasi Text, sebagai berikut ..

Mode Teks Sistem Operasi

Pada sistem Linux, terdapat beberapa jenis mode teks, mode teks aplikasi terminal atau aplikasi init.

Langkah-langkah berikut dilakukan:

  • Fase Bootloader
  • Fase BIOS
  • Fase Kernel
  • Tahap Inisialisasi Layanan

Fase Bootloader

BIOS mencari program bootloader yang berada pada harddisk baik di MBR ataupun di partisi lain yang berisi sebuah program bootloader. Selain itu, BIOS juga mencari program pada media lain seperti USB flash drive, CD-ROM, atau media lain sesuai konfigurasi urutan boot di BIOS.

Fase BIOS

Pertama dapat menjalankan program di BIOS. Program BIOS biasanya disimpan dalam ROM komputer. Kemudian, BIOS menginisialisasi berbagai komponen perangkat keras yang dapat diperlukan sebagai menjalankan sebuah sistem operasi. Ketika proses ini selesai dengan sukses, BIOS akan menjalankan sebuah program bootloader.

Administrasi Text

Fase Kernel

Kernel merupakan sistem operasi utama yang dapat memungkinkan pengguna sebagai mengakses berbagai perangkat yang akan terhubung ke komputer. Pada fase ini, kernel melakukan tugasnya dengan menjalankan berbagai program driver perangkat keras yang akan terhubung dan mencari partisi root. Partisi root adalah partisi utama pada sistem Linux.

Linux dapat menjalankan sistem operasi dengan cara sebuah program kernel yang berbeda. Uname merupakan program di Linux yang memungkinkan sebagai mengetahui kernel yang mana akan digunakan.

Inisialisasi Layanan

Kernel menjalankan program init. Dalam program init ini dapat menjalankan berbagai layanan dalam sistem operasi hingga pengguna menerima indikasi login berbasis teks atau GUI.

Baca Juga :  Pengertian Software

Baca Juga : Jaringan Nirkabel

Mode init di Linux dibagi menjadi tujuh jenis, yang disebut run-level:

  • 0, berhenti. Mode untuk mematikan komputer.
  • 1, mode teks satu pengguna. Mode teks untuk pengguna root. Mode ini juga disebut sebagai mode penyelamatan atau debug. Dalam mode ini perbaikan sistem Debian dapat dilakukan termasuk perubahan kata sandi root.
    Tidak ada layanan atau daemon yang aktif dalam mode ini. Sebagai menjalankan mode init ini, tambahkan kata “tunggal” tanpa tanda kutip di akhir perintah kernel di bootloader (LILO atau GRUB).
  • 2-5, mode multi-pengguna penuh. Dapat digunakan dalam mode teks ataupun grafik (GUI).
  • 6, nyalakan kembali. Init untuk me-restart komputer.

Berikut merupakan upaya sebagai berbagi materi tentang mode manajemen teks sistem operasi pada jaringan:

  • Navigasi (ls, Cd dan Pwd)
  1. IS
    Untuk menampilkan daftar file dalam direktori. Pengguna Windows dan DOS dapat menemukan kesamaan dalam dir perintah. Jika ls (1) dieksekusi sendiri, file ditampilkan di direktori saat ini.
  2. Cd
    Perintah cd mengubah direktori kerja. Cukup mengetik cd diikuti oleh pathname baru.
  3. Pwd
    Menggunakan perintah pwd sebagai melihat lokasi pada saat ini.
  • Pager: More, Less dan Most
  1. More
    More (1) merupakan perintah yang dapa di sebut dengan utilitas pager. Seringkali output dari sebuah perintah terlalu panjang sebagai sebuah layar. Perintah individual tidak dapat mengadaptasi output ke layar terpisah
  2. Less
    Perintah more sangat berguna, akan tetapi sering menemukan bahwa telah melampaui layar yang akan diinginkan. Perintah more tidak menyediakan cara sebagai kembali. Perintah less (1) dapat menyediakan fungsionalitas. Perintah dapat digunakan dengan cara yang sama dengan lebih banyak perintah, contoh sebelumnya juga berlaku di sini. Lebih sedikit lebih dari lebih.
  3. Most
    Pada saat more dan less tidak dapat mampu, maka most(1) mengambil alih. Jika less lebih banyak dari pada more, most lebih banyak dari pada less. Ketika sebuah perintah pager lain hanya dapat menampilkan satu file pada satu saat yang sama, most dapat melihat beberapa file.
Baca Juga :  Cara Merekam Layar PC

Baca Juga : Sejarah Jaringan Komputer

  • Penghapusan: Rm dan Rmdir
  1. Rm
    Rm menghapus file dan struktur direktori. Pengguna DOS dapat menemukan kesamaan dalam perintah del dan deltree. Perintah rm bisa sangat berbahaya jika tidak berhati-hati.
  2. Rmdir
    Rmdir menghapus direktori dari sistem file. Direktori harus kosong sebelum akan dihapus.
  • Sentuh dan Mkdir
  1. Touch
    Touch dapat digunakan sebagai mengubah stempel waktu suatu file. Dapat digunakan sebagai perintah untuk mengubah stempel waktu akses dan stempel waktu modifikasi. Jika file yang dapat ditentukan tidak ada, sentuh membuat file kosong dengan nama yang ditentukan.
  2. Mkdir
    Mkdir membuat direktori baru. Dapat menentukan direktori yang dibuat saat menjalankan mkdir.

Baca Juga : Apa itu Jaringan 5G?

  • Cat dan Echo
  1. Cat
    Cat merupakan singkatan dari “chain” dan berarti “merge”.
    Awalnya dikembangkan sebagai menggabungkan file teks menjadi satu, tetapi dapat juga digunakan sebagai tujuan lain.
  2. Echo
    Perintah echo (1) dapat menampilkan teks tertentu di layar. Dapat menentukan string yang muncul setelah perintah gema. Secara default, Echo menampilkan string dan karakter sebagai memindahkan baris.
  • Cp dan Mv
  1. Cp
    Dapat menyalin file cp. Pengguna DOS akan menemukan kesamaan dengan perintah copy. Ada banyak opsi sebagaib cp, jadi harus melihat halaman manual sebelum menggunakannya.
  2. Mv
    Tampaknya mudah bukan? $ mv oldfile / tmp / newfile mv mempunyai beberapa opsi baris perintah, yang akan dijelaskan secara rinci di halaman manual. MV hampir tidak pernah dapat digunakan dengan opsi baris perintah.

Demikian penjelasan yang dapat dirangkum pada artikel ini mengenai Administrasi Text. semoga bermanfaat dan membantu Anda dalam menjawab pertanyaan.